Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region.
Al Jazeera’s @JesWashington reports.
The F-35 was supposed to be unkillable. That was the whole point.
Lockheed Martin spent thirty years and four hundred billion dollars, the most expensive weapons programme in human history, building an aircraft that the enemy simply could not see. Not on radar. Not on infrared. Not on anything. The F-35 was not just a fighter jet. It was a theological statement. America’s way of saying: we have moved beyond the reach of your missiles, your sensors, and your prayers.
Iran apparently didn’t get the memo.
Somewhere over Iranian airspace on March 19, 2026, an IRST system, infrared search and track, the kind of sensor your grandmother could probably explain, looked up, found the F-35, and locked on. Not because Iranian engineers are geniuses. Because the F-35, it turns out, is extremely hot. All that engine. All that thrust. All that carefully sculpted stealth geometry, and the bloody thing glows like a kettle.
The heat signature data Iran now holds is not just embarrassing. It is a gift that keeps giving. To Moscow. To Beijing. To every procurement ministry on the planet that has been quietly wondering whether to spend the money on systems designed to kill this aircraft. The answer, as of this week, is yes.
And here is the bit that should really worry the Pentagon. You can patch software. You can redesign coatings. You cannot reprogramme a pilot’s brain. Every F-35 driver who takes off from here on knows, actually knows, that someone down there might be able to see them. That changes everything about how they fly. Caution replaces aggression. Hesitation replaces instinct.
Four hundred billion dollars. And in the end, it was done in by a heat sensor.
Tremendous.
Gandalv / @Microinteracti1
Despite there being no threat of any kind, the US submarine sailed away with no attempt to pick up survivors, leaving them to drown.
Breaking the first and holiest unwritten law amongst mariners.
🚨🚨🚨 Gugurnya Ayatollah Ali Hosseini Khamenei sudah dikonfirmasi oleh banyak media Iran, yang sebelumnya hanyalah "klaim" dari sisi Amerika Serikat dan Israel.
Klaim ini diresmikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan jajarannya, termasuk Gedung Putih. Israel juga langsung "menyambut" dan "membenarkan" klaim ini, membuat mereka berdua mencapai kesepakatan dalam membawakan narasi Ali Khamenei meninggal dunia karena serangan udara dan rudal yang mereka lakukan beberapa jam lalu. Tersebar juga narasi yang menyebutkan bahwa jajaran pejabat senior Amerika Serikat, termasuk Trump, dan Israel, sudah mendapatkan konfirmasi visual dari jenazah Ali Khamenei yang diambil oleh operative mereka di darat, membuat mereka akhirnya "percaya diri" untuk mengumumkan ini ke publik.
Di sisi lain, sudah beberapa jam berjalan, Iran, lewat beberapa sumber kanal berita dan televisi mereka, gagal melaksanakan pengumuman yang seharusnya dibawakan langsung oleh Ayatollah Ali Hosseini Khamenei. Ini menyebabkan kebingungan yang cukup terasa, bahkan diantara kalangan masyarakat Iran sendiri. Jika kita menganggap bahwa Ayatollah Ali Hosseini Khamenei ternyata masih hidup, Iran dihadapkan oleh pilihan yang cukup sulit, menampakkan pemimpin mereka untuk bisa "memerangi" misinformasi yang sudah diberitakan oleh Israel dan Amerika Serikat, namun ini menjadi pedang bermata dua yang membuat keberadaan Ali Khamenei terekspos, rentan.
Dengan Iran kehilangan pemimpin mereka, sudah bisa dipastikan bahwa penggantinya sudah disiapkan untuk naik menggantikan. Pertanyaan besarnya adalah, seberapa besar "efek" yang dirasakan oleh kalangan politisi Iran sendiri? Apakah masih akan menjalankan kebijakan pemerintahan Iran, se-keras Ayatollah Ali Hosseini Khamenei? Pasti Israel dan Amerika Serikat sudah melakukan dorongan lainnya di dalam, namun apakah akan berhasil? Jelas masih diragukan karena tidak se-mudah itu.
ISRAEL DAN AMERIKA MENYARANG IRAN!
Beberapa menit yang lalu, Ibukota Tehran dihantam oleh beberapa PGM dan rudal jelajah jarak jauh, secara langsung mengincar pusat pemerintahan Iran, dan pastinya tempat yang dicurigai sebagai lokasi pemimpin Iran, Ali Hosseini Khamenei.
#Indonesia 🇮🇩: #WestPapua National Liberation Army (#TPNPB) tried to shoot down the plane carrying Vice President Gibran Rakabuming Raka over #Yahukimo.
West Papuan fighters, who attacked the plane, were armed with a 5.56mm #NATO AR-15 carbine and Craft-made bolt-action rifles.
FOTO PRESIDEN MADURO YANG 'DICULIK' AMERIKA
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sudah merilis foto terbaru dari Presiden Maduro yang berhasil mereka 'culik' dari jantung negara Venezuela, Ibu Kota Caracas, beberapa jam yang lalu. Setelah dibawa dengan menggunakan helikopter milik 160th SOAR "Night Stalker", Maduro dibawa ke kapal Landing Helicopter Dock USS Iwo Jima, untuk kemudian dibawa ke landasan udara terdekat, dan diterbangkan ke Amerika Serikat.
Saat ini Maduro sudah tiba di New York, Amerika Serikat, dan dengan tidak adanya korban (yang sejauh ini dilaporkan) dari pihak Amerika Serikat, kita bisa berkata bahwa operasi semi klandestin ini berjalan dengan sukses. Peran pasukan khusus, kavaleri udara, HUMINT dari badan intelijen, ELINT, SIGINT, SEAD, dan diplomasi di "bawah meja", semuanya bekerja sama sebagai tim yang terbukti efektif, memang mengerikan.
Ada peluang yang sangat besar untuk Amerika Serikat bisa menekan pemerintahan Venezuela yang mungkin akan diwakili oleh wakil presiden mereka, itu pun dengan anggapan bahwa CIA belum melakukan lobby dengannya (kemungkinan sudah), sehingga nantinya Amerika Serikat bisa lebih menekan mereka, mengubah arah kebijakan Venezuela ke arah menguntungkan ekonomi dan politik Amerika Serikat (ya, minyak termasuk).
Footage showing a massive explosion earlier at Higuerote Airport in the State of Miranda, Northern Venezuela, with the secondary explosions and fire suggesting a strike against a surface-to-air missile launcher with the Venezuelan Air Force.
Full-scale military operations appear to be underway against Venezuela, with dozens of helicopters with the U.S. Army spotted over the capital of Caracas.
🚨⚡️During a wedding in Indonesia, the groom's ex-girlfriend went up to the podium during the photo session and tried to kiss his hand in front of the bride.
The bride's reaction was immediate.
"Senjata" yang digunakan oleh pelaku teror di SMAN 72, Jakarta Utara, nampaknya adalah spring airsoft murah yang ditulis dengan berbagai hal bodoh (pelakunya pun mati dengan terhina). Mohon jangan sebar foto/video korban dan jangan sebut nama pelaku, kita buat aksinya sia-sia.