@damia0812 sejam pertama tu biasanya kita boom views. ini emang krna jamnya sih. 😭 harusnya kalo niat malem ya jam 7 lah. nape jadi tengah malem gitu 😭
DONT LET THEM INCREASE THEIR %..!!!
JUST IMAGINE YOURSELF VOTING FOR MAMA DAESANG = 5VOTES PER ACCOUNT PER DEVICE =MNET APP(use multiple devices its so easy)
WE NEED TO MAINTAIN HUGE GAP TO DECREASE THEIR PREVOTE SCORE=MEANS HIGH CHANCES FOR BLOODY PARADISE TO WIN THE TROPHY
not gonna lie, i don’t want to see like distribution discussion in my timeline. the album is great and each member was highlighted in a way, i don’t really see a reason to be getting heated over it when i’m sure the difference is not even that big. it truly can’t be even 😭
aku kayaknya mulai merasakan mentally exhausted karena berita buruk indo deh. mau gak baca berita, tapi jadi sama aja tone deafnya dong kayak pemerintah.
gini bgt wni 💔💔💔
And even more sad, kemaren adalah HARI 'ULANG TAHUN' ORANGUTAN sedunia 🦧
Dan para Orang Utan di Indonesia itu diberikan 'hadiah' ulang tahun dengan cara yang paling tidak pernah dibayangkan oleh mereka, kita dan semuanya.
================
Kemarin dunia sibuk merayakan Hari Orang Utan Sedunia, bikin unggahan manis, dan saling mengingatkan betapa berharganya primata yang satu ini.
Tapi kalau diliat apa yang terjadi di lapangan, kado yang diterima orang utan di Kalimantan jujur bikin semwa orang geleng-geleng kepala.
Rumah mereka bukan cuma dipangkas, tapi benar-benar dibumihanguskan oleh bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang tanpa solusi tuntas 🔥
Bayangkan, di saat mereka harusnya dilindungi, udara yang mereka hirup justru penuh asap pekat dan habitatnya hangus jadi abu. Sementara itu, pemerintah seolah-olah cuma bisa sibuk bagi-bagi imbauan dan rapat koordinasi yang hasilnya itu-itu saja, seakan kabut asap dan jeritan satwa liar cuman takdir tahunan yang wajib diterima 🙃
Lucu rasanya melihat bagaimana narasi "penanganan karhutla" selalu digaungkan, tapi setiap tahun apinya tetap saja melahap rimba terakhir kita 😂
Di panggung global, kita bangga mengaku sebagai paru-paru dunia dan rumah bagi spesies langka. Tapi di tanah sendiri, pembiaran dan lemahnya penegakan hukum terhadap pemicu karhutla membuat orang utan Kalimantan harus meregang nyawa, terkepung api tanpa punya tempat untuk lari.
Mungkin buat para pembuat kebijakan, asap tebal ini cuma gangguan jarak pandang sementara, dan orang utan yang mati cuma sekadar 'kerugian ekologis' di atas kertas. Toh, mereka nggak bisa ikut nyoblos atau protes ke kantor gubernur apalagi menteri dan presiden, kan? 🤷♂️
Kalau setiap Hari Orang Utan Sedunia hadiahnya selalu kabut asap dan hutan yang membara, jangan kaget kalau sebentar lagi kita cuma bisa pamer orang utan dalam bentuk patung (dan emoji 🦧) — karena yang aslinya sudah habis oleh kelalaian kita sendiri.
Aku sendiri sudah sejak 2025 lalu menjadi orang tua asuh untuk salah 1 bayi Orang Utan jantan bernama Galaksi (you can read full story of Galaksi and adopt one for you too at https://t.co/wKp2OHeuZD )
Kalo Galaksi kenapa-kenapa I swear I will mentioning your name in every prayer of mine, Mr Prabowo and Co.
God, please forgive us.
https://t.co/aK17fs4Bkb
you all should be more mad at (i n d 0 n esia) government because their inaction and complicity is killing one of the largest tropical forests in the world
anjirr ini gila sih soal bantuan di ntt:
- camat lamba leda utara marah ke pegawai bnpb
- dia ngerasa terus-terusan ditekan buat bagi bantuan ke 21.171 jiwa di wilayahnya
- padahal bantuannya gak cukup
- katanya dia denger pegawai bnpb laporan seolah bantuan di wilayahnya udah cukup
- padahal dia sendiri gak tau cara bagi bantuan itu ke semua warganya
- karena memang gak cukup