Sky Castle; salah satu drama JTBC yang bikin balik modal berkali kali lipat
WE ARE LIE........
"Nggak ada yang berekspektasi tinggi, eh malah jadi salah satu drama legendaris"
Kabarnya biaya produksi Sky Castle per episode tuh 400 juta won, dengan total sekitar 7,5 miliar won (75 miliar rupiah). Awal tayang drama ini cuma mencetak rating 1,7%, endingnya langsung naik ke piramida jadi 23.8% di episode terakhir
Efeknya juga gak main main lo guys:
- Meja belajar yang dipake Kang Ye seo (Kim Hye Yoon) sampe viral meski harganya sekitar 2,45 juta won.
- Para pemain seperti Yum Jung Ah, Kim Seohyung, Yoon Seah, dan Oh Nara jadi bintang iklan yang sangat dicari.
- Iklan yang dibintangi para pemain bahkan sering masuk daftar pencarian populer.
https://t.co/9RDsR43wMT
Kenapa Tuntutan Jaksa di Kasus Nadiem ini Gk Masuk Akal?
Ayo kita bandingkan
Harvey Moeis
• Kerugian negara 300T
• 20 tahun penjara
Pak Nadiem Makarim
• Kerugian negara 2,2 T
• 27 tahun penjara
Asli udah pesimis banget sama negara ini
18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu.
Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu".
Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan."
Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata?
Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri.
Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya.
Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa?
Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Melawan fitnah Jaksa langsung di daerah 3T.
Chromebook faktanya dapat digunakan. Kami cross check langsung faktanya di Kecmatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur
Bebaskan Nadiem dan Ibam! Kriminalisasi seperti ini hanya membuat Indonesia semakin tidak aman untuk orang muda!
Fun fact
Inti dari kasus Nadiem adalah jaksa menganggap pengadaan Chromebook terlalu mahal dan tidak diperlukan
Padahal kalau kita bandingkan dengan IKN dan MBG
Chromebook vs MBG
• Kerugian kasus Chromebook 2,1 T (total)
• Pengeluaran untuk MBG 1,2 T/hari
Chromebook vs IKN
• 97% Chromebook udah digunakan pelajar
• IKN malah jadi tempat piknik keluarga bukan jadi ibu kota
Gila ya, ada ilmuwan asli Medan yang jadi salah satu pionir teknologi halal paling canggih di dunia, tapi justru lebih dihargai di luar negeri.
Namanya Profesor Irwandi Jaswir. Lahir di Medan tahun 1970, dia berhasil ciptakan teknologi pelacak DNA babi dan alkohol di makanan serta kosmetik dengan kecepatan dan akurasi super tinggi. Dia juga kembangkan formula gelatin halal dari ikan dan unta, plus metode deteksi lain yang bantu jutaan umat Muslim di seluruh dunia memastikan produknya benar-benar halal.
Tapi ironisnya, saat dia mau bangun pusat riset halal besar-besaran di Indonesia, malah terbentur birokrasi yang lambat dan minimnya dana riset. Fasilitas kurang memadai, dukungan pemerintah waktu itu juga kurang maksimal. Akhirnya dia terima tawaran dari Malaysia.
Di sana, dia disambut bak raja. Dikasih laboratorium canggih, dana riset melimpah, dan langsung jadi profesor tetap di International Islamic University Malaysia (IIUM). Dia bahkan pimpin International Institute for Halal Research and Training (INHART) yang sekarang jadi salah satu pusat halal ternama dunia.
Puncaknya tahun 2018, dia dapat King Faisal International Prize, sering disebut "Nobel-nya dunia Islam", langsung dari Raja Arab Saudi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya membangun "Halal Science" sebagai bidang ilmu baru.
Sekarang tahun 2026, Prof. Irwandi masih aktif di IIUM, terbitkan paper baru soal gelatin ikan, dan bahkan jadi board member di Halal Centre Saudi Food and Drug Authority. Penemuannya sudah dipakai oleh pabrik-pabrik global.
Gue pribadi sedih sekaligus bangga baca cerita ini. Bangga karena anak bangsa bisa sehebat itu. Sedih karena negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia justru kehilangan talenta seperti dia gara-gara brain drain klasik, kurangnya support riset dan birokrasi ribet.
Padahal industri halal dunia sudah bernilai triliunan dolar. Kita seharusnya jadi pemimpin, bukan cuma konsumen.
Semoga kedepannya Indonesia bisa lebih mendukung ilmuwan seperti beliau.
@GiaPratamaMD MasyaAllah dokter 🥹 semoga ibadah sekaligus tugas membersamai tamu Allah dimudahkan dari awal hingga akhir perjalanan 🤲🏻
Sesama pejuang garis✌🏻 Nitip do'a ya dokter untuk saya & suami dapat segera dikaruniai putra-putri sholeh-sholehah & dimudahkan jalan ke tanah suci berdua 🤲🏻
Ada apa2 nggak ngeluh ke anak. Padahal ya udah memilih kerja di RSUD kota yg sama. Rumah ya nggak jauh2 amat.
Tapi habis punya anak, mulai paham juga.
Buat orangtua, anak mau sedewasa apapun, sepanjang apapun gelarnya, sesukses apapun, tetap cuma anak2.
Terima saja.
Salah dua orang ini harus bertanggung jawab pada peraturan jam kerja Internship dan PPDS
dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS (Dirjen Keslan)
dr. Yuli Farianti, M.Epid (Dirjen SDMK)
Kedua nama tersebut terbukti gagal dalam mengatur jam kerja baik untuk internship dan PPDS.
Peraturan yang selama ini hanya omong kosong dan tidak dilakukan di lapangan.
Jika tidak mampu, ada baiknya mundur.
Ngeri banget ini beritanya, sampai-sampai Wamenkes ikutan turun meninjau langsung 🥲
Tuberkulosis (TB) ini menyimpan tantangan ganda dalam upaya eliminasinya. Selain pengobatannya yang lama, potensi penularannya juga sangat mudah (lewat udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara), apalagi kalau yang positif pada gak patuh minum obat (pengikut bude welness ini biasanya).
Bayangin, 1 orang positif bisa nularin ke ±10–15 orang. Jadi kalau angka 2.658 ini jumlah kasus positif, maka kemungkinan besar potensi penularannya mencapai ± 39.870 orang. Banyakk bangett itu 😭
“Pernah ngerasa jadi dokter umum itu ‘ga ada harganya’?”
Jujur… saya pernah.
Dan mungkin banyak yang juga pernah ngerasain hal yang sama.
Sampai ada kejadian datang seorang pasien wanita mengeluh nyeri perut sudah 1 minggu sudah berobat kemana2 termasuk spesialis hanya dikatakan "sakit lambung".
Tapi ada yang ganjel. Saya tanya satu hal sederhana:
“Riwayat haidnya gimana, Bu?”
Jawabannya:
“Tidak teratur… terakhir 3 minggu lalu dok.”
🚨 Red flag langsung nyala.
Tanpa banyak drama:
→ Test pack
→ Hasil: POSITIF
Langsung kepikiran satu hal:
Kehamilan ektopik (KET) / Kehamilan di luar kandungan
Bukan kondisi sepele.
Bisa pecah. Bisa perdarahan. Bisa fatal.
Cek darah : Hb turun.
Artinya?
Perdarahan kemungkinan sudah terjadi di dalam.
Segera lah saya hubungi sp kandungan dan persiapan operasi CITO (gawat darurat).
singkatnya pasien masuk operasi.
Dan… selamat.
Beberapa hari kemudian,
pasien ketemu saya lagi sebelum pulang.
Dia bilang :
“Terima kasih ya dok…”
Saya jawab refleks:
“Yang operasi kan dokter kandungan, Bu.”
Jawaban pasien itu yang bikin saya diem.
“Iya dok… tapi yang pertama curiga kan dokter kalau nggak ada dokter IGD, saya nggak akan dirawat… nggak akan dioperasi…
Semua punya perannya, dok.”
bhaapp.. jujur disitu saya langsung dheggg
ternyata ga semua dinilai dari uang ..
tapi saya tetap butuh uang karena cicilan banyak 🙏
Perhatiin deh, sel-sel saraf ini aktif menjulurkan bagian-bagian tubuhnya yaitu akson (serabut panjang) dan dendrit (serabut pendek) untuk berinteraksi dengan sel saraf lainnya.
Ketika sel saraf sudah menyentuh dan terhubung dengan sel saraf lainnya, maka akan terbentuk sambungan saraf, yang disebut sinaps.
Terbentuknya sinaps ini adalah mekanisme dari 'plastisitas' otak, yaitu kemampuan otak untuk terus berkembang dan membantu kita dalam belajar hal baru.
Sel saraf otak kita aja selalu support kita untuk belajar terus, masa kita males-malesan terus.
Malu tuh sama sel saraf.
Guys,
Cuaca panas yang lagi kita rasain belakangan ini bukan cuma biasa aja. Ini tanda-tanda El Niño lagi mendekat, dan bisa bikin musim kemarau tahun ini lebih kering plus lebih panjang 😔😭 BMKG bilang peluangnya lumayan tinggi mulai Mei-Juli 2026, intensitasnya lemah sampai sedang. Di Aceh sendiri, udah ada peringatan dini kekeringan di beberapa daerah. Mending kita siap-siap dari sekarang supaya ga kena dampaknya.
Apa sih El Niño itu?
Singkatnya, suhu air di Samudra Pasifik bagian tengah-timur jadi lebih hangat dari biasanya. Ini ngubah arah angin dan pola hujan di seluruh dunia. Angin monsun barat daya (itu angin musiman dari barat daya yang biasanya bawa hujan deras ke Indonesia sekitar Mei) bisa datang terlambat atau ga sekuat biasanya. Hasilnya? Panasnya makin terik, hujannya berkurang.
Sekarang (April 2026) kondisinya masih netral, tapi prediksi BMKG & NOAA peluang masuk El Niño Mei-Juli sekitar 50-80%. Musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dari rata-rata, terutama April sampai Oktober. Di Aceh udah mulai waspada/siaga kekeringan di sebagian kabupaten.
Bahayanya?
Panas ekstrem ini bisa bikin tubuh kekurangan cairan (dehidrasi) berat sampai serangan panas (heat stroke). Orang sehat pun bisa kena kalau ga waspada, apalagi anak kecil, orang tua, atau yang sering aktif di luar rumah.
Tips biar aman:
Jangan nunggu haus dulu baru minum! Itu tandanya tubuh udah mulai kekurangan air. Minum tiap jam, terutama anak-anak & lansia. Selalu bawa botol air ke mana-mana.
Waktu paling berbahaya: pukul 11 pagi sampe 3 sore. Matahari lagi paling ganas. Sebisa mungkin stay di dalam rumah atau di kantor aja.
Hindari baju hitam. Warna gelap lebih banyak nyerap panas. Pakai baju katun warna terang aja, seperti putih atau warna pastel.
Gejala serangan panas yang harus diwaspadai:
Sakit kepala parah
Pusing, mual, muntah
Pingsan
Kulit kering dan ga berkeringat sama sekali
Kalau ada yang ngalamin ini, langsung pindahin ke tempat teduh, kompres badan pake kain basah, dan buruan bawa ke RS. Jangan ditunda!
Kita bisa lewatin ini bareng-bareng kalau saling ingetin. Pantau update resmi dari @infoBMKG biar selalu akurat. Atau ke @zakiberkata yang selalu update info cuaca
🚨RESMI!
Kemenkes mengeluarkan aturan "Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji"
Berdasarkan Kepmenkes No. 01.07/Menkese/301/2026
Detailnya:
a. level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua;
b. level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda;
c. level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning;
atau
d. level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah.
Keterangan:
1. Level A merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dibandingkan level B, level B merupakan kandungan gula,
garam, dan lemak yang lebih rendah dari pada level C, dan level C
merupakan kandungan gula, garam, dan lemak lebih rendah dibanding
level D.
2. Level A tidak boleh menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
(bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over).
3. Level B hanya dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
alami.
4. Level C dan Level D dapat menggunakan bahan tambahan pangan
pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan).
Contoh pencantuman label ada di foto 3.
Pemberlakuan secara WAJIB akan diterapkan 2 tahun dari Kepmenkes ini diterbitkan.
Alhamdulillah lah ya paling tidak ada progress untuk lindungi masyarakat dari bahaya konsumsi Gula Garam Lemak berlebih.