Telah tercatat delapan orang meninggal dalam aksi protes selama sepekan terakhir:
1. Affan Kurniawan – Jakarta
2. Sarina Wati – Makassar
3. Saiful Akbar – Makassar
4. Rusdamdiansyah – Makassar
5. Muhammad Akbar Basri – Makassar
6. Rheza Sendy Pratama – Yogyakarta
7. Sumari – Surakarta
8. Andika Lutfi Falah – Tangerang
Bukan sekadar deretan nama,
Bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah warga dengan keluarga, sahabat, dan mimpi yang kini terenggut. Setiap nama mewakili nyawa yang hilang karena kekerasan yang seharusnya tidak pernah terjadi.
"Kalo prabowo turun, kita naikin gibran jadi presiden" GAK ADA, GAK ADA YANG NAIK LAGI, SATU TURUN, TURUN SEMUA. INDONESIA PERLU PERBAIKAN MULAI DARI NOL, PEMERINTAHAN HARUS BERSIH JANGAN BIARIN ADA YANG TINGGAL SATUPUN DARI JAJARAN PEMERINTAHAN YANG SEKARANG, RESET INDONESIA!!!!
Hey @UNHumanRights@OHCHRAsia Indonesian police have been given the green light to use excessive force on protesters resulting in deaths. Live features on social media banned overnight and electricity is being cut to prevent the news from spreading internationally. Help
perkarain kata 'massal' tuh bullshit. they always wanna erase this fact from our history, the same way they erased what happened to women in 63 & 65. remember what ita nadia said, tubuh+seksualitas perempuan akan selalu dijadiin alat. THIS is reality of being a woman in indonesia
Di Bocor Alus, Bu Ita cerita bahwa Presiden Habibie membaca sedikit laporan awal tim relawan dan langsung bilang “saya percaya bahwa ada perkosaan.”
Kenapa? Karena sahabat dari keponakan Presiden Habibie juga menjadi korban.
Bayangkan.
Ini yg jadi awal dibentuknya TGPF.
Buat yang kontra, jangan males baca dong, pahami dulu konteksnya.
Pemerintah kasih bonus jam tangan mewah, sementara anak-anak wushu yang udah mengabdi berbulan-bulan harus dipulangkan gara-gara efisiensi. Jangan bahas hypenya, ini soal kewajiban pemerintah buat berlaku adil.