@VideoSejarah Semua presiden sipil tumbang prematur atau pendek umurnya. Cuma jkw yg kuat bertahan sampe akhir, itupun digempur segala penjuru, dan pd akhirnya menyerahkan tahta ke militer lg. Dr sini aja udah ketauan negara ini 'tersandera' militer.
SAAT ARGENTINA TERTINGGAL SCALONI PUNYA SATU TOMBOL DARURAT.
MESSI MODE RWF
Masih banyak yang menganggap Messi sudah tidak berbahaya karena kecepatannya tidak lagi seperti dulu.
Padahal, justru di Piala Dunia ini kita melihat evolusi terbesarnya.
Selama pertandingan berjalan normal, Messi bermain sangat fluid.
Ia bisa muncul sebagai SS, turun menjadi AMF, bahkan sesekali membantu build-up hingga sejajar CMF. Ia bergerak ke mana pun permainan membutuhkannya.
Tapi begitu Argentina tertinggal atau mulai kesulitan mencetak gol, polanya selalu sama.
Scaloni membiarkan Messi menetap di sayap kanan sebagai RWF.
Bukan untuk adu sprint. Bukan untuk melewati tiga pemain.
Melainkan agar ia punya sudut terbaik untuk melihat permainan, mengatur tempo, lalu mengirim umpan yang mematikan.
Melawan Cape Verde, ketika Argentina terus mengejar gol, Messi mulai lebih sering menerima bola di sisi kanan.
Crossing dan umpan-umpannya terus mengacak-acak pertahanan lawan hingga Argentina akhirnya membalikkan keadaan.
Melawan Mesir, pola itu semakin jelas. Saat Argentina tertinggal, Messi menetap di RWF.
Dari sana ia mengirim assist kepada Cristian Romero yang memulai kebangkitan Argentina, lalu beberapa menit kemudian ia sendiri masuk ke kotak penalti dan mencetak gol penyeimbang.
Semua momentum comeback dimulai dari sisi kanan Messi.
Laga melawan Swiss pun tidak berbeda. Ketika pertandingan berjalan hingga 120 menit dan ruang di tengah semakin sempit, Messi menetap di RWF. Crossing demi crossing terus ia kirimkan, memaksa pertahanan Swiss mundur dan membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk menyerang.
Lalu datang semifinal melawan Inggris.
Begitu Anthony Gordon mencetak gol, Messi kembali mengambil "kantornya" di sisi kanan.
Hasilnya langsung terasa.
Satu umpan terukur melahirkan gol Enzo Fernández.
Beberapa menit kemudian, saat semua bek Inggris menunggu crossing kaki kirinya, Messi justru melepas umpan dengan kaki kanan.
Bola itu begitu sempurna melewati kiper dan bek bek besar Inggris, hingga Lautaro Martínez nyaris tinggal menyentuhnya untuk membawa Argentina berbalik unggul.
Itulah Messi versi sekarang.
Ia tidak lagi mengalahkan lawan dengan kecepatan.
Ia mengalahkan mereka dengan visi, timing, akurasi, dan kualitas keputusan.
Semua lawan tahu bola akan berakhir di kaki Messi di sayap kanan. Semua tahu umpan berbahaya akan datang dari sana. Masalahnya, mengetahui rencananya tidak pernah berarti mampu menghentikannya.**
Obituari ttg @andiepeci:
https://t.co/PDb7jqDB7T
Peci tak benar2 memiliki jamnya sendiri. Waktu yg ia tinggali adl sisa waktu milik orang lain: beberapa jam yg terselip di antara kelelahan, perjalanan pulang, dan pagi yang segera datang lagi menuju shift pabrik berikutnya.
Seperti kalimat pada banner favorit Cak Andie bertuliskan "Mendendangkan Persebaya Selamanya," saat ini giliran kami yang mendendangkan namamu, merawat juangmu, selamanya... 🥀
Selamat jalan pak @AndiePeci, sampeyan orang baik. Terima kasih telah mengajarkan kita arti perlawanan & perjuangan utk kebenaran yg kita yakini....😭🥀
Di seluruh dunia, ada fans sepak bola yang mengikuti tim mereka baik di kandang maupun tandang, tidak melewatkan 1 pertandingan pun selama bertahun-tahun
Tapi tidak banyak penggemar yang bisa mengatakan bahwa mereka menantang dan mengalahkan asosiasi sepak bola nasional.
Rest in Peace, Cak Andie Peci
Sepak bola Indonesia kehilangan salah satu sosok paling tulus dan berani. Perjuangan panjang Cak Andie Peci tercatat abadi dalam sejarah berupa gerakan nyata melawan ketidakadilan demi marwah sebuah klub, sebuah kota, dan sebuah prinsip.
Memoriam perjuangannya, terutama momen mengembalikan Persebaya ke kancah nasional, adalah bukti sahih dedikasi tanpa tandingnya.
Pandangan kritis beliau adalah cermin jujur yang berani dia ungkapkan dari apa yang terjadi dalam dunia sepak bola khususnya di tanah air.
Warisan pemikirannya akan terus hidup, menjadi role model bagi siapa saja yang percaya bahwa sepak bola adalah milik rakyat.
Pandit Football mengagumi dan menghormatimu, Cak. Tenang di sana.🥀
Turut berduka cita atas berpulangnya Andie Peci.
Sosok yang berdiri di barisan terdepan memperjuangkan klubnya saat menghadapi ancaman dimatikan dan dikloning. Terima kasih atas dedikasi dan perjuangannya untuk sepak bola Indonesia.
Selamat jalan, Andie Peci. Semoga damai di sisi-Nya.