Ada orang yang kalau punya masalah rumah tangga, yang dibahas biasanya komunikasi, keuangan, atau masa depan.
Tapi ada juga yang masalahnya...
Skincare jutaan rupiah.
Bayangin, istri sampai ngajuin cerai karena merasa suaminya nggak mampu memenuhi kebutuhan skincare dan lifestyle yang dia mau.
Yang lebih menarik, dia juga sudah punya rencana besar setelah bercerai: jadi seleb TikTok, terkenal, lalu berharap dilirik juragan kaya raya.
Ambisinya boleh tinggi.
Punya standar hidup itu boleh.
Mau merawat diri juga nggak salah.
Punya cita-cita jadi content creator juga sah-sah aja.
Tapi kalau standar hidup sudah nggak sejalan dengan kemampuan finansial pasangan, yang perlu dibicarakan mungkin bukan cuma, "Kenapa kamu nggak bisa beliin aku?"
Tapi juga...
"Kita sebenarnya mau bangun kehidupan seperti apa?"
Karena rumah tangga itu dibangun bersama.
Bukan satu orang yang kerja mati-matian, sementara yang satu cuma nuntut standar hidupnya dipenuhi.
Kata kuncinya tetap bersama. Bukan cuma ngandelin duit dari suami.
πΊ: https://t.co/MpTVFyjwDf
tau ga mengapa menjadikan desil 9 Dan 10 untuk dasar pemberian bbm subsidi itu sebuah kesalahan ??
jadi desil kan pengkategorian tingkat kemakmuran di Indonesia. lo masuk desil 9 10 lo berarti masuk 20% orang terkaya di Indonesia. masalahnya, 20% itu cukup banyak angkanya sekitar 50 juta orang. yang banyak menghabiskan subsidi pertalite adalah mobil pribadi. lah mobil pribadi di Indonesia aja cm 20 juta unit. berarti udah hampir pasti desil 9/10 minimal punya mobil dirumahnya. jadi sama aja intinya yang punya mobil pribadi g boleh pakai pertalite.
harusnya, pembatasan jangan pakai desil. pakai yang penghasilan diatas 15 juta tidak boleh pakai pertalite. itu baru adil. @prabowo@PurbayaYudhi
tau ga mengapa menjadikan desil 9 Dan 10 untuk dasar pemberian bbm subsidi itu sebuah kesalahan ??
jadi desil kan pengkategorian tingkat kemakmuran di Indonesia. lo masuk desil 9 10 lo berarti masuk 20% orang terkaya di Indonesia. masalahnya, 20% itu cukup banyak angkanya sekitar 50 juta orang. yang banyak menghabiskan subsidi pertalite adalah mobil pribadi. lah mobil pribadi di Indonesia aja cm 20 juta unit. berarti udah hampir pasti desil 9/10 minimal punya mobil dirumahnya. jadi sama aja intinya yang punya mobil pribadi g boleh pakai pertalite.
harusnya, pembatasan jangan pakai desil. pakai yang penghasilan diatas 15 juta tidak boleh pakai pertalite. itu baru adil. @prabowo@PurbayaYudhi