Liputan @KompasTV Aceh membuat kabar Titian Persatuan Kemerleng, dari pelosok Aceh ini, sampai ke lebih banyak orang. Jembatan ini hasil urunan warga, @aksibersama_, dan @humaniesproject. Terima kasih sudah hadir dan menceritakannya untuk kita semua.
Ga bermaksud nakut-nakutin, tapi kalian harus tau fakta-fakta berikut:
1. Gubernur BI mundur
2. Rupiah kembali tembus 18k
3. MBG dan Kopdes terus"an menggerus APBN
4. Minyak dunia menuju 120 dollar per barel
5. Arus keluar modal asing terus berlanjut
6. Pemerintah mengintervensi BI untuk cetak uang guna menutup defisit APBN
7. Ribuan P3K terancam dirumahkan
8. Pemerintah libatkan babinsa untuk kepatuhan pajak masyarakat
9. Outlook peringkat kredit Indonesia diturunkan dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Ratings
10. Gelombang PHK masih terus terjadi
11. Mall-mall banyak yang dipagarin
Sekali lagi gue ga bermaksud nakut-nakutin kalian
Tri Rama Dandi (26), driver ojek online di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) harus menjadi ayah sekaligus ibu bagi anak laki-lakinya yang berusia 1 tahun 6 bulan bernama Muhammad Al-Faizih.
Setiap kali pesanan dengan jarak dekat masuk, Tri Rama harus meninggalkan anaknya seorang diri di dalam kamar kos-kosan sempit tanpa dititipkan ke ibunya ataupun pengasuh.
"Hal terburuk yang pernah terpikirkan adalah b*nvh diri. Tapi anak saya yang membuat saya bertahan. Dia alasan saya masih ada sampai sekarang," tuturnya.
Meski hubungan dengan keluarga besarnya tetap baik, Tri memilih berjuang sendiri. la tidak ingin menjadi beban bagi orang tua maupun kerabatnya. la juga memilih tidak lagi membuka luk4 lama tentang perpisahannya dengan sang istri. Sebab, masa lalu itu begitu sakit, apalagi sebuah penghianatan.
"Sekarang saya cuma fokus kerja untuk anakku. Dari kecil dia ditinggal, dan sampai sekarang anak saya tidak pernah merasakan air susu ataupun kehangatan seorang ibu," ucapnya.