Buzzer, termul, berteriak, berkotek, menyalak berisik:
P21. P21. P21.
Bahkan sebagian sudah menggelar pesta.
Seolah itu akhir.
Seolah itu vonis sebelum pengadilan berbicara.
Tapi di dalam diamku…
aku tahu, ini bukan akhir. Ini justru permulaan dari ujian yang sesungguhnya.
Aku masih diberi kewajiban Wajib Lapor ke. POLDA.
Sudah 7 bulan mwnjadi Tahanan Kota.
Setiap minggu di sela-sela kesibukanmu bersiap Ujian S3.
Aku hadir tak pernah mangkir.
Kuhikmati,
Setiap langkah kakiku ke kantor polisi untuk wajib lapor,
bukan sekadar prosedur.
Langkah ini adalah pengingat
bahwa kebenaran sering kali harus berjalan sendirian,
di tengah riuhnya tuduhan dan kebisingan opini.
Aku tidak lari.
Aku tidak bersembunyi.
Aku datang. Berkali-kali. Puluhan kali. Dengan kepala tegak.
Karena yang aku bawa bukan sekadar argumen,
tapi keyakinan.
Mereka mungkin punya kekuasaan untuk menetapkan status.
Tapi aku punya sesuatu yang tidak bisa mereka sentuh:
ketenangan hati yang tahu,
bahwa aku tidak berdiri di atas kebohongan.
P21?
Silakan.
Jika itu jalan menuju pengadilan,
maka biarlah pengadilan menjadi tempat di mana semuanya dibuka
tanpa framing, tanpa manipulasi, tanpa narasi yang dipelintir.
Aku tidak takut pada proses.
Aku hanya takut jika kebenaran dibungkam.
Dan selama aku masih bisa melangkah,
masih bisa berbicara,
masih bisa berpikir…
maka aku akan tetap berdiri.
Bukan karena aku ingin melawan,
tapi karena aku tidak bisa memilih untuk diam melihat kebathilan.
INDONESIA ITU
Nikel: No 1 dunia
Timah: No 1 dunia
Batu Bara: No 2 dunia
Tembaga: No 5 dunia
Emas: No 6 dunia
Bauksit: No 6 dunia
Tapi Kenapa Masih Ada Anak Negeri Hanya untuk sekolah saja sulit
Apa karna Kebodohan & Kemiskinan sengaja dipelihara agar mereka lama berkuasa ??
Ingin tahu perbedaannya gubernur asli pilihan warga DKI hasil pilkada dgn gubernur hasil tunjuk jokowi...ini dia.
Gubernur asli membuat dan berguna hasilnya.
Gubernur tunjukan merubah dan bikin ruwet.
P21 AKAN LAHIRKAN PAHLAWAN BARU
Jika sampai kasus Ijazah Palsu dipaksakan P21 -entah bagaimana cara dan butuh berapa banyak uang Jokowi untuk menggoalkan sidang,
Maka ini adalah siklus alam untuk lahirnya Para Pahlawan generasi baru
dr Tifa, Dr Roy Suryo, apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan,
Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global.
Karena sidang akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Bayangkan: Mantan Presiden melawan Ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa Ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah Ijazah palsu!
Alih-alih niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama mereka.
Malah persidangan, yang jika terjadi, akan makan waktu bertahun-tahun
Adalah panggung yang dahsyat dan menggetarkan, dan menghidupkan jiwa kebangsaan, amar ma'ruf nahi munkar, dan menggelorakan fastabiqul khairat.
Alih-alih memulihkan nama baik Joko Widodo, bahkan akan menjerumuskannya makin dalam ke jurang gorong-gorong.
Karena, panggung sidang akan dipakai dr Tifa dan Dr Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan makin membuka Ijazah ini makin terang benderang, dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi Ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden.
Bahkan bukan sekedar itu. Dr Tifa dan Dr Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985. Yang kuliah di jurusan Teknologi Kayu yang tak pernah ada di muka bumi. Yang kebingungan membedakan antara Dosen Pembimbing Akademik dengan Dosen Pembimbing Skripsi.
Siapa orang ini sebenarnya. Akan terbuka di persidangan itu.
Penelitian kami sudah lengkap.
Demikian juga dengan penelitian para Ilmuwan yang lain: Dr Bonatua Silalahi. Dr Leony Lydia dkk, Prof Tono Saksono, Dr Ridho Rahma di, Prof Henri Subiakto, Profesor Zainal Muttaqien, Profesor Din Syansuddin, Begawan Rocky Gerung, Budayaaan Mohammad Sobary, dan Para Guru Besar Top Tier, si genius Topi Merah dll yang dengan senang hati akan membantu memberikan penjelasan sejelas-jelasnya.
Jika memang mau niat dan berani sidang.
Komandannya dari AS, tapi malah ga ngirim pasukan sama sekali 🙈. Tugas pasukan ISF diantaranya melucuti senjata pejuang Palestina, menghancurkan terowongan bawah tanah dan embargo senjata agar tdk ada senjata baru yg masuk ke Gaza. Duh...mau-maunya dikerjain AS & Sirewel utk menghabisi para pejuang Palestina...Astaghfirullah 😭
Copas:
Postingan ini penting
untuk dishare disebar.
Untuk Presiden, Menlu.
Dan yang paling utama untuk saudara kami
TNI yang kami cintai.
DISCLAIMER
Tulisan ini dibuat untuk
mengantisipasi bahaya adu domba, karena kami cinta pejuang Gaza, kami cinta TNI, sebab TNI dari kami oleh kami untuk kami.
Tolong dibaca dengan teliti.
Contoh kemungkinan :
Jika saya adalah tentara Israel, saya akan berkostum H4m4S dan melukai TNI. Saya ciptakan narasi H4m4S serang TNI. lalu saya akan umumkan ke publik
" Kami Israel mengecam
serangan H4m4S ke saudara kami Tentara ISF dari Indonesia, mereka tentara Indonesia adalah saudara kami ".
Kami yang pro palestina saja
bisa berfikir licik begini, apalagi tentara terkutuk yaitu
IDF sendiri ?
Bagaimana pihak Menlu akan
antisipasi urusan ini ?
karena kami cinta Pejuang Gaza, cinta TNI Indonesia.
Karena jujur saja, kami tidak akan percaya pejuang Gaza serang TNI.
Jika Menlu RI juga berani berkata
demikian, yaitu berkata : "Saya Menlu juga tidak akan percaya pejuang Gaza serang TNI ".
Maka terjawab sudah
kekhawatiran kami, bahwa kalian sudah tahu siapa Israel sebenarnya.
Jika ada yang berkata : Belum
terjadi jangan terlalu jauh, mikir kesana.
Maka kami katakan : orang - orang yang berkata itulah yang kurang jauh sendiri, Israel telah membunuh 600 lebih warga sejak gencatan, melakukan lebih dari
1500 pelanggaran, dan ahli propaganda. Kami butuh antisipasi urusan-urusan tadi.
Sc: gazaupdate