Mata yang berkaca-kaca itu tidak pernah bohong. Ia menangis bukan sekadar menahan sakit, tapi terharu karena akhirnya menemukan tangan yang menyuapi, bukan kaki yang menyakiti. 🥺
Tubuh kecilnya sempat ditendang hanya karena ia berusaha mencari makan untuk bertahan hidup. Namun di balik trauma dan ketakutannya, tangis syukurnya pecah saat kebaikan datang menyapa.
Ingatlah, bumi ini diciptakan bukan hanya untuk manusia. Jika tangan dan kakimu enggan untuk berbagi, setidaknya tolong jangan gunakan untuk menyakiti makhluk yang tak bisa bicara ini. Maafkan kejamnya manusia ya, pus... sehat-sehat terus🥲