Saya kira kementrian kebudayaan ada untuk menyiarkan budaya Indonesia keluar negeri, memperkuat diaspora seperti bikin Little India atau Chinatown, eh malah ngurus pengembalian patung dari luarnegeri
Satu hal yang menarik dari event bulutangkis Korea Masters ini adalah tulisan 'Ministry of Culture, Sport, and Tourism'. Pemerintah Korsel menyadari kaitan erat ketiganya, sehingga penting di bawah satu koordinasi. Di Indonesia, tiga sektor ini ada di bawah 3 kementerian.
Bagus kiranya Pemerintah Indonesia belajar dari Korsel yang sukses mengelola tiga sektor penting ini. Yang juga cukup jelas, tiga sektor ini bertumpu pada kaum muda.
Soal dinasti politik, tiba2 arahnya geser bahas soal @pandji, pdhal kenapa dinasti politik dibahas karena itu menyangkut ranah publik, kalo ranah privat mah bebas. Kenapa ranah publik kita perdebatkan karena ada uang pajak disana. Karena ada pertanggung jawaban anggaran dll.
Tony Blair explains the 3 key decisions Lee Kuan Yew took that made Singapore rich.
“Each one of them now seems obvious. Each one at the time was deeply contested.”
@_haye_ Betul, hasil perhitungan dinggap sah kalo di tanda tangani oleh minimal 3 penylenggaran, bisa PPK tingkat kecamatan atau komisioner di tingkat kabupaten, itu diatur di PKPU nya
Setelah Butet, ternyata pak Goen yg hebat itu tampil pertama kali di televisi dan kemudian menangis, menyesal mendukung Jokowi. Terlihat krkecewaan yg amat mendalam.
@AgusMagelangan Tadi baru ngisi seminar dengan siswa atlet di SMK, sang guru yang mantan atlet voli cerita, sekali main tarkam pemain level standart bisa main sekarang 1,5 juta, beda jauh dari 5 tahun yg lalu
Tp yauda lah yaa dijelaskan juga ga akan faham. Kalo dibilang langkah Jokowi memajukan Gibran sbg cawapres ga salah juga sekarang malah ga trima, trus emosi, gantian mencaci Jokowi.
Salah satu penyeselan saya adalah kadang melayani pedebatan orang yg merasa ngerti politik itu. Dia memakai sudut pandang nya yg awam sebagai sebuah justifikasi pemikiannya. Mirip konsumen yang komentar soal selera, suka atau tidak terhadap soal produk.