Tidak salah bila dikatakan bahwa golf adalah cabang olahraga "paling hijau" di #PONXXI2024.
Tidak salah bila golf disebut sebagai cabang olahraga "paling hijau" di #PON2024.
Digelar di Royal Sumatera Golf Club Medan yang begitu asri, cabor ini memperebutkan 7 medali emas di empat kelas: perorangan putra, perorangan putri, foursome, dan mixed foursome GG.
Selama pertandingan golf berlangsung pada 12-18 September 2024, kedua provinsi cenderung bersaing ketat untuk menempati peringkat pertama dalam tujuh nomor pertandingan.
Kunci permainan DKI Jakarta bertumpu pada dua atlet golf nasional, yakni Gabriel Hansel Hari dan Kristina Natalia Yoko, yang bermain apik sejak hari pertama pertandingan golf berlangsung. Kala itu, terdapat empat nomor pertandingan yang berjalan, yakni perorangan putra, perorangan putri, beregu putra, dan beregu putri.
Di sisi lain, Sumut, sejak awal pertandingan, mengandalkan dua pegolf nasional, yaitu Viera Permata Rosada alias Ocha serta Asa Najib Bhakti.
Pada hari pertama, Kamis (12/9), yang mempertandingkan ronde pertama keempat nomor, DKI Jakarta melalui Yoko memimpin nomor perorangan putri. Sementara di nomor perorangan putra, DKI Jakarta melalui Hansel dan Sumut melalui Najib menduduki posisi T1.
Sementara pada ronde kedua yang digelar pada Jumat (13/9), Sumut melalui Ocha, menyusul Yoko dari DKI Jakarta untuk bersama-sama berada pada peringkat teratas di nomor perorangan putri, sedangkan Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Mochtar sempat merasakan sebentar pucuk klasemen sementara nomor perorangan putra.
Kemudian pada ronde ketiga yang menentukan peraih medali digelar Sabtu (14/9), Hansel kembali menyelesaikan pertandingan di peringkat pertama, sehingga membawa DKI meraih medali emas di nomor perorangan putra. Pada nomor yang sama, Sumut melalui Najib meraih medali perunggu.
Sementara pada ronde terakhir, Sumut melalui Ocha menyalip Yoko dari DKI Jakarta dan menyelesaikan pertandingan pada peringkat pertama nomor perorangan putri. Dengan demikian, Ocha mengantar Sumut meraih medali emas pada nomor itu dan DKI Jakarta harus puas dengan medali perak.
Meski berhasil meraih medali emas pada nomor perorangan putri melalui Ocha, Sumut hanya berhak mendapatkan medali perak pada nomor beregu putri lantaran pegolf putri Sumut lainnya yang berada satu tim dengan Ocha, yakni Savana Nazwa Putri dan Monica Amorita masing-masing hanya mendapatkan peringkat T11 dan 21.
Oleh karenanya, medali emas pada nomor beregu putri dikantongi oleh DKI Jakarta berkat Yoko yang menyelesaikan pertandingan di peringkat kedua, Sania Talita Wahyudi di peringkat keempat, dan Bianca Naomi Laksoni yang berada di peringkat kelima.
Begitu pula pada nomor beregu putra, medali emas diraih DKI berkat Hansel yang menyelesaikan pertandingan pada peringkat pertama, Kentaro Nanayama pada peringkat T4, Rifqi Alam Ramadhan pada peringkat kedelapan, dan Luke Evan Moore pada peringkat T21.
Pada nomor beregu putra, Sumut juga harus puas dengan medali perak karena kinerja Najib, Christianto Agita Sinuhaji, Rayhan Abdul latief, dan Mikail Jaydra Darmawan yang masih kurang memuaskan.
Dominasi kedua provinsi tak berhenti sampai di situ, pada hari selanjutnya, Minggu (15/9) Sumut kembali memimpin ronde pertama nomor pertandingan foursome putra melalui pasangan Rayhan dan Najib. Sebaliknya, DKI Jakarta justru menduduki puncak ronde pertama pada nomor foursome putri melalui pasangan Yoko dan Sania
Namun pada ronde kedua yang digelar Senin (16/9), kedua provinsi tersaingi jauh oleh Jawa Tengah (Jateng) di nomor foursome putra dan Bali di nomor foursome putri, sehingga Jateng dan Bali masing-masing berhak mendapatkan medali emas.
Pada nomor foursome putra, dua pasangan dari Sumut, yakni Rayhan dan Najib serta Christianto dan Mikail, harus puas dengan masing-masing medali perak dan perunggu. Sementara DKI Jakarta sama sekali tak mendapatkan medali, baik pada nomor foursome putra dan foursome putri.
Selanjutnya pada nomor pertandingan terakhir, yakni foursome mix (campuran), DKI Jakarta sempat memimpin ronde pertama yang digelar Selasa (17/9) melalui pasangan Hansel dan Yoko bersama Jateng, sementara Sumut berada di peringkat T3 melalui Rayhan dan Ocha bersama Jawa Barat (Jawa Barat).
Kendati demikian pada ronde kedua yang diselenggarakan Rabu (18/9), situasi berbalik dengan Sumut melalui pasangan Rayhan dan Ocha yang memimpin pada peringkat pertama, sedangkan Hansel dan Yoko yang membawa nama DKI Jakarta, justru turun jauh ke peringkat T13 bersama Kepulauan Riau dan Jawa Timur.
Dengan pencapaian itu, Sumut pun berhasil meraih medali emas pada nomor foursome mix, disusul Jateng yang meraih medali perak dan Jabar yang meraih medali perunggu. #PONXXI2024 #ponxxiacehsumut #PON2024 #PONSumut2024 #BersatuKitaJuara
#PONXXI2024 #ponxxiacehsumut #PON2024 #PONSumut2024 #BersatuKitaJuara
Pameran Foto #PONSumut2024 di Rivapark Atrium Deli Park Medan, Rabu (23/10/2024), menghadirkan Legenda Tinju Nasional asal Sumatera Utara Syamsul Anwar Harahap dan Ketua Pengprov PASI Sumut Dr David Luther, M Ked (OG), Subsp.Urogin-RE. #PONXXIAcehSumut#BersatuKitaJuara
Masih ada kesempatan sampai 27 Oktober, ya. Melihat rekaman keseruan #PONSumut2024 yang ditangkap lensa para fotografer andalan. #BersatuKitaJuara#PON2024
Stadion Utama Sumut, salah satu "warisan" dari penyelenggaraan #PONSumut2024, diresmikan Presiden RI @Jokowi, Selasa (15/10/2024).
Kepala Negara juga menginstruksikan agar stadion itu segera diberikan ke klub lokal, PSMS Medan atau PSMS Deli Serdang, agar segera bermanfaat dan bisa tetap terawat.
"Sumatera Utara sekarang ini memiliki stadion yang sangat besar dan sangat mewah. Seperti yang kita lihat pada sore hari ini. Ini kemarin sudah dipakai penutupan PON Sumut dan Aceh. Karena stadionnya baru, kita lihat semuanya baru dan bagus,” kata Presiden di Stadion Utama Sumatera Utara, Desa Sena, Deliserdang, Sumut,
Kemudian, Presiden juga meninjau sejumlah pemain sepak bola yang tergabung dalam sekolah sepak bola Dispora Sumut yang sedang latihan. Tak ketinggalan, Presiden juga membagikan baju kepada para atlet, anak sekolah dan masyarakat sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Agus Fatoni mengatakan stadion yang megah dan mewah ini adalah salah satu hasil dari pelaksanaan PON di Sumut. Setelah PON usai, dirinya berkomitmen agar fasilitas olahraga tersebut nantinya akan dikelola sebaik mungkin.
Semoga kehadiran stadion ini bisa menjadi momentum awal kebangkitan sepakbola Sumatera Utara, seperti era Perserikatan dulu.
Video produksi: @Infosumutku
#PON2024 #PONXXIAcehSumut #PONXXIAcehSumut2024 #PONXXI #BersatuKitaJuara
Best Moments Cabor Taekwondo #PON2024
Taekwondo menjadi salah satu cabang yang berperan membuat Jawa Barat menjadi juara umum. Mereka tergolong dominan pada cabang yang dipertandingankan di Martial Arts Arena, Sport Center Sumut, 12—16 September 2024 itu.
Jabar menyabet 8 medali emas, 4 perak dan 4 perunggu.
Peringkat kedua ditempati tim Jawa Tengah dengan total perolehan sebanyak 12 medali, 4 emas, 3 perak dan 5 perunggu.
DKI Jakarta yang berada diperingkat ketiga mengoleksi 10 medali dengan rincian, 3 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. Disusul di peringkat keempat Provinsi Bali 8 medali dengan rincian, 1 emas, 2 perak dan 5 perunggu dan peringkat kelima ditempati DIY dengan 6 medali yaitu, 1 emas, 2 perak dan 3 perunggu. Jawa Timur ke-6 dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Sumut sendiri tampil cukup baik di peringkat 7, dengan 1 emas dan 4 perunggu.
#PONXXI2024
#ponxxiacehsumut
#PONSumut2024
#BersatuKitaJuara
PON Sumut mencatat sejarah menjadi yang pertama mempertandingkan cabor Esport. Sebelumnya, Esport sudah menjadi cabang ekshibisi pada PON XX Papua.
Meskipun ini cabor yang dipertandingkan menggunakan gawai secara virtual, “feel” dan intensitas emosi para pemain dan pendukung tetaplah senyata cabor lainnya.
Ini menandai perkembangan pesat dunia Esports di Indonesia dan memberikan pengakuan formal atas popularitas dan pertumbuhan industri ini. Dalam ajang multi-event olahraga terbesar di Indonesia, Esports akhirnya menjadi salah satu dari 64 cabang olahraga yang dihadirkan.
Cabor ini sendiri berlangsung dari 13 hingga 19 September 2024 di Medan International Convention Center (MICC). Turnamen ini menjadi puncak dari pertumbuhan Esports di Indonesia, dengan babak utama menampilkan beberapa game populer yang dipertandingkan dalam PON kali ini.
Ada lima game yang dipertandingkan secara resmi di PON XXI 2024, sementara dua game lainnya disajikan sebagai bagian dari pertandingan eksibisi.
1. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)
2. Garena Free Fire
3. PUBG Mobile
4. Lokapala
5. eFootball
Game Eksibisi di PON XXI 2024
1. Battle of Guardians (BoG)
2. Honor of Kings (HoK)
Meski DKI Jakarta secara resmi menjadi juara umum cabor ini, perolehan medali emas sendiri terbilang merata. Dari lima nomor yang dipertandingkan, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan meraih masing-masing satu emas.
#PONSumut2024 #PONXXI2024 #PON2024 #BersatuKitaJuara
Akhirnyaaa! Mohon maaf jika pengumumannya agak lama, ya. Jumlah video yang masuk memecahkan rekor n̶a̶s̶i̶o̶n̶a̶l̶ dua edisi Minpon Challenge sebelumnya.
Setiap video Minpon tonton dengan cermat dan tentunya dinikmati sepenuh hati karena memang bagus-bagus semua. Minpon bahkan memberanikan diri menambah dua lagi pemenang honorable mention, sehingga total pemenang menjadi 40 orang di semua platform.
Terima kasih untuk semua yang sudah berpartisipasi, ya. Jika belum menang itu lebih karena keterbatasan jumlah penerima hadiah.
Salam semangat, salam sehat-sehat, salam persahabatan dari Tim Minpon #PONSumut2024.
𝘒𝘪𝘵𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘦𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘬𝘯𝘪𝘴 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘪𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘥𝘪𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢.
#PON2024 #PONXXI2024 #PONXXIAcehSumut2024 #BersatuKitaJuara #MinponChallenge #MinponChallenge3
Maaf, sekadar mengingatkan 🙏
Tenggat mengirim video untuk memenangi #MinponChallenge3 tersisa dua hari ya, Abang dan Kakak. Sangat mungkin Abang dan Kakak adalah salah dua di antara 38 pemenang.
Seperti moto di Formula 1, to finish first, first you have to finish.
Ini juga begitu. Untuk menjadi pemenang pertama, pertama kirim dulu videonya. Rincian teknis dll, boleh tengok di postingan yang kita sematkan.
#Minpon Challenge #PONXXI2024 #PONXXIAcehSumut2024 #PONSumut2024 #BersatuKitaJuara
𝐓𝐚𝐡𝐮𝐫𝐚: 𝐊𝐞𝐢𝐧𝐝𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐥𝐚𝐦 𝐏𝐞𝐦𝐢𝐜𝐮 𝐀𝐝𝐫𝐞𝐧𝐚𝐥𝐢𝐧
Sirkuit downhill mountain bike Tahura Bukit Barisan di Tanah Karo, menjadi salah satu venue #PON2024.
Memiliki panjang lintasan 1570 meter, ia menyuguhkan pesona keindahan alam sekaligus menawarkan tantangan ekstrem bagi 22 atlet perserta PON dari 12 provinsi.
Di tengah hawa sejuk yang menenangkan hadir berbagai rintangan yang menguji kemampuan dan adrenalin para pembalap. Tikungan tajam, kontur tanah yang lembek akibat cuaca hujan, rock garden yang dipenuhi bebatuan, table top yang menantang, serta akar-akar pohon yang dipertahankan menambah tingkat kesulitan lintasan downhill ini.
Kontingen Jawa Timur mendominasi. Dari total 5 medali emas yang diperebutkan, pembalap Jatim berhasil meraih 4 medali emas, sekaligus mengamankan gelar juara umum. #PONXXI2024 #PONXXIAcehSumut2024 #BersatuKitaJuara #TahuraBrastagi
Catatan PON XXI 2024
Oleh H. M. Ali Affandi L.N.M (Wakil Ketua I KONI Jawa Timur
Sebagai mantan atlet dan kini menjabat sebagai Wakil Ketua KONI Jawa Timur, saya memahami sepenuhnya arti penting perjuangan di balik setiap medali yang diraih.
PON 2024 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi saksi bagaimana para atlet dan official berjuang menghadapi segala keterbatasan untuk mengharumkan nama daerah. Medali yang diraih tidak hanya mencerminkan prestasi, tetapi juga merupakan simbol dari harapan, perjuangan, dan kebanggaan yang berasal dari sebuah daerah.
Setiap medali, terutama medali emas, adalah hasil dari usaha yang tidak bisa diremehkan. Kadang-kadang, perbedaan antara kemenangan dan kekalahan sangat tipis, bahkan sekilas tak terlihat.
Misalnya, di cabang olahraga bowling, yang saya kawal secara langsung, perbedaan antara pemenang hanya terpaut satu pin saja. Bahkan, di cabang olahraga renang terbuka, jarak antara medali emas dan perak hanya terpaut 0,001 detik.
Selain itu, cabang olahraga Wushu juga memiliki perbedaan 0,006 poin. Sekilas waktu yang tak berarti, namun cukup untuk menentukan nasib seorang atlet. Ini membuktikan bahwa setiap detik dan setiap usaha sekecil apapun memiliki dampak besar dalam dunia olahraga.
Mengelola cabang olahraga seperti bowling menuntut perhatian penuh pada pengembangan kualitas atlet, baik dari segi teknis maupun mental. Tugas ini tak hanya terbatas pada perbaikan fisik, tetapi juga penanaman mental juara, daya tahan, dan ketangguhan dalam menghadapi tekanan. Namun, ketika saya menjadi bagian dari kepengurusan KONI di bawah kepemimpinan Bapak M. Nabil, saya belajar bahwa menjadi pemimpin tidak hanya melihat satu cabang olahraga saja, melainkan melihat keseluruhan gambaran besar, atau yang disebut dengan "bird's eye view."
Kami harus memastikan komunikasi antar official, cabang olahraga, menjaga mentalitas atlet, hingga mengatasi tantangan yang berkaitan dengan keamanan dan bahkan aspek politik dalam menjaga stabilitas PON tetap kondusif.
Jika kita bandingkan dengan perolehan medali kontingen besar seperti Jawa Barat atau DKI Jakarta, terlihat bahwa perbedaan cukup signifikan. Namun, di balik perbedaan ini, tantangan yang kami hadapi juga berbeda.
Selain terbatasnya anggaran dibandingkan kontingen besar, kami juga harus beradaptasi dengan kondisi alam yang bervariasi, persiapan venue yang membutuhkan waktu dan sumber daya, serta infrastruktur yang tak selalu mendukung. Kondisi ini menuntut para atlet dan official untuk bekerja lebih keras dan penuh adaptasi.
Namun, PON tidak hanya soal medali. Lebih dari itu, PON adalah ajang untuk membangun persaudaraan, tidak hanya antar atlet, tetapi juga antar cabang olahraga dan antar daerah.
Ada banyak cerita inspiratif yang tidak tercatat dalam tabel perolehan medali. PON 2024 ini telah berperan dalam menggerakkan roda ekonomi, memperkuat sektor pariwisata, mempromosikan kuliner lokal, dan memperkaya pemahaman kita tentang kebudayaan Nusantara yang begitu beragam. Ini bukan hanya tentang angka dan statistik, tetapi tentang bagaimana kita memaknai keberagaman Indonesia melalui interaksi dan kebersamaan di ajang olahraga ini.
Selain itu, banyak kisah pengorbanan, harapan, dan loyalitas yang tak tersampaikan dalam catatan formal. Pengorbanan fisik, mental, dan emosional para atlet, official, serta semua yang terlibat tidak bisa diukur hanya dengan angka. Momen-momen inilah yang akan menjadi kenangan bersama di masa depan, baik untuk para atlet maupun masyarakat yang mendukung mereka.
Semua perjuangan ini tidak akan terlupakan, dan akan terus menjadi inspirasi untuk generasi mendatang.
Dari setiap perjuangan yang kami hadapi di PON 2024, kami belajar bahwa menjadi juara bukan hanya tentang berdiri di podium dan menerima medali. Menjadi juara berarti membangun hubungan yang kuat, menjunjung tinggi sportivitas, saling mendukung, dan merayakan keberagaman sebagai satu bangsa.
Kami di Jawa Timur merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan ini, dan kami akan terus berjuang demi kebanggaan dan harapan daerah kami. Terima kasih kepada seluruh atlet dan official yang telah berjuang keras dan loyal mengharumkan nama Jawa Timur. Kami berharap, di masa mendatang, gelar Juara Umum dapat kami raih. Jer Basuki Mawa Bea—tidak ada kemenangan tanpa pengorbanan.
Jawa Timur, Wani Menang!
#ThrowBackPON2024#PONXXIAcehSumut2024 merupakan kali pertama kickboxing dipertandingkan. banyak hal yang perlu disesuaikan dan dibenahi.
”Tahun ini merupakan perdana kickboxing dipertandingkan di PON, jadi semuanya kita masih baru. Baru dalam arti kejuaraan di PON, tetapi untuk kejuaraan nasional lainnya sudah sering digelar,” ucap supervisor (koordinator) perwasitan kickboxing PON 2024, Bimmo Chondro Wibowo di GOR Veteran Medan, Sumatra Utara, Senin (16/9/2024).
”Memang untuk PON ini, semua yang berperang (berjuang) di sini antarprovinsi sampai ke tingkat gubernurnya turun tangan. Maka tantangannya cukup berat,” ujar Bimmo menambahkan.
Pada gelaran PON 2024, terdapat 188 atlet dari 33 provinsi yang berpartisipasi. Mereka akan bertanding di 20 nomor pertandingan, baik di ring maupun tatami.
Sumatera Utara sendiri mendulang lima medali emas pada final kickboxing PON XXI Aceh-Sumut. Hasil gemilang ini pun sesuai target yang dibuat untuk tim Sumut dalam menghadapi cabor perdana kickboxing di PON tahun ini.
8 atlet kickboxing Sumut bersaing ketat untuk meraih medali emas pada fase final cabang olahraga kickboxing yang digelar hari Kamis di GOR Veteran Medan.
Dari 8 atlet yang berlaga di nomor final, kontingen Sumut pun berhasil mengoleksi 5 medali emas. Masing-masing di nomor pertandingan full contact di kelas 51 kilogram diperoleh dari Toni Hutapea, di nomor lomba point fighting kelas 63 kilogram dari Ariyanta Sitepu, di nomor low kick putra di kelas 63,5 kilogram Ryan Jefri, dan di nomor low kick putri kelas 56 kilogram dan 60 kilogram masing-masing dari Aprilia Eka Putri dan Melpida Sihotang.
Foto: PB PON/Chalid Nasution
#BersatuKitaJuara
Abang dan Kakak, #MinponChallenge kembali lagi.
Ayo ikutan #MinponChallenge3. Ajak juga sedulur, kerabat, tetangga, gebetan, teman, dan gebetan teman.
Barangkali hadiahnya tidaklah besar, tetapi kesempatan menangnya sangat terbuka. Total ada 38 pemenang! Terbesar dibanding edisi sebelumnya. Sangat mungkin abang dan kakak salah satunya.
Foto: PB PON/Wahyudi Atmawan
#PON2024 #PONXXI2024 #PONXXIACEHSUMUT2024 #PONSumut2024 #BersatuKitaJuara