lega dikit jadi orang yg make the choice, not staying to be one of the options anymore. sesukanya aku sama orangnya, kalo semisal aku ga bakal bisa jadi pilihan yang bakal diusahain, at least, I'll just leave.
Hoki kalo bisa milih. Karena banyak yg cuma bisa menerima apa yg tersaji.
Mau jumpalitan kejar karier, kalo yg disodorin jodoh duluan, ya nikah dulu.
Mau tiap hari doa di sepertiga malam terakhir minta jodoh, kalo yg dikasih karier duluan, ya karier dulu.
Ga bisa milih.
Girls, jangan pernah berhenti kerja. Dunia ini gak ramah sama perempuan yang gak punya power finansial. Berdiri diatas kaki sendiri itu bukan pilihan, tapi keharusan!
Tidak ada yang lebih layak untuk mendapatkan dukungan dari segala bentuk "grief" dan "duka" selain keluarga dan sahabat-sahabat terdekat yang sudah menemani Almarhumah selama bertahun-tahun.
Walaupun gua mengenal Almarhumah sejak lama, tapi gua hanya mengambil sebagian kecil dari kenangan/memori Almarhumah selama hampir 1 Tahun ke belakang dan (yang tadinya)rencana-rencana kami berdua dan keluarga di masa depan.
Kesampingkan apa yang kalian proyeksikan tentang apa yang gua rasakan, dan fokus ke keluarga dan sahabat-sahabat Almarhumah.
Sementara itu, biarkan gua fokus sama diri gua sendiri, sampai nanti akan ada saatnya gua butuh kalian. Bohong kalau gua bilang gua tidak lemah dan hancur.
When the time's comes. Pasti... Gua pasti akan minta tolong...
Salah satu hal yang membuatku bahagia (kesel dikit, tapi hangat rasanya): bangun pagi dengan suara kesibukan di luar. Entah plentang-plentung cuci piring, masak-masak, suara orang berbincang. Ah. Hangat rasanya bangun tidur & tahu aku tidak sendiri.
the final chapternya adalah:
mulai sekarang harus bisa berhenti mencemaskan sesuatu yang belum tentu akan terjadi, bersabar untuk masalah yang sedang dihadapi, syukuri apa yang telah kamu miliki dan ikhlaskanlah untuk setiap hal-hal yang sudah terjadi.