buruan save sebanyak-banyaknya foto & video gajah sumatera, badak bercula satu ujung kulon, sama orangutan kalimantan.
jangan sampai anak cucu kita gak tau wujud mereka seperti apa. sebab rasanya tinggal menghitung hari mereka akan punah & jadi barang koleksi 😔
Saya komentar agak ndakik-ndakik ya Kak. Salah kaprah jika kita mengukur pendidikan hanya dari sudut kegunaan langsung (immediate applicability).
Pendidikan adalah fondasi, bukan alat kerja langsung. Sekolah bertugas membangun fondasi kognitif (pengetahuan dasar & cara berpikir) yang nanti akan “dihidupkan” di jenjang yang lebih tinggi atau di konteks spesifik karier.
Contoh macam praktikum kimia di SMA (seperti menentukan sifat larutan asam-basa dengan lakmus, indikator, atau pH) bukan dirancang supaya kamu bisa langsung bikin sabun atau pupuk di rumah. Tujuannya justru mengajarkan metode ilmiah.
Tidak semua alumni IPA harus jadi ilmuwan. Tapi semua warga negara perlu literasi sains minimal supaya tidak mudah dibohongi hoax, iklan palsu, atau kebijakan pseudosains. Kalau semua mata pelajaran harus “langsung kepake”, pendidikan jadi sempit dan justru bisa berbahaya.
@zakiberkata Musim bapil jugaa
Di kelas aku minta izin ke siswa "maaf ya ibu ngomong suaranya ga bisa keras krn lagi pilek"
Mereka jawab "sama bu, kita juga lagi pada pilek". Eh iya di meja mereka sedia tisu dan ada yg bawa freshcare/inhaler 😅
@tanyakanrl Kamu sakit apaa kok banyak banget obatnya 😭
Ikuti dokternya ya, kalo ada keluhan lain seperti lambung perih, sampein ajah krn MP bikin lambung perih/mual/muntah
Kalau lo tipe yang tiap habis ngobrol langsung overthink terus, kayak:
“anjir tadi gue salah ngomong gak sih…”
“dia kepikiran gak ya sama omongan gue?”
“kenapa gue awkward banget barusan 😭”
nah itu namanya...
Saya usul kembali ke buku matematika SD tahun 90an.
Buku fisik dan semua harus punya. Buku ini, materinya sederhana dan diulang-ulang.
Kalimat yang digunakan sangat efektif, sederhana, singkat, dan mudah dipahami.
Tidak terlalu banyak gambar² ilustrasi yang mengalihkan perhatian anak saat belajar.
Anak ke sekolah tidak perlu bawa hape.
Orangtua didiklat soal screen time dan harus menerapkan di rumah pakai aplikasi parental kontrol.
Tidak usah menggunakan media pembelajaran digital selama SD. Kecuali guru dan orangtua MEMILIKI LITERASI DIGITAL YANG TINGGI.