Hidup sama mertua dan 2 ipar cowok, jauh sama mama ayah, belum punya anak/PGD, kerja tapi lingkungan kerja toxic banget. Ibarat kata mau pulang bingung kemana, udah hilang arah banget.
Kalau saat ini lebih bertahan pada hal sederhana. sekedar nemu quots, nemu kutipan buku yang hangat, atau sekedar jadi admin saluran yang mungkin saja satu dua kalimatku bisa mengubah pemikiran dan sikap beberapa muridku
Kalau sekarang jujur banget mulai skip story ttg perkembangan anak-anaknya temen. Takut aja barangkali aku iri atau perasaan gak enakku bikin anak itu kenapa2. Tapi sesungguhnya aku cmn lagi belajar berdamai aja sama hal yang belum aku milikin ❤️
2026 ibuk sembuh dari kanker setelah bolak balik RS, 2026 rejeki suami membaik, hari liburnya pun normal, dan beberapa hal lain mulai membaik, namun trauma itu terus hidup, melihat pelaku-pelaku disekolah juga hidup dengan baik
Mereka membela korban dengan begitu keras dan menghukum pelaku dengan keras. Namun saat kejadianku mereka diam dan tetep hidup dengan pelaku, dan aku sbg korban hanya dianggap biasa, sedih banget ketika melihat hal itu.
Mungkin ada untungnya aku gak terikat p3k pw, agar terlepas
Halo apa kabar?
Aku harap kabarnya baik
Lalu harusnya dulu kita selesaikan dengan baik
Harusnya aku tidak membuka lembaran penyesalan, mengapa dulu tidak kita tutup dengan hal yang pasti
menurut gue another level of putus selain diselingkuhin adalah,
putus karena dia gak punya keberanian untuk perjuangin kamu, dia ga punya nyali sebesar kamu buat perjuangin hubungannya. singkatnya, that bastard wasn't worthy of someone as extraordinary as me.
Jangan jahat-jahat dengan teman kerja. Kita nggak pernah tau berapa banyak luka yang sedang dia tahan sambil tetap bekerja.
Sama-sama cari makan, nggak perlu saling menjatuhkan.
Soekarno nggak pernah diadili.
Soeharto nggak pernah diadili.
Jokowi juga nggak pernah diadili.
Di Indonesia ini, jabatan presiden kayak punya 'imunitas seumur hidup'. Mau langgar hukum, korupsi, nepotisme, atau apa pun sesukanya, setelah turun takhta, hampir pasti aman dari pengadilan.
Terus kita masih berharap Indonesia bisa emas? 😄😂😂🤣🙏
Manusia akan beneran belajar berempati kalau dia ada di titik terendah hidupnya. Dihajar realita, dikasih penyakit serius, ekonomi runtuh, gak ada jalan lain, and many more. Life doesn’t humble you at your highest, but at your lowest.