reading acc / rant sometimes | 🐯🐻 | the folls ratio might be unsexy but u can trust my TASTE in au reco!! — i hype mh in my other accs, so pls don’t judge
@iluvvsunn well i love everything but i tend to not read abo or too much violence/harsh words. pinning, slowburn, rich people, university student or working, intensely in love, eventual happy ending, those would do 😊
i know it’s the whole different situation and pretty extreme case to be compared but if we follow the same logic, you’ll understand what i mean. that’s why this is so frustrating.
sorry banget kalo harus pake contoh ini biar fans indo lebih paham.
kalian kesel kan kalo kita mengkritik pemerintah lalu dituduh “antek-antek asing semua nih yg kritik” or dibalas “nyenyenye”. cape tau dituduh memanfaatkan situasi buat hate, pdhl mah kita CINTA anjir.
Jujur respons cepat dari pihak label emang patut diapresiasi karena mereka langsung ambil tindakan buat maju duluan kasih klarifikasi dan pernyataan maaf tapi di balik itu semua, masalah ini sebenarnya bisa jadi bahan perenungan yang besar buat kita semua sebagai penggemar. Kita harus mulai bisa membedakan mana bentuk rasa sayang yang sehat dan mana pembelaan yang malah merugikan semua pihak. Kalau idol melakukan kesalahan, ya kita harus berlapang dada untuk mengakui bahwa hal itu memang salah, tanpa harus sibuk mencari pembenaran atau tameng dari sisi kebaikan dan sisi religius yang dia punya selama ini. Dia tetap manusia biasa yang gak luput dari salah dan mengakui kesalahannya tidak akan mengurangi fakta bahwa dia adalah orang baik.
Kita juga harus paham bahwa isu-isu sosial atau global seperti ini sebenarnya jauh lebih mudah dijangkau dan dekat dengan lingkungan mereka di sana, jadi sudah seharusnya ada kesadaran yang lebih tinggi. Sebagai fans yang bijak, tugas kita bukan membela tanpa henti secara defensif sampai menutup mata pada kenyataan, tapi justru ikut mengedukasi diri sendiri.
Jangan sampai karena rasa penasaran yang kurang atau keinginan untuk terus-terusan melindungi idol, kita malah terkesan abai dan menormalisasikan hal-hal yang sensitif bagi sebagian orang. Menegur atau tidak mendukung tindakan yang keliru itu juga merupakan bentuk kasih sayang supaya ke depannya bisa sama-sama belajar dan berkembang menjadi lebih baik lagi.
Di sisi lain, buat pihak-pihak yang dari awal memang sudah tidak suka dan sengaja memanfaatkan momen ini cuma buat cari celah untuk menyudutkan, mending gak usah kita ladeni sama sekali. Masalah ini sangat sensitif dan mencakup sejarah luar yang mungkin tidak kita ketahui secara sepenuhnya atau secara mendalam. Mereka yang masih sibuk memanaskan suasana dan terus menyudutkan padahal klarifikasi resmi sudah ada itu sebenarnya cuma orang kurang kerjaan yang sengaja mencari panggung.
Jadi, daripada kita ikut emosi dan memperpanjang perdebatan yang tidak ada ujungnya dengan mereka, lebih baik kita fokus untuk membuka pikiran, saling mengingatkan dengan bahasa yang baik, dan menjadikan momen ini sebagai pembelajaran bersama agar ke depannya kita bisa menjadi penggemar yang jauh lebih dewasa dan cerdas dalam menyikapi segala sesuatu.
contoh lain, ini agak ekstrem sorry.
pas dollar turun dikit atau pas ada koruptor yang ketangkep. ada pihak-pihak yang langsung nge-glaze dan overproud sm kinerjanya. padahal itu memang sudah sewajarnya. bahkan bs dicegah dari awal supaya gak kejadian. kan mau ngamuk ya rasanya.
i agree with the overall point, but i think this part should be corrected.
there’s no official statement/evidence suggesting that he’s planning to make religious music. let’s not add misinformation, which is unnecessary when the rest of the thread already makes a solid point.
like if you don’t understand the degree of seriousness of the issue, then please just stop talking.
there’s no need to immediately start reassurance campaign. sometimes all that glazing does is making an already frustrating situation even more irritating for everyone else.
i know u won’t believe it even if i start with “i love mark”. but i genuinely hope all my markfs friends read this well-written thread. let’s do a little self-reflect. most of the time it’s the fans that make things blown out of proportion cuz yall basically rage baiting ppl.
jujur, capek banget liat fans indo masih ada aja yang belain Mark tiap ada kontroversi. dulu gue biasin dia, tapi pas dia collab sama mcd pas lagi kenceng-kencengnya boycott, trs skrg dia kena masalah soal ini. gue gak bisa menutup mata. it just feels so wrong😔
guys! basically, ga ada satupun tuntutan demo yang didengarkan:
MBG jalan terus,
Pertamax harga segitu aja sekalipun BBM internasional turun,
Belum ada reshuffle,
Ga ada usaha efisiensi APBN,
Ga ada perubahan UU TNI dan Polri,
dan sampe hari ini Prabowo ga mengakui apapun sebagai kesalahan.
and imho, they have every right to do so. to forgive or not.
i personally didn’t know anything abt the symbol either, and i swear i went to some of the best school & uni in my country (i grew up in SEA). BUT yea that’s exactly why i don’t think i can judge ppl abt how they feel
The Upper Room has already released a statement apologizing for what happened. They got straight to the point without beating around the bush and promised to improve, and yet there are still people who aren't satisfied
i hope the fandom can learn how important our voices and concerns actually are from this issue. we hv more power than you think, holding them accountable IS an act of supporting them.
one last thing. koreans always hold idols accountable for wearing red or blue, or doing kyuu of peace pose during election period, and both of these are common colors and poses, now imagine a whole ass flag. exactly. so please with all due respect let’s do some research before wearing anything moving forward @upperroomlabel 🙏 it’s common sense as a public figure