gua nih beneran gedeg banget sama kasus yang lagi rame sekarang, GEDEG YANG SAMPE MAU NANGIS ANJ. maksud boti hunters tuh apaan? mukulin orang di malem hari dan nyiram air kencing tuh apaan?????
ngerasa udah pada bakalan masuk surga apa gimana? kenapa bisa punya kepikiran sejahat itu ke sesama manusia?
eh buat lu semua yang setuju sama tuh komunitas (?) pada nyebut deh sumpah, mending pada fokus ibadah dah jujur.
“Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara. Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di inggris. Tidak ada satu pun negara di dunia yg program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan. Dari semua program perlindungan sosial di seluruh dunia, MBG adalah program terbesar dari segi anggaran, inefisiensi dan potensi korupsinya, di seluruh dunia.”
Video ini adalah paparan paling clear soal kekacauan tata kelola embege. Kalo ada yg nanya “emang apa salahnya sih embege?”, cukup suruh nonton video ini.
demi apapun MARAH BANGET waktu liat postingan twibbon mpls ini. adeknya good looking dan isi komennya full of pedo. mind you, dia BARU LULUS SD mau masuk smp. isi komen2nya kaya
"adek sini ikut aunty"
"umur hanyalah angka 💍 "
disgusting. sinting orang-orang! 🤮🤮
poinnya bukan di dia transpuan atau lgbt, tapi aksi kekerasannya. hari ini transpuan yang lagi cari uang aja bisa kena, besok cowok yang pake baju pink aja bisa kena kali ya karena dikira lgbt🥴 gaada bedanya sama aparat, sama sama menjijikan.
Kasusnya sama kok kek 65-66 dan 1998, tinggal diganti aja gay/botinya jadi simpatisan/anggota PKI atau Cina
Ini pentingnya belajar sejarah, biar ga keulang-ulang mulu yang begini.
you guys homophobes are actually so fucking stupid
sekarang makin banyak konten template di aplikasi bodoh sebelah yang bilang trail run atau hiking itu "olahraga yang gaada botinya"
BENERAN SEBODOH ITU YA PEMIKIRANNYA?
sexual orientation has nothing to do with hobbies, sports, or professions. my gay friends could easily smoke your ass in a trail run, so stop acting like you're special
like i genuinely don't understand, we are literally everywhere. guru lu bisa aja gay, chef favorit lu bisa aja lesbian, tetangga lu bisa aja trans. pendaki gunung, pelari trail, atlet, dokter, tentara, programmer, montir, polisi, dosen ga ada SATU PUN olahraga, hobi, atau pekerjaan yang eksklusif buat orang straight
udahin deh ngerasa superior cuma karena orientasi seksual lu, touch some fuckin grass
"as a woman I have so much empathy for my mother, but as a daughter I have so much anger"
resonated deep to me karena memang hubungan ibu-anak perempuan memang kompleks sekali, rasa sayang, rasa marah, rasa ingin memperbaiki, rasa ingin pergi jauh.. tumpah ruah jadi satu
tadi di fb nemu post ortu ngeluh biaya sekolah.
ada yg komen "cari sekolah sesuai kemampuan biar gak ngeluh."
aku bales, "yg kyk gini stop deh, masalah utamanya kegeser, lama-lama narasinya bakal sampe ke 'kalo gk mampu gk usah sekolah'."
scroll dikit.
BENERAN ADA YG KOMEN GITU.
Reminder jika kalian lupa kalau di tahun 2020 ada seorang youtuber bernama Ferdian Paleka, bikin konten prank sembako isi sampah ke transgender/boti/waria, u name it.
Dia jadi bahan hujatan netizen, jadi buron polisi, ditangkap, dibully, diplonco saat di dalam sel penjara.
Tapi coba lihat sekarang, seolah membenarkan diskriminasi terhadap minoritas. Kemana perginya akal sehat kalian 6 tahun lalu?
Benar untuk menerima perbedaan dan bukan penyimpangan, tapi apa yang membenarkan tindakan kekerasan yang kalian para "boti hunter" lakukan?
Gua yakin kalau Ferdian melakukan prank sampah hari ini, tidak ada dari kalian yang akan menyalahkannya, mungkin justru akan didukung.
Padahal ada isu yang lebih besar sedang terjadi dan butuh perhatian.
i’d rather share a table with the poor, lesbians, gay men, trans people, sex workers, and everyone society calls “undeserving” than spend my life around people whose faith has become an excuse for arrogance and condemnation.
Kalo dipikir sih jargon "kami menerima perbedaan, bukan penyimpangan" itu omong kosong. Sebelum ada narasi boti-botian ini, perbedaan nyatanya ga diterima. Kasus rasis dan intoleran masih terlalu banyak.
Di AS baru kejadian seorang penumpang diturunkan karena ponselnya mengeluarkan suara Adzan. Gw rasa otoritas AS menerapkan apa yang lo sarankan ini ya.
Lo pasti menolak tindakan AS, tapi kelakuan lo sama kayak mereka.
Sekali lagi, tidak pernah ada yang namanya gerakan "normalisasi LGBTQ". Yang benar itu gerakan menghapuskan segala bentuk persekusi dan diskriminasi pada kelompok LGBTQ. Sama seperti gerakan anti-rasisme atau toleransi beragama yang sudah ada sebelum-sebelumnya.
gue capek ya baca argumen "hiv" pdhl banyak jg kasus straight yg nularin hiv ke pasangannya. coba liat brp byk istri sah, baik-baik, ga pernah macem-macem eh karena lakinya main di blkg akhirnya nularin hiv ke istrinya, bahkan afaik ada yg smp nurunin ke anak
mengatasnamakan Tuhan but please tell me dasar apa yang memperbolehkan:
- MENELANJANGI PEREMPUAN
- PIPISIN MANUSIA LAIN
yang kamu sembah itu Tuhan atau kepuasan dirimu sendiri? gaada bedanya lu lu pada sama israel
Sbg org yg beragama katolik di KTP, gue yakin Nabi Muhammad itu ril baik dan memang diutus Tuhan alias ga ada hukum yg aneh2 dr dia tanpa konteks.
Cuma masalahnya ilmu yg nyebar di tanah ini uda banyak kecemar krn (so-called) guru yg kurang paham konteks / cm asal berdogma.