5. Arsenal 🏴 - 2 Finals Lost
4. Liverpool 🏴 - 3 Finals Lost
3. AC Milan 🇮🇹 - 3 Finals Lost
2. Bayern Munich 🇩🇪 - 3 Finals Lost
1. Juventus 🇮🇹 - 5 Finals Lost
Menurutku olahraga buat laki-laki bukan cuma soal badan bagus atau terlihat kuat di luar. Tapi lebih ke cara menjaga diri supaya tetap punya tenaga buat menjalani hidup dalam jangka panjang.
Karena laki-laki pasti akan ada di titik dimana banyak hal bergantung sama dirinya. Orang tua yang makin menua, istri, anak, pekerjaan, dan tekanan hidup lainnya. Semua itu butuh fisik yang siap, bukan cuma niat doang.
dulu di SMA-ku semua anak suka pamerin motor dan mobilnya. ga bawa kendaraan yang oke, dianggap cupu.
kendaraan mereka waktu itu mulai dari satria FU, Ninja, Warrior 250R, RX King, Avanza.
aku selalu diantar-jemput sama supir, jadi termasuk yang dianggap cupu. sampai akhirnya aku bawa Fortuner di kelas 2 SMA. hampir semua kakak kelas ajak ngobrol. cewe yang kuincar juga merapat. seminggu kemudian aku balik diantar-jemput, semua kembali ke sediakala.
kali pertama aku sadar, salah satu efek harta benda adalah dikelilingi teman-teman palsu.
One of the most brutal realities of the male experience that nobody talks about is the absolute "affection desert" they live in. A woman can get a hug, a genuine compliment, and deep emotional support from her platonic friends on a random Tuesday. A man can go an entire calendar year without another human being touching his arm, asking if he's okay, or giving him a sincere compliment. We’ve built a society where a man only gets to experience basic human warmth if he is actively providing for a partner. Outside of that, he is completely invisible.
Dia ini ngertinya cuma takut, berani, menang, kalah…
Pokoknya binary. Saat semua takut, artinya saya menang, dan maka semua aman.
Negara rasa topeng monyet