ใ ค
โ senyuma terutas begitu saja. Siapa pula dirinya untuk melarang mengakat satu panggilan telepon? "Tentu, tidak masalah. Silahkan ambil waktu untuk mengangkat telepon itu. Kita juga tidak buru-buru, bukan?"
@euonuia
ใ ค
โ dengan kafein itu pun datang dan invasi tiap-tiap ruas indra pengecap dengan iringan satu angguk kepala. "Kamu tidak salah pilih tempat, kopi mereka memliki rasa yang khas dan unik." Dan dengar sering serta tanya yang baru saja keluar dari sang lawan bicara โ
ใ ค
ใ ค
โ tuk dibicarakan. "Seperti yang saya katakan sebelumnya, untuk saat ini saya sudah baik-baik saja jadi... Tidak perlu kita memikirkan hal yang berat untuk saat ini. Cukup kita nikmati momen dan juga... Kopi dan pastry yang hendak datang."
@euonuia
ใ ค
ใ ค
โ pemandangan di depan. Beberapa pejalan kaki yang lalu lalang, kendaraan yang berpapas sebelum atensi kembali diarah pada lawan bicara. "Atas mungkin ada maksud lain yang ingin kamu tanyakan?" Mengingat ada beberapa cerita dirinya yang masih dipendam jua, belum saatnya โ
ใ ค
ใ ค
โ kali kamu datang ke tempat ini? Jujur, saya terbiasa memesan kopi hitam atau tidak. Manual brew." Ujarnya dengan jemari kini sibuk mengangkat menu yang tersedia pada meja dan manik kembar dengan cekatan membaca beberapa pilihan menu kopi yang tertera pada atas menu. โ
ใ ค
ใ ค
โ tempat yang kamu sudah repost itu?" Kini jemari menekan tuk menyalakan mesin mobil sembari dipijakan perlahan tumpu pada pedal gas hingga mobil meluncur dengan mulusnya keluar dari parkiran, menuju jalan raya. "Untuk saat ini, kamu bisa menjadi navigato saya" โ
ใ ค
ใ ค
โ berdiri pada pintu penumpang sepersekon setelah mobil dibuka tatap kembali pada paras sang puan dan dibukanya pintu penumpang. "Silahkan masuk."
@euonuia
ใ ค
ใ ค
โ mencari tempat baru maupun cafe seperti ini? Mungkin lain waktu jikalau kamu senggang, kita bisa kembali menjelajah beberapa tempat rekomendasi-mu?" Langkah demi langkah di tempuh kini tibalah pada tempat mobil sang jejaka terparkir dengan rapihnya. โ
@euonuia ใ ค
Tatap manik begitu saja beralih pada layar Posen milik sang juwita, butuh waktu beberapa sekon sebelum senyum terutas atas ranum dan jua anggukan kepala diberi. "Kalau dilihat dari suasananya hanya dari gambar jujur, saya menyukai tempatnya. Apakah tempatnya jauh? โ
ใ ค
@euonuia ใ ค
"Untuk saat ini, bisa dikatakan bahwasanya sudah membaik." Dianggukan kepala dengan iringan tatap dijatuhkan pada manik sang nona. "Bagaimana jikalau kita berbincang di tempat lebih nyaman? Cafe? Atau ada tempat yang bisa dirimu rekomendasikan?"
ใ ค