TOTAL 1265 TRILIUN RUPIAH !!!
PANTESAN EKONOMI SERET BANGET,
WONG DIKUMPULIN DI MEREKA !!!!
Kasus Korupsi di Era Prabowo dengan angka kerugian negara :
1. Korupsi Pertamina (Pertamax oplosan) — Rp285,18 triliun (angka resmi 2023; proyeksi 5 tahun bisa Rp968,5 T tapi masih spekulatif)
2. Korupsi timah PT Timah — Rp271 triliun
3. Korupsi ekspor CPO (Wilmar, Musim Mas, Permata Hijau) — Rp17,7 triliun
4. Korupsi Chromebook Kemendikbudristek — Rp1,56–2,18 triliun
5. Korupsi kredit PT Sritex — Rp1,08 triliun
6. Dugaan korupsi kuota haji — sekitar Rp1 triliun (masih dihitung BPK)
7. Korupsi batu bara PLN/Asabri/Krakatau Steel — perkiraan awal Rp5 triliun (masih berkembang)
(Kasus K3 Kemenaker, nikel Sultra, Whoosh, impor gula, dan Harun Masiku belum punya angka kerugian negara resmi)
TOTAL: Rp1.265,84 triliun
(~Rp1,27 kuadriliun)
Kalau uang segini dipakai buat rakyat, bisa buat:
- 632.920 sekolah baru
- 21 juta mahasiswa kuliah gratis sampai lulus
- 84.389 jembatan
- 126.584 km jalan aspal, itu lebih dari 2 kali keliling bumi
Tapi ya begitulah, uangnya raib dimakan segelintir orang, sementara rakyat disuruh sabar dan bayar pajak.
900 petani Jember dikasih tau:
"kasih KTP, KK, akta nikah, buat urus bansos."
Dikasih Rp200-250 ribu sebagai "terima kasih."
Yang kejadian: identitas mereka dipakai buat ngajuin KUR Mikro ATAS NAMA MEREKA.
Begitu cair, buku tabungan dan ATM langsung diambil alih si "petugas".
PIN-nya diseragamin semua biar gampang dikuras bareng-bareng.
Petani-petani ini sekarang tercatat py utang KUR ke bank, padahal duitnya enggak pernah mereka pegang sepeser pun.
Yang bikin ini bukan penipu jalanan biasa: ini melibatkan Pemimpin Cabang BNI Jember sendiri (inisial MFH), yang tau kreditnya bodong, tau syaratnya enggak kepenuhi, tapi tetep merintahkan "proses aja" , biar performa kredit cabangnya keliatan sehat di mata kantor pusat.
Bank yang katanya (kutip taglinenya sendiri) "melayani negeri", pucuk cabangnya malah nyulap 900 identitas rakyat kecil jadi alat nutupin data kredit macet biar dianggap berprestasi.
Kerugian negara: Rp41,4 miliar (audit BPKP).
Tersangka sekarang 4 orang.
MFH sendiri malah lagi jalanin pidana lain di Lapas Jember , jadi kasus KUR fiktif ini jalan paralel sambil dia di penjara buat kasus lain.
Bansos dijanjiin, KTP diminjem, utang ditanggung petani, duit dikorupsi orang dalam bank negara.
Ini bukan kredit macet biasa , ini korupsi berjamaah yang korbannya sengaja dipilih dari orang yang paling enggak punya daya buat ngelawan.
prabowo : gaji hakim hakim kita naik 300% biar tidak ada korupsi
eh hari ini ada penggeledahan kafe & money changer di jaksel milik jampidsus febrie adriansyah
- ditemukan brankas besar tersembunyi di balik tembok
- ditemukan brankas berisi uang dolar
- terkait kasus korupsi pengadaan batu bara pltu, asabri, & utang pt cbs-pt kni