Burhanuddin Abdullah (@Gerindra) terjerat kasus korupsi penyalahgunaan dana milik Yayasan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI) sebesar Rp100 miliar, sekarang diberi jabatan untuk kelola aset negara.
Mari kita ragukan Prabowo yg sibuk bilang mau berantas korupsi.
NAIKKAN GAJI KAMERAMENNYA SERU BANGET WOI, SUKAAA 😭🤣
“aduh..kaki saya kejepit pak”
“disini banyak minuman alkohol pak”
“woi kamera saya rusak pak”
jujur greget banget liat petugas ombudsman dihalang-halangi mulu. kayakk….itu lagi menjalankan tugas woi, ketahuan banget lagi menutup-nutupi bangkai.
untung ibunya langsung gercep masuk, disinilah memang pentingnya peran perempuan 😌
btw jadi ingat film joko anwar 😃☝🏻
#Ombudsman #LapasCibinong
JERITAN TANPA SUARA ORANGUTAN
Seekor Orangutan bergelantungan di pohon-pohon kering tengah malam pada Jumat (25/9) di perbatasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Ramban dan PT.MJSP. HTR Ramban berada di Dusun Ramban, Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur.
Beruntung tim WRU SKSDA 2 dan Orangutan Foundation International (OFI) melakukan penyelamatan di lokasi keberadaan orangutan berupa vegetasi sawit yang masih terbakar.
Orangutan yang diberi nama “Sindi” berjenis kelamin betina, berumur sekitar 20 tahun dengan berat 32 kilogram.
Selanjutnya Sindi dibawa ke Pangkalan Bun dan saat ini berada di Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ).
Ke depan Sindi akan dikembalikan di alam Lamandau tepatnya di Site Sungai Teringin SM Lamandau.
📹: bksda_kalteng
TIDAK DILIPUT MEDIA NASIONAL: KARNA SUMATERA TIDAK DIANGGAP INDONESIA
BREAKING NEWS.
Hujan yang sudah turun dengan durasi 1,5 Jam sudah kembali menimbulkan banjir dengan volume yang mengkhawatirkan di Bona Lumban, Kec.Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Video yang diambil ini berada pada tanggal 26 September 2026, dan kami lampirkan video kondisi Bonalumban saat ini.
Harap waspada
MENGAPA KABAR ERUPSI GUNUNG INI TIDAK RAME YA😭
Gunung Marapi, Sumatera Barat tadi malam meletus menyemburkan abu sampai 1000 METER dari atas puncak.
Bukit Tinggi dihujani abu vulkanik.
Stay safe semuaa🙏🏻
Dua begal motor ditabrak oleh suami korban menggunakan Mobil saat melarikan Motor Istrinya, Satu berduga pelaku dikabarkan MD , satu lagi kritis
📍Lumajang
📹: Gala_dong86
Semoga Penabrak tidak dijadikan tersangka
Kenapa jukir itu kadang ada yg berani ya karena setor ke oknum2 jadi merasa ada yg bekingin...
Padahal kalau bener mengelolanya kan bisa masuk PAD
Karena parkir itu bukan sekedar uang receh 2rb doang tapi kalinya ( jumlah kendaraan tiap parkir )...
.
Barbuk Korupsi Proyek MBG Dan Kopdes Hangus Terbakar?
"Kebakaran dilaporkan terjadi di kompleks Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selasa, 22/09"
KEPALA SEKOLAH DICOPOT KARENA MENOLAK VENDOR 'TERTENTU'
Pencopotan lima kepala sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Tebingtinggi mendadak jadi sorotan. Pasalnya, langkah ini terjadi di tengah berjalannya Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 bernilai Rp2,44 miliar dari APBN.
Para kepala sekolah menduga pencopotan ini berkaitan erat dengan penolakan mereka untuk memakai vendor tertentu yang diduga telah diarahkan.
Kelima kepala sekolah yang dicopot adalah:
Elisa Lubis, S.Pd (SDN 163094) — Anggaran: Rp460 juta.
Tety Suryani, S.Pd (SDN 163095) — Anggaran: Rp531 juta.
Novi Rambe, S.Pd, M.Pd (SDN 163087) — Anggaran: Rp597 juta.
Riski Kurniawan, S.Pd (SDN 163084) — Anggaran: Rp540 juta.
Reni, S.Pd (SDN 166321) — Anggaran: Rp311 juta.
Elisa Lubis menjelaskan bahwa ia sengaja menolak arahan tersebut karena berpegang pada petunjuk teknis. Sesuai aturan pemerintah pusat, dana APBN untuk revitalisasi sekolah wajib dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah sendiri, bukan diserahkan ke vendor.
"Waktu itu saya dipanggil, saya diarahkan ke salah satu vendor, namun saya menolak karena mengikuti aturan yang tertulis bahwa dana revitalisasi ini dilaksanakan dengan mekanisme swakelola," ungkap Elisa, Sabtu (19/9/2026).
Sementara itu, Novi Rambe mengungkapkan sempat diminta untuk "loyal kepada pimpinan" dan dipertanyakan posisinya jika tidak.
"Saya disuruh loyal ke pimpinan dan ditanya masih mau jadi Kepsek lagi atau tidak," kata Novi.
Tety Suryani juga mempertanyakan nasib proyek di sekolahnya yang padahal sudah berjalan 70 persen, terutama soal pertanggungjawaban anggarannya.
Masalah ini menyita perhatian publik karena menyangkut uang negara. Jika pencopotan terjadi karena penolakan vendor, timbul pertanyaan besar mengenai siapa yang mengarahkan dan apa tujuannya. Sebaliknya, jika pencopotan murni karena alasan kinerja atau administrasi, Pemko Tebingtinggi dan Dinas Pendidikan diminta memberikan penjelasan secara terbuka.
Tidak terima dengan keputusan tersebut, kelima kepala sekolah menyatakan akan membawa kasus ini ke jalur hukum.
GUBERNUR MULAI MELAWAN PUSAT.
AKANKAH DIIKUTI KEPALA DAERAH LAIN?
Ketegangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Ketika kebijakan dari pusat dinilai tidak sejalan dengan kondisi serta kebutuhan daerah, muncul pertanyaan: sampai sejauh mana kepala daerah akan mengikuti kebijakan pusat?
Jika persoalan daerah terus menumpuk sementara pemerintah pusat dianggap belum memberikan solusi yang dirasakan masyarakat, bukan tidak mungkin tuntutan agar daerah memiliki ruang lebih besar dalam menentukan kebijakannya kembali menguat.
Situasi ini menjadi ujian bagi hubungan pusat dan daerah—terutama ketika kepentingan masyarakat di lapangan berhadapan dengan kebijakan yang dibuat dari pusat
Malam malam pernah ga kalian lagi enak tidur disuruh bangun dini hari memadamkan Api di sekitar rumah kaya mereka ini 🙁
Karena sdh hampir terbiasa dengan kejadian ini mereka selalu sigap apapun yg terjadi #savekalimantan
KARHUTLA BELUM HABIS LOH
SUDAH ADA ANGGOTA DEWAN YANG MAU NANAM SAWIT
BAYANGIN LOH, ANGGOTA DPRD, SEORANG WAKIL RAKYAT
Bukannya fokus ngawasin kinerja pemerintah dalam penanganan karhutla, malah dia sendiri yang mau bakar sisa lahan belum terbakar untuk DITANAMI SAWIT. GILAAAAAA !!!!
#PrayForKalimantan