Dulu pernah duduk di Sevel sambil minum Aqua. Sambil mikir,
"Kenapa ya Sevel bisa bangkrut? Padahal dulu sempat booming. Bahkan sempat jadi contoh revolusi minimarket sampai muncul Indomaret Point, FamilyMart, Lawson, dan lain-lain."
Trus tiba-tiba sadar, uda 30 menit cuman minum Aqua aja.
Trus tiba2 nyadar lagi tadi Aquanya beli di Alfamart...
Gw percaya, cinta yang dewasa itu ketika lo mau jadi prioritas kedua, karena lo tau prioritas pertamanya adalah dirinya sendiri, mimpinya, rencananya, pertumbuhannya, dan masa depannya. Lo berdiri di sampingnya, bukan di depan menghalangi jalan. Lo support dia maju, bukan bikin langkahnya jadi lambat. Lo ada untuk pelukan, bukan untuk ikatan. Lo hadir, bukan untuk memenuhi semua keinginan.
Jantan ke jantan:
Jangan nikahi wanita yang terluka, sosialita, dan feminis modern.
Pria sanggup melakukan apa saja;
menjalani profesi, berdagang, banting tulang, merampok, bandar narkoba, sampai membelah gunung sendirian.
—tapi tidak sanggup menemui istri pengomel.
Penjara paling buruk yang pernah ada adalah rumah tanpa kedamaian.
Lowkey cap banget sih kalau ada yang bilang avoidant otomatis ga layak dicintai. Emang relationship sama avoidant bisa challenging, bisa bikin capek, bisa bikin overthinking setengah mati. Tapi dari situ juga gw belajar kalau setiap orang tetap punya hak buat dicintai, termasuk mereka yang mungkin kesulitan nunjukkin perasaan atau menerima kedekatan.
Makanya gue juga ga pernah relate sama statement "siapa yang cinta lebih besar, dia yang kalah." Lah emangnya cinta kompetisi? Hidup aja cuma sekali, waktunya pendek banget. Sedih ga sih kalau kita harus terus-terusan nahan rasa, pura-pura biasa aja, atau ngurangin ketulusan cuma karena takut keliatan lebih sayang. Gw selalu percaya kalau cinta yang gw punya bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Ketulusan itu bagian dari diri gw. Kalau ada orang yang hadir di hidup gw, gw pengen dia bisa lihat, ngerasa, dan tahu kalau dia dicintai. Bukan lewat tebak-tebakan, bukan lewat gengsi, bukan lewat permainan siapa yang paling dingin.
Kalau suatu hari gw harus kalah, kalau ternyata perjuangannya ga berakhir sesuai yang gw harapkan, at least gw ga akan nyesel karena pernah kasih cinta gue seutuhnya. Gw ga akan nyesel karena pernah jujur sama perasaan gw. Yang justru bikin nyesek adalah ketika lo udah ngasih semuanya, udah sabar, udah ngerti, udah berusaha bertahan buat seseorang yang terus menjauh setiap kali lo mendekat.
Dan mungkin itu alasan kenapa sampai sekarang yang paling susah gw lupain bukan hubungan yang gagal, tapi rasa capek karena terus mencintai seseorang yang selalu bikin gw merasa cinta gw kebanyakan. Karena ternyata yang paling sakit bukan mencintai terlalu besar, tapi mencintai orang yang belum bisa menerima besarnya cinta itu.
ternyata gw blm se-mature itu buat explaining why do i get so disappointed, why do i feel like u dont appreciate me enough, why do i feel like im worthless, keep wondering "w/o my body & money, would people still be around me?", and why are u so inconsiderate
maybe one day we'll meet again and explain to each other what really happened. maybe one day we'll finally understand. until then, i hope you live your best life. and i hope you really do all things you always said you wanted to do...
Marry someone you love talking to. You'll come home to that voice, go to sleep to that voice, wake up to that voice. You'll have thousands of conversations, some deep, some dull, some in passing, some in anger. But if you can talk through anything, you can get through anything.