Ada anak berusia 18 tahun.
Namanya Maolana Purwo Wibowo.
Dia baru saja merantau ke Kalimantan. Pertama kali naik kapal laut. Di dalam kapal, dia bolak-balik ke toilet karena mabuk laut.
Itu pelayaran pertamanya. Ternyata juga pelayaran terakhirnya.
Kemarin jenazahnya teridentifikasi sebagai korban Kapal Virgo. Di saku celananya, petugas menemukan satu HP dan sebuah dompet. Isinya KTP almarhumah neneknya. Dan uang 13 ribu rupiah.
Ya, hanya Tiga belas ribu rupiah.
Anak ini tinggal bersama kakeknya. Orang tuanya sudah berpisah, masing-masing punya kehidupan sendiri. Dari SMP dia sudah kerja serabutan. Ibunya sempat ingin memberi 300 ribu. Maolana menolak. Tidak mau merepotkan ibunya.
Delapan belas tahun, tapi sudah terlalu dewasa untuk umurnya. Seharusnya Ia masih kelas 3 SMA.
Dia berangkat mencari nafkah. Yang pulang hanya KTP nenek dan 13 ribu di dalam dompet.
Al-Fatihah untuk adik Maolana.
Semoga Allah angkat derajatnya, ganti segala lelahnya dengan tempat yang lebih baik, dan berikan ketabahan untuk kakek serta keluarga yang ditinggalkan.
Dunia ini kadang terlalu kejam pada anak-anak yang cuma ingin jadi tulang punggung.
HAH?? TWO KIM HYE PERNAH SATU PROJECT???
Belum lama ini gw baru berandai-andai kalo mereka disatuin di 1 event pasti lucu,lah ternyata pernah 1 project toh😭😭😭
Ayo reunian dong😭 #kimhyeyoon#kimhyejun
Sidang umum PBB: kami akan menjamin keamanan Israel
Acara Gontor: free Palestine
HUT PAN: pakar saking pinternya jadi goblok
Diskusi soal gambut: saya paling hormat sama pakar
Gaslighting, playing victim, manipulative! President Prabowo, the cognitive dissonance you are 🫵🏻
Sindiran Pak Hasan
Di Gontor kita hanya memanggilnya Pak Hasan. Tanpa sebutan Kiai, atau Gus. Dia adalah anak tertua KH Abdullah Sahal, yg tertua dari tiga bersaudara pendiri Gontor.
Pak Hasan dari dulu kiai yang hidup sangat sederhana. Dia tinggal di rumah peninggalan ortunya. Dulu, tahun 80 an, berada persis di samping masjid. Tidak ada mobil, ato motor yg terparkir di rumah itu.
Kesederhanaan juga kongkrit diwajibkan jadi nafas kehidupan pondok.
Santri, harus melepas semua atribut kemewahan. Dilarang pakek batik. Pakek baju polos biasa. Semua alat elektronik harus diserahkan ke bagian pengajaran.
Tahun 80 an, hanya ada satu mobil di pondok. Kijang pick up buaya hijau. Itu satu2 nya mobil punya pondok.
Kiai2 dan guru pengasuh kemana-mana pakek sepeda.
Kiai dan pengasuh gak pegang duit. Semua usaha pondok, dari dapur, kantin, toko kelontong, toko buku, duitnya dipegang santri. Santri yang setor ke bank. Santri yang ngelola.
Kiai dan guru di Gontor tidak digaji. Mereka hidup dari percetakan buku ajar atau usaha dapur untuk santri.
Karena hidup sederhana, kiai2 Gontor hidup dan berpikir merdeka. Hidup jauh dari penguasa Orba selama puluhan tahun gak masalah. Pondok tetep hidup dan berkembang.
Kalo Pak Hasan ngomong gak enak di depan Prabowo, ya itu biasa.
Tapi Pak Hasan tidak hanya menyentil para pejabat dan penguasa..
Dia juga menyentil kehidupan banyak kiai dan ulama.
Prabowo dibacain:
Surat Al ahzab ayat 70-73, di dalamnya membawa pesan dan moral, yaitu:
1. Perintah Qaulan Sadida (Ayat 70). Imbauan untuk selalu berkata jujur, transparan, dan menjaga integritas dalam memimpin.
2. Jaminan Perbaikan Urusan (Ayat 71). Kejujuran dan ketaatan pemimpin serta rakyat akan membawa keberkahan bagi bangsa.
3. Beratnya Amanah (Ayat 72). Pengingat bahwa kekuasaan adalah amanah besar yang bahkan langit, bumi, dan gunung pun enggan memikulnya.
4. Pertanggungjawaban (Ayat 73). Setiap keputusan kepemimpinan kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Pengingat bersama bahwa jabatan bukan sekadar kekuasaan, melainkan tanggung jawab besar di dunia dan akhirat. 🤲
tadi merinding banget pas denger qori'-nya berharap presiden itu sadar, tapi nyatanya pidatonya masih gajelas arah pembicaraannya malah nyawit di depan ustad-ustad dan duta dari 12 negara lain.. kalo ak jadi ust Hasan udh malu banget 😭
pidato purbaya di sertijab:
- dia sebenarnya udah disiapin teks pidato di dalam map
- tapi begitu buka, dia bilang ini kepanjangan
- akhirnya dia gak baca teksnya sama sekali
- dia bilang waktu itu saya datang boleh ngomong panjang
- ciptakan optimisme
- kalau sekarang tinggal diserahin ke pak suahasil buat ke depannya
- jadi dia ngomong pendek aja
- terakhir dia bilang terima kasih atas kerja sama selama satu tahun terakhir
yang ngomong gini tau ga ada kejadian anak lagi antri bbm tapi ibunya meninggal? dia ga sempet liat ibunya di detik terakhirnya, ibunya udah meninggal tapi belum dapet bbm untungnya ada orang baik yang ngasih bbm sampe dia bisa pulang ke rumah
Netanyahu membunuh 20.000 anak kalian marah.
Prabowo - Fufufafa ngeracun 40.000 anak di 36 provinsi kalian masih mau jadi buzzer MBG?
Kalian itu manusia atau seonggok tinja?
@tempedotc0 Siapapun Menkeu nya klo wowo tetap keras kepala & kebijakan nya tdk boleh di koreksi ya sama saja ERROR 😀. Yg sakit kepala nya dikasih obat sakit perut🤣🤣🤣 ya ngg nyambung