true, ga ada satu kata pun dalam sesi doa tadi yg mendoakan korban gempa NTT
menag:
"kami bersyukur, di bawah pemerintahan prab-gib tercapai puncak kerukunan agama tertinggi, 77,85 %"
"seandainya engkau hanya menerima 1 doa, maka kabulkanlah doa pemimpin negri kami krn doanya pasti berdampak bagi seluruh bangsa"
โSeandainya hari ini Engkau hanya menerima satu doa, maka kabulkanlah doa pemimpin negeri kami, karena doanya pasti akan berdampak kepada segenap dan seluruh warga bangsa dan negerinyaโ
Ya Allah jangan ya Allah ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Itu sih bukan slip of tounge, mas.
Tapi, gambaran nyata beliau tak paham realitas.
Angka2 yg disebut itu refleksi pengetahuan beliau atas harga di masyarakat. Gambaran nyata juga jomblangnya apa yg beliau pahami atas kesejahteraan dgn realitas ukuran masyarakat.
Rp700.000 jangankan untuk ngoocek 1kg bawang, kerja kantoran atau gaji Guru/Dosen segitu sehari saja sudah Wowwww besar sekali. Tapi pemahaman beliau angka segitu adalah angka kuecil sekali.
Gempa itu sudah bisa diprediksi:
- di mananya
- besarnya
Yang gak bisa KAPAN!
Tapi, ingat kelakuan Wakanda sama Peneliti?
Mau diproses hukum karena "dianggap meresahkan dan menghambat investasi"
"Jurusan apa?"
"Administrasi pemerintahan"
"Udah kebanyakan, yang sekarang aja PPPK blm diangkat jadi ASN semua, malah nambah"
Astaga, maba yg baru sehari nginjek kampus udah ditutup harapannya. Oh apa ini memperjelas menuju indonesia gelap?
Dulu Jokowi dibela orang-orang pintar makanya bodohnya ga kelihatan, sekarang Pemerintahnya Bodoh yang belain pun bodoh..
Lempar isu malah kena Tampol mukanya sendiri.. Pekok..
- "Jangan takut apalah itu namanya, deforestasi.. sawit kan pohon, ada daunnya kan?"
- "Tampang kalian bukan tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini."
- "Israel pun harus dijamin keamanannya baru kita bisa dapet perdamaian."
- "Kita akan naikkan gaji guru, eh, hakim. Maaf. Hakim"
- "Orang desa ga butuh dolar!"
- "Iran punya senjata nuklir."
- "Kalian (para jurnalis) Londo Ireng"
Tiap hari koleksi asbun baru, yang nyebokin juga pusing. ๐
Gimana ya caranya menamai duka anak-anak yang โฆ gak pernah neko-neko, gak kriminal, tapi ironisnya malah harus ke psikolog karena JUSTRU dia โanak yang baikโ.
Mereka berusaha kasih semua karena percaya jadi anak baik akan membuat mereka aman, tapi ternyata enggak.
Saya nikah di usia 26th (termasuk telat di mata orang2 desa), pasangan usianya sama kyk aku, kita sepantaran. Awal nikah kami berdua sama2 kerja, gaji kalo digabung sekitar 5-6 juta. Apakah kami ada tabungan? Jawaban tidak, sejak awal nikah kami jg punya tanggungan ke bank. hampir 50% gaji masuk ke cicilan bank. sehari2 kami hidup seadanya, krn masih serumah bareng mertua sedikit banyak masih dibantu untuk sehari-hari. kalo kebutuhan pokok yg besar tetap kami tanggung sendiri. a
Akhirnya hamil, pas usia kehamilan 2 bulan kondisi ga oke bgt, bolak balik ranap krn gejala keguguran. Akhirnya diskusi dan memutuskan kalo aku resign saja demi kebaikan semua.
Otomatis pemasukan hanya tinggal sebelah saja. Kami makin irit2 bgt, tp alhamdulillah semua cukup.
yang bener "menikahlah saat kalian berdua siap berjuang bersama, masa sulit dilewati bersama. jangan saling merasa ""PALING"", krn pada dasarnya menikah itu "SALING".
ibu ini cerita kenapa Nadiem Disingkirkan:
- Digitalisasi ancam koruptor= mereka gk bisa korupsi lg
- kebijakan berbasis data bikin penyelewengan ketahuan
- Putus rantai vendor lama
- pindah ke Chrome OS bikin vendor Microsoft & pelatih lama kehilangan income
- Hapus ujian nasional
- hilangkan proyek kertas, buku, soal ujian bernilai miliaran
- hapus jual beli kunci jawaban
- Dana BOS jadi transparan
- laporan terintegrasi, tidak bisa lagi lapor fiktif
- Angkat 700.000 guru PPPK
- ganggu sistem jual beli jabatan yang sudah lama berjalan
- Tidak paham adat
- masuk kolam kotor tapi mau bersih-bersih
- Nadiem disingkirkan karena terlalu banyak pihak kehilangan uang dari pusat sampai daerah
Pendapat Ahok soal demo mahasiswa:
- Tidak perlu takut demo hadapi langsung, tanya maunya apa
- Tuntutan mahasiswa wajar, soal penghematan
- Sarankan bubarkan BGN, ganti voucher digital
- Sindir e-KTP yang tidak dimanfaatkan untuk subsidi langsung
- Tantang pemerintah buka anggaran sampai satuan ketiga
- Sindir tuduhan under invoicing yang asal tanpa bukti jelas
- Kritik keras pengerahan pasukan cadangan hadapi demo (TNI dan komcad
- Saran terima mahasiswa dan siarkan langsung biar transparan
"Demo kok kenapa harus ditakutin
kalau berjiwa laki laki temui,hadapi dan bicarakan"
anda (presiden) laki laki atau tidak ? (tambahin admin)
Dear SEAblings, today in Jakarta, Indonesia, there will be protests by students and various elements of society against the government. These protests will primarily highlights the government's massive spending programs, widespread corruption, economic depressionโ