@dexglenniza "Dunia memang sementara, tapi rezim jauh lebih sementara"
Jadi inget "At the end of the game, the king and the pawn go into the same box.” (Italian proverb)
@Novitayulianaaa Valid, kak. Gw pernah ngobrol sama driver asal Lampung. Dia ga ngekos. Bener² nginep di tongkrongan (semacam warung) kayak markasnya driver² gitu. Kadang di jalan, katanya.
Di tahun 1975, Gary Dahl lagi minum bir sama temen-temennya, mereka curhat soal repotnya piara hewan peliharaan — harus dimandiin, dikasih makan, dibawa ke dokter.. Dahl bercanda: "peliharaan gw batu. nggak perlu makan, nggak perlu jalan-jalan, nggak pernah mati." semua ketawa. tapi Dahl nggak bercanda.
dia beli batu dari toko bangunan. taruh di kotak kecil yang dikasih jerami kayak sarang. bikin "manual perawatan" yang isinya jokes — cara ajarin batu duduk, guling, dll. jual $3.95. namanya: Pet Rock. dalam 6 bulan dia jual 1.5 juta unit. jadi jutawan. dari BATU.
pelajaran: orang nggak beli produk. orang beli emosi. Pet Rock itu bukan batu — itu jokes yang bisa kamu kasih ke temen. packaging dan storytelling-nya yang dijual, bukan produknya.
Ada bangunan kost di daerah kampus Jogja dijual seharga Rp8 Miliar. Kos itu umurnya udah puluhan taun, bangunannya jelek dan sering kosong karena kalah bersaing sama kos2an lain yang lebih modern.
Orang yang ga punya pengetahuan finance dasar tanpa pikir panjang bakal beli buat penghasilan pasif.
Sedangkan kita yang ngerti langsung bikin itungan kasar di kepala.
Harga kostan Rp8 Miliar, biaya renov biar jadi kost eksklusif Rp2,5 Miliar, total capital expenditure Rp10,5 Miliar.
Rencananya, kita mau bikin 20 kamar kos, per kamar disewain Rp2juta sebulan jadi kalo penuh terus dalam setaun kita dapat Rp480 juta.
Untuk bayar penjaga, listrik, sampah, dan cadangan biaya renov, kita perkirakan 30% dari total pendapatan Rp480 juta, sisa keuntungan bersih jadi Rp336 juta setahun.
Untuk menghitung yield investasi, kita bagi antara pendapatan per tahun dengan CAPEX, jadi Rp336 juta / Rp 10,5 miliar, ketemulah yield 3,2% per tahun.
Yield 3,2% ini jauh lebih rendah dari obligasi negara yang ngasih 6% setahun, padahal obligasi negara ini bisa dikatakan risk free asset, kemungkinan gagal bayar sangat kecil, kita juga ga perlu effort apapun buat dapat 6% itu.
Ada yang bilang, kalo bisnis rental properti keuntungannya bukan di yield tapi di kenaikan harga aset, pertanyaannya, dengan yield yang sekarang cuma 3,2%, siapa yang mau beli properti tersebut dengan harga tinggi dan dapat yield di bawah 3,2%?
Terus, berapa harga yang pantas untuk beli properti tersebut?
Bisa kita hitung dengan formula:
Yield yang kita syaratkan = risk free rate + risk premium
Misal risk premium 1%, berarti total yield yang kita syaratkan 7%. Untuk mendapatkan yield tersebut dengan asumsi keuntungan bersih Rp336 juta dan biaya renov Rp2,5 miliar, berarti harga tanah harus turun ke Rp2,3 miliar.
@fellexandro 100 ribu rasanya cuma buat ngopi sekali di coffeeshop abis. Lenyap dalam beberapa menit, tapi di tangan ART gw, bahkan gw gatau seberapa nilainya sampe bikin dia nangis. Gw cuma berharap bisa lebih bermanfaat lagi buat orang lain. Makin banyak rejeki juga, aamiin.
Panduan Singkat Penyampaian Kritik di Ruang Digital
1. Hindari menyerang individu, fokus pada kebijakan.
❌ “Pejabat ini tidak kompeten.”
✅ “Kebijakan ini menunjukkan kelemahan dalam perencanaan dan eksekusi"
2. Hindari tuduhan langsung.
❌ “Mereka sengaja merugikan rakyat.”
✅ “Menurut penilaian saya, kebijakan ini berpotensi berdampak merugikan.”
3. Hindari bahasa merendahkan.
❌ “Keputusan tolol.”
✅ “Keputusan ini kurang berbasis kajian yang memadai.”
4. Hindari ajakan provokatif atau mobilisasi emosional.
❌ “Lawan sekarang.”
✅ “Perlu pengawasan publik dan diskusi yang lebih serius.”
5. Hindari klaim faktual dan penyebutan nama tanpa rujukan.
❌ “Institusi A selalu gagal mengelola kebijakan ini.”
✅ “Menurut laporan media Tempo, implementasi kebijakan ini.. "
6. Hindari kritik yang mengarah ke SARA.
❌ “Golongan X memang selalu jadi sumber masalah.”
✅ “Praktik tertentu dalam kasus ini menimbulkan persoalan serius.”
Tetaplah bersuara, meski tak senyaman sebelumnya.
@tanyakanrl Temenmu kerja di Pemerintahan, nder?
Mungkin kamu dijadiin "rekening vendor", makanya seolah² bayarnya ke kamu, nah karena pembayaran ke vendor biasanya mewajibkan npwp, maka minta npwpmu.
Alias kamu masuk skema korupsi/pencucian uang temenmu.
Demikian Analisa Gembel (Anabel) sy