FRIENDLY REMINDER THAT WE LITERALLY DEPEND ON TREES, CLEAN WATER, HEALTHY SOIL, AND STABLE ECOSYSTEMS TO EXIST. THAT'S NOT AN OPINION, IT IS HOW LIFE WORKS. STOP TREATING OUR FORESTS, RIVERS, OCEANS, AND WILDLIFE LIKE THEY'RE REPLACEABLE
FRIENDLY REMINDER THAT WE LITERALLY DEPEND ON TREES, CLEAN WATER, HEALTHY SOIL, AND STABLE ECOSYSTEMS TO EXIST. THAT'S NOT AN OPINION, IT IS HOW LIFE WORKS. STOP TREATING OUR FORESTS, RIVERS, OCEANS, AND WILDLIFE LIKE THEY'RE REPLACEABLE
lagi doom scrolling, suddenly i stumbled upon a post menjelaskan lafadz الفراغ (al-faraagh), yang berarti “kekosongan” atau “waktu luang”, berasa ditampar bacanya.
katanya, al-faraagh ini adalah salah satu ujian terbesar buat kita. ketika kekosongan ini dibiarin tanpa ada arah, bisa jadi pintu masuk bagi waswas, kecemasan, depresi, overthinking dan perasaan tersesat. hati yang kosong lebih gampang membesarkan kejadian-kejadian kecil, mengulang-ngulang luka lama, tenggelam dalam kesedihan, merasa sesak tapi gak tau sumbernya, sibuk memikirkan kekurangan diri, ingin mengakhiri hidup, merasa rendah diri, dan dihantui pikiran-pikiran yang gak ada habisnya.
seringnya kan kita ngira yang harus kita lawan tuh perasaan gak nyaman, anxiety, depresi, etc. tapi jarang dibahas kalau semua itu bisa diperparah dengan hati yang kosong. kosong dari amal, kosong dari dzikir, kosong dari tujuan.
para ulama juga sering banget ngingetin kalau banyak maksiat bermula dari waktu yang luang. soalnya hati yang kosong tuh sebenernya akan selalu terisi oleh sesuatu, kalau bukan dengan hal yang mendekatkan kita kepada Allah, maka sesuatu yang lain akan mengambil tempat itu.
maybe that is why healing is not only about removing pain, but also filling the emptiness with what brings your heart closer to Allah.