Dear @UNICEF,
Indonesian children should never be used to advance any political agenda or government campaign. Indonesia's Child Protection Law emphasizes that every child has the right to be protected from exploitation, violence, discrimination, and any activity that may jeopardize their best interests. Involving elementary school children in public rallies, asking them to carry campaign-style signs or chant political slogans raises serious concerns about whether their rights are being respected.
Children can’t meaningfully consent to political participation. Schools should remain safe spaces for learning—not places where students are mobilized to endorse government policies.
We urge independent monitoring to ensure that children's rights are fully protected and that no child is used as a tool for political messaging.
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
Semoga suatu hari kelak negeri ini kembali dipimpin oleh insan-insan yang mengerti bahwa kekuasaan bukanlah senjata untuk menundukkan rakyat, melainkan janji suci untuk mengabdi kepada mereka.
Guys, who knows there is someone who needs his father's energy, can be helped guys, Jakarta area ya I met his father a while ago, and his face seems weak like that Please do not have bad intentions to his father🙏🏻
semoga ada orang baik disini🙏🏻
sc:threadssantaclaudiasitepu
Israel is doing to Lebanon what they did to Gaza…
A FATHER AND SON KILLED FOR WALKING HOME.
They didn't carry weapons; they carried memories and a simple dream of going home.
btw…ini anaknya udh ditemukan meninggal dunia (dibunuh oleh pelaku) dalam keadaan tubuh bengkak dan penuh biru biru.
pelakunya juga udh ketangkep.
innalillahi wa inna ilaihi rojiun😔
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
jangan jahat jahat sama mereka ya guys
Mereka kerja buat menyambung hidup,
bukan memperkaya diri
setidaknya tidak ngemis
atau korupsi ngerusak alam
cc:threadkerjasantuy
Di usia 72 tahun, ia tidak mencuri untuk serakah, ia hanya mengambil sedikit getah karet agar istri dan cucunya tak kelaparan. Saat tak ada yang mau menolong, hukum datang lebih dulu daripada belas kasihan. Semoga keadilan hadir dengan hati, agar Kakek Mujiran bisa menghabiskan sisa usianya di rumah, bukan di balik jeruji.
#KeadilanBukanHanyaAturan