siapapun kalian di luar persija, maupun wasit, federasi, atau pengusaha yang menjadikan sepakbola sebagai ladang uang jangan pernah coba tolong tim ini dengan cara curang untuk lolos dari degradasi. Jika memang ketidak mampuannya untuk bertahan di Liga 1 biarkan tim ini ke Liga 2
orang anti google gini nih, apa yang lo bilang harus jadi cerminan buat diri lo sendiri. Yang suka Persija bukan lo doang, yang punya pendapat bukan lo doang.
Eh inget ya,
Persija yg suka bukan elu doang. Sekali lagi ente balikin bendera Persija. Ente yg gue balikin. Silahkan ente balikin bendera komunitas ente itu hak ente
@pjfcforeveryone Setuju ! Karena untuk cinta Persija tidak harus jadi the Jak serta tidak harus berorganisasi dan tidak harus berkelompok, karena semua adalah keinginan hati
@pjfcforeveryone persamaan cara berfikir menjadi kunci, kesamaan tujuan yg berkorelasi dengan cara cara mencapainya itu sebenernya juga hal yg tidak kalah penting, dan yg penting lainya jauh dari lingkaran klub agar posisi nya jelas
@pjfcforeveryone boleh dan bebas aja, selain bcs, surakartans di akui oleh media sebagai supporter persis solo selain pasoepati, yg penting kompak dan di ikat oleh nilai bukan sekedar kartu, ada ide dan nilai yg memang menjadi pondasi pengikat bukan hanya sekedar ada saja
@pjfcforeveryone Selagi tiket belom transparan dan masih didistribusikan ke organisasi susah juga bikin kelompok , sebanyak apapun anggotanya ujung ujungnya nyari tiket ke organisai organisasi juga..
@pjfcforeveryone Bikin organisasi tandingan karena "merasa terpinggirkan" sampai kapanpun akan tetap "terpinggirkan" karena kebanyakan dari mereka itu ya emng gamau berorganisasi kalo pendapat gua si
@pjfcforeveryone Jgn salah min, Persija fans n Rojali itu pun tak ubahnya seperti BCS/Slemania, itu udah cukup mewakili mereka yg diluar Jakmania, cuma saja Pf/Rojali lebih mandiri krn tanpa organisasi/kepengurusan jd agak sulit dlm penyampaian aspirasi perindividu
Sulit dan bakal terjadi konflik. Meski memang kedaulatan suporter yang dicari lewat pendirian organisasi. Cuman disini bukan mslh organisasi, tapi smua suporter persija. Kita butuh tiket. Dan yang utama tiket harus bebas monopoli dan transparan pembagiannya.
kalo ga mau jawab disini di dm aja, biar gue yg sebarin melalui twitter. nanti biar yg lain tau, masuk akal atau ga nya. Kan tujuan diskusi ini jelas yg gak tau jadi tau :)
Mengajak menyerah gimana nih?
Klo untuk tiket, gue tau jawabannya coz gue beberapa x nanya hal itu langsung ke Sekum.. Dan alasan Sekum masuk akal.. Tapi sorry to say gue gak punya kapasitas menjawabnya apalagi di sosmed kayak gini.. Silahkan tanya langsung ke beliau.
Lo sadar kagak klo "diskusi" lo bisa memperkeruh suasana yang sudah mulai adem?
Rebranding The JAKmania, PersijaFans dan apalah sebutannya sudah hampir sukses loh bang.. Dan menurut gue kurang tepat klo lo ngeluarin "diskusi" kayak gini..
tentang apa aja bang, soal tiket pun semua terkait bukan? tiket -> KTA -> organisasi. Lebih jelasnya gini bang, tiket ekonomi hanya untuk Jakmania, ada pertanyaan definisi Jakmania, dari jawaban orang sebagian menjawab definisi Jakmania yg ber KTA. ber KTA berarti ber orga bukan?
Jadi inti lo buka diskusi malam ini mau bahas apa nih bang? Tiket, KTA/Non KTA, organisasi atau apa??
Coba lebih spesifik biar lebih mengerucut diskusinya.. Coz gue perhatiin lo malam ini ngeluarin 3 pembahasan...
kenapa gue bilang darurat?
Coba liat balasan dari tweet Persija. Udah setahun lebih soal tiket belum teratasi bukan? Dari situ bisa di liat, kalo banyak hak orang yg di abaikan disana. Semua pihak harus sadar, kalo kemungkinan terburuk dari hak orang yg di abaikan adalah melawan