I love when lily does something odd and then gets a look on her face like "oops..." but a second later the members indulge her anyway, she looks so happy 😭
usually about bursting into song but many such cases in general
I FUCKING HATE SQU4D SO MUCH BITCH DO SOMETHINGGGGGGGGGGGGWUEGFIHGWNRU89EHQFJWICDVNUIBWY8G9Q8DICADFWEBYGRQ8EU09IJ WHY DO THEY ALWAYS WASTE EVERY SINGLE FUCKING OPPORTUNITY
pelecehan kalo korbannya perempuan ya pelaku laki laki bakal dibela sama kampus, orang gay yang dipandang "less than a man" sebagai penurunan martabat laki laki bakal dipersekusi
ini semua tentang upholding derajat "laki-laki"
menurut gue tantangan terbesar feminisme adalah crab mentality yang kalo ngeliat cewe lain bisa punya pilihan yang lebih banyak, ada rasa berhak ngatur/internalized misogyny yang muncul. "di lingkungan gue kayak gini = murahan, perempuan penghibur, jadi orang ini berhak gue katain"
bukan salah perempuan lain punya pilihan, hati lo aja yang terlalu sempit buat menerima kalo pilihan hidup, lingkungan, dan kesempatan memang beda untuk semua orang. harusnya sebagai perempuan saling support melawan deeply-rooted patriarchal system, supaya bukannya saling merendahkan tapi saling menguatkan dan memberdayakan. dalam banyak hal, perempuan tuh cuma punya satu sama lain. kalo mau ngomong agama pun, kita diajarkan untuk mengingatkan dengan cara yang sopan, bukan menghina. lo ga jadi lebih hebat kok kalo ngatain perempuan lain.
Doa itu ranahnya warga yg ga bisa ikhtiar karena ga punya kuasa.
Kalo lu kuasa punya, tapi cuma doa doang lah apa gunanya lu dibayar dari uang pajak kami?
Lagian, yg kmren ngebet join BoP alasannya biar bisa negosiasi dengan Israel siapa? Buktiin justifikasi yg kmrn2 itu
5 WNI diculik zionist dan wowo masih bisa tidur nyenyak setelah kemarin sok keras mau jamin keamanan israel?? dasar rezim sakit. stop acting like a global hero when you are literally a COWARD to your own citizens. nyawa rakyat digadai demi validasi asing. SHAME ON YOU @prabowo
Maybe I'm being too woke, but I honestly dgaf. Counter narasi seksis "Ngapain perempuan sekolah tinggi²?" adalah dengan menjawab itu hak perempuan sebagai manusia.
Kalau dibalas "Nanti jadi ibu" kesannya perempuan cuma berhak berpendidikan tinggi apabila menghasilkan anak.
gara2 overconsumption, aku ngerasa jd susaaah punya original thoughts.
semua opini & perspektifku kayaknya dibentuk oleh algoritma medsos, atau dari pendapat orang2 di sekelilingku.
sama kayak artikel Substack yang barusan kubaca ini.
... nah, kan? 🫠🫠🫠