β lalu untuk apa aku diajak terbang, jika pada akhirnya aku dijatuhkan?
Mengapa kau genggam begitu erat, jika kemudian hari aku hanya jadi bagian dari kehilangan? β
β Pelukanmu β
Mungkin tak lagi senyaman dahulu, tak lagi hangat yang ia nanti.
Mungkin itulah sebabnya ia tak lagi berharap, sebab yang dulu menenangkan kini hanya bayang samar yang ingin ia lupakan.
β HUJAN β
Ia tak pernah menghakimi, hanya turun dan mendengarkan.
Dalam rinainya, kesedihanmu luruh perlahan, menyatu dengan bumi tanpa jejak. Dan dalam dinginnya, kau belajar menghangatkan diri dengan harapan yang baru seperti embun yang menanti mentari.
Long story short sudah tidak ada kabar dari mereka satu sama lain. Baru2 ini dapat kabar kalau orang tersebut menjelek2 an temannya yang dimana teman seperjuangan yang mati2 an mendahulukan orang tersebut dibanding keluarganya.
β kamu kabur aja lari ke desa, biar ngehilang dari radar investor β
Teman tersebut makin marah dan membalas omongan tersebut dengan
β kamu aja yang lari, biar aku aja sendiri yang menghadapinya. Aku bukan kamu yang selalu lari dari setiap masalah β