Huge erupt at the Marapi volcano in the West Sumatra Province of Indonesia 🇮🇩 (30.05.2026)
The height of the ash column reached 2,000 m above the summit.
A 13-year-old Canadian kid uploaded R&B covers to YouTube in 2008 from his bedroom. A talent manager named Scooter Braun stumbled on the videos and signed him.
For the next 15 years, Braun controlled everything. Tours, branding, business deals, public image. The kid became the biggest pop star on the planet, sold 150 million records, racked up 32 billion Spotify streams, and had three Diamond-certified singles before turning 25.
Then in 2022, he got hit with Ramsay Hunt syndrome. Partial facial paralysis. Cancelled the world tour. Disappeared from public life entirely.
Here's where it gets interesting.
In January 2023, he sold his entire 290-song catalog to Hipgnosis for $200 million. Every song he'd ever released. "Baby." "Sorry." "Love Yourself." All of it. Gone. At 28 years old, he cashed out his past.
Then he dropped Scooter Braun. After 15 years. No manager. No agent. For the first time in his career, nobody was making decisions for him.
Fast forward to this weekend. Coachella calls. He picks up the phone himself. Rolling Stone confirmed he negotiated his own headlining deal directly with Goldenvoice. No agent commission. No manager cut. $10 million for two weekends, and he kept all of it.
Then he walked onto the biggest stage in music, sat down behind a MacBook, and pulled up YouTube.
He played "Baby" from 2010. He played his bedroom covers from 2008. He harmonized with his 13-year-old self in front of 100,000 people. Katy Perry joked about whether he had YouTube Premium.
Half the internet called it lazy. The other half called it genius.
They're both wrong. It was a receipt.
He sold his catalog for $200 million. He fired the man who discovered him. He negotiated his own deal. And then he went back to the exact platform where it all started and said: I built this from a laptop. I'm headlining Coachella from a laptop. And for the first time in my life, every dollar is mine.
The kid from YouTube just closed the loop.
kalian sadar ga sih!??
Indonesia ini negara "religius" tapi cuma tau ibadah ke Tuhan doang. dosa ke sesama manusia? ga kepikiran.
ada yang sholatnya ga pernah telat, tapi urusan ngomongin orang dia yang paling rajin.
ada yang keliatan alim, tapi urusan cari duit paling dzolim.
ada yang ceramah soal dosa tiap hari, tapi bikin orang nangis juga tiap hari.
ibadahnya buat Tuhan, tapi kelakuannya bikin sesama manusia kapok.
Di saat banyak orang meminta jodoh pada malam Lailatul Qadar,
aku hanya memohon Kun fayakun-Mu.
Ya Allah, maafkanlah aku, mudahkanlah setiap langkahku dan temani aku di setiap prosesku.
Ya Allah... Jika memang doa yang kulangitkan terhalang oleh dosa yg kulakukan, maka maafkan dan ampunilah dosaku.
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu'anni
"Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencințai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku."
R-23
selesai sholat jangan lupa selipkan do'a ini :
Ya Allah, jika do'a-do'aku menurutMu baik, kabulkanlah.
Ya Allah, jika do'a-do'aku bisa mengubahku menjadi orang yang lebih baik, percepatlah.
Ya Allah, jika do'a-do'aku bisa menghapuskan dosa-dosaku, perkenankanlah.
Aku nemu do'a yang bagus banget :
"Ya Allah, mudahkanlah segala sesuatu yang sedang aku alami. Berkahilah aku dengan rezeki yang melimpah. Tenangkanlah hatiku di setiap kekhawatiran. Kelilingi aku dengan orang-orang yang baik dan penyayang, serta ampunilah segala kekurangan dan kesalahanku."
Sudah tertulis semuanya di Lauhul Mahfudz setiap langkah perjalanan hidup kita, dengan siapa kita kenal, dengan siapa kita berteman, dengan siapa kita berjodoh, dan kapan ajal kita tiba. So, jangan khawatir dengan perjalanan hidup kita, nikmati aja semua prosesnya.
Anak muda ini menolak kerja. Alasannya : dia tak pernah dimintai pendapat apakah dirinya mau lahir atau tidak :(
Dia bilang orang tuanya lah yg wajib biayai dia seumur hidup. Sebab keputusan punya anak murni keputusan ortunya, buka dirinya.
Argumen yg menarik meski sangat ekstrem.
Tapi poin dia maybe bisa dijadikan pertimbangan. Jika Anda merasa tak sanggup BIAYAI anak hingga besar, maka sebaiknya jangan melahirkan atau jangan punya anak.
Poin tsb sebenarnya sdh mulai banyak diadopsi.
Pertimbangannya : kasihan anak saya kelak jika saya tak sanggup biaya dia kuliah, atau tak mampu memberikan penghidupan yg layak.
Akan sangat tidak fair jika saya punya banyak anak namun kemudian saya tak mampu membiayai sekolah dan hidup mrka.
Demikian pandangan yg mulai banyak dianut oleh para pasangan muda di berbagai negara.
Tapi pandangan anak muda ini unik.
Kalau ortu saya sdh memutuskan melahirkan saya, ya mrka wajib biayai hidup saya selamanya.
Sayangnya yg terjadi banyak yg sebaliknya.
Saat anak dewasa, para ortu malah minta dibiayai hidupnya. Gen Sandwhich jadi marak dimana2. Fenomena Sandwhich Gen tentu saja kurang sehat bagi kesehatan finansial masa depan.
@_devalo “Kapan nikah nih?”
“Sekarang tante”
Seketika dari tirai ruang tamu keluar penghulu bersamaan dengan kambing guling yang masih berasap lengkap dengan saxophone memainkan endless love-nya lionel richie sambil ditonton oleh sekumpulan pemuda pancasila yang sudah membawa piring