Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Profesor Kadri, menilai kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS ini harus ditempatkan secara proporsional sebagai tindakan individu, bukan institusi.
βMenurut saya persoalan ini kita letakkan sebagai oknum. Tidak bisa ditarik ke institusi. Tidak bijak. Harus diletakkan sebagai oknum,β ujarnya.
Baca selengkapnya
β¬οΈβ¬οΈβ¬οΈ
https://t.co/S98k4Fh22A
@neohistoria_id Kalau kelen di Depok, mending orang ke perpus UI aja sekalian gak sih?
Koleksi sejarah kelen gak ada yg unik. Misalnya gak ada gitu tulisan tangan Eva Arnaz atau surat-menyurat Barry Prima ke Menteri Joop Ave gitu? Hihihi...
Bagi civitas UI yang datanya disalahgunakan untuk mendukung bakal calon tertentu dari jalur perseorangan, padahal tidak demikian adanya, Sobat bisa lapor ke tautan berikut utk bisa dikawal bersama. Ayo jaga integritas pilkada kita. https://t.co/0ARuROz9cU
Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dulunya terdiri dari kode fakultas, kode tahun masuk, kode jurusan, nomor absen, dan kode input komputer.
NIM gw 0705040371
07 >> FIB (FE 06, FISIP 09, dsb)
05 >> tahun masuk 2005
04 >> jurusan Sejarah
037 >> Absen
1 >> kode input/ atau apalah itu.
Jadi gw hapal dengan NIM temen gw namanya Prihandoko @prihandoko25 krna absennya setelah gw, NIM-nya 070504038X π
Nah gak lama kemudian diganti jadi ga pake kode fakultas dan jurusan lagi.
PSSI mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPR RI Puan Maharani yang telah menandatangani dokumen naturalisasi atas nama Ragnar Oratmangoen,Thom Haye, dan Maarten Paes.
Sebelumnya Komisi X dan III juga telah menyetujui permohonan pewarganegaraan ketiga pemain tersebut pada Kamis (7/3). PSSI pun mengapresiasi atas bantuan Komisi X dan III DPR RI selama ini.
ββPSSI juga mengucapkan Terima kasih kepada Komisi X dan III DPR yang selama ini selalu membantu PSSI terkait program naturalisasi. Terima kasih juga kepada Ketua DPR, Puan Maharani yang telah menandatangani permohonan pewarganegaraan ini,ββ kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.
π² Selengkapnya di website https://t.co/eCJmW3ZcVu
#KitaGaruda
βΌοΈRanking partai dengan caleg mantan napi koruptor terbanyak, selamatβΌοΈ
1. Golkar: 6 anggota
2. Nasdem: 5 anggota
2. PDIP: 5 anggota
4. PKB: 4 anggota
5. Demokrat: 3 anggota
6. Perindo: 2 anggota
7. Hanura: 1 anggota
8. PPP: 1 anggota
Behind us all, lie emotional days. Days of frustration, days of disappointment, days of emptiness. Rarely has a day taken us so emotionally as last Saturday.
But there were also many moments where our fans, our players, our coach - all of you - showed what this club is all about with words and actions: Borussia Dortmund stands firmly and faithfully together.
Yes, our dream has been shattered. But not our club. We will stand up again. Even louder. Even stronger. Even hungrier. And we will give everything we have in us.
THANK YOU to the best fans in the world!
Nur der BVB! No matter what.