IHSG turun -23% dari ATH. Banyak retail yang panik dan bingung.
Gue iseng tanya Claude, saham tipe apa yang historically paling survive saat bearish seperti ini?
Jawabannya bikin gue lebih tenang daripada baca info grup berbayar.
Jangan lupa di-save ๐งต
Saham $BBCA anjlok -25% sejak awal tahun. Banyak yang panik jual dan banyak yang FOMO beli.
Gue cuma nanya ke Claude dan jawabannya lebih jernih dari analis manapun yang gue baca.
Ini promptnya + hasilnya.
Jangan lupa di-save ๐งต
Guys, Ko Michael Yeoh dan Ci Tjoe Ay baru live darurat bahas kondisi market Indonesia sekarang.
Dan ini yang perlu lo pahami sebelum lo gerak apapun di market.
IHSG sekarang ada di mana?
Ada pola teknikal yang disebut bearish flag dan target penurunannya sudah tercapai di kisaran 6.800.
Tiga kali market coba naik tiga kali ditolak. Bedanya sekarang, hammernya di bawah 7.000. Kalau sebelumnya selalu di atas 7.000.
Dan hari ini surprisingly market tergolong kuat meski dua saham besar baru saja masuk High Concentration List.
Soal outflow ini yang perlu lo pahami.
Estimasi dari riset Hadi CS: potensi outflow sekitar 2 miliar dolar atau sekitar Rp35 triliun dari kombinasi data kepemilikan 1% yang diopen dan klasifikasi 39 kategori yang baru.
Dari jumlah itu, dua emiten besar yang berpotensi didepak dari MSCI BREN dan DSSA sudah menyumbang sekitar separuhnya sendiri.
Sisanya? Bank-bank besar yang ada di indeks pasti kena juga BCA, Mandiri, dan lainnya.
Tapi ini yang menarik.
Ko Michael bilang mayoritas outflow kemungkinan besar sudah diantisipasi sejak jauh-jauh hari. Fund manager asing sudah expect downweight berbulan-bulan. Jadi bukan berita baru buat mereka.
Yang belum terjadi adalah outflow resminya karena asing masih nunggu keputusan MSCI yang baru diumumkan 12 Mei, efektif 1 Juni.
Jadi goncangan terbesarnya belum datang. Tapi sudah di-price in sebagian.
Soal frontier market ini yang bikin banyak orang panik.
Ci Tjoe Ay dan Ko Michael sama-sama bilang: kemungkinan besar Indonesia tidak masuk frontier. Fund-fund besar yang pegang Indonesia tidak mungkin bisa buang posisi mereka dengan mudah terlalu besar, terlalu kompleks.
Tapi kalau sampai masuk frontier semua fund pasti merugi, tidak ada yang bisa cut dengan clean. Itu worst case yang keduanya berharap tidak terjadi.
BCA mendekati bottom COVID 2021.
Ko Michael bilang ini dengan nada serius โ saham sekuat BCA mendekati level yang terakhir dicapai saat COVID. Bukan karena fundamentalnya jelek. Tapi karena flow mengalahkan fundamental.
"Flow paling penting. Fundamental bagus tapi kalau outflow terus ya tetap turun."
Dan yang ngontrol market Indonesia sekarang sudah 60% lebih lokal bukan asing. Jadi yang panik dan ngedorong turun itu sebagian besar kita sendiri.
Strategi mereka sekarang?
Satu kata: diam.
Ko Michael bilang sejak Maret dia sudah bilang โ santai, jangan do anything dulu sampai ada kejelasan MSCI. Jangan buang peluru sebelum medan perang jelas.
Ci Tjoe Ay juga konsisten pegang 30% cash minimum dan no margin, kondisi apapun.
Kalau mau perang harus tahu dulu kita bisa menang apa enggak. Kalau enggak bisa menang, ngapain masuk?
Dan ini konteks yang lebih besar.
Koreksi IHSG kali ini sekitar 23% dalam waktu hanya 2 bulan. Termasuk salah satu yang paling cepat secara historis โ tapi juga salah satu yang paling minim dibanding krisis sebelumnya.
Perbandingan historis: dot-com bubble koreksi 52%, 2008 koreksi 60%, COVID koreksi 37%.
Kita kena dua pukulan sekaligus MSCI outflow dan sentimen perang minyak tapi turunnya hanya 23%. Itu sebenarnya relatif tahan.
Soal APBN dan bensin ini yang paling kontroversial dari live ini.
Ko Michael punya pandangan yang dia sendiri akui bakal bikin banyak orang marah.
Defisit APBN tidak boleh jebol di atas 3% itu harga mati. Kalau jebol, Indonesia bisa downgrade dari investment grade, bunga naik, rupiah melemah, dan itu jauh lebih berbahaya dari apapun.
Dan karena itu harga pertalite harus naik. Tapi orang miskin dikasih BLT. Yang kelas menengah jual mobil bensin, ganti listrik.
Alasannya bukan soal subsidi semata. Tapi soal smuggling. Selama harga BBM Indonesia jauh di bawah negara tetangga, minyak kita pasti diselundupkan keluar. Kita yang bayar subsidinya, negara tetangga yang menikmati.
"Kita sudah ngidupin dividen ke Singapura. Masa mau nambah ngidupin bensin ke Malaysia juga?"
Kapan mulai beli lagi?
Keduanya sepakat tunggu kejelasan MSCI dulu. Begitu announcement 12 Mei keluar dan situasi mulai clear, baru strategize.
Kalau sekarang lo nyangkut ketika ada rebound kecil, kurangi porsi. Jangan tunggu balik ke atas. Pastikan lo punya cash untuk tangkap di bawah kalau market beneran rebound.
"Diam itu bukan artinya enggak trading. Tapi jangan gebuk gede sekarang."
Bottom line dari live ini:
IHSG worst case mereka ada di 6.000 dengan asumsi kita tidak masuk frontier dan MSCI approval berjalan normal.
Dan kalau lo mau tahu kapan mulai agresif lagi tunggu satu sinyal: ada "superhero" saham yang mulai naik duluan dan dorong market ke atas. Seperti BCA di 2020, seperti BRIS di masanya. Superhero berikutnya siapa? Belum kelihatan. Tapi pasti ada.
@yonathandinata tapi menurut kepercayaan gua sih aman aja ya bang, bukan bermaksut gmn asal pake uang halal dan bukan hasil curian mah sah sah aja rakit pc 1 jutaan dari uang THR๐