Haii manteman, aku lagi butuh responden untuk tugas akhirku nii. Kalau sesuai kriteria boleh banget bantu isi yahh. Tengs a lot 💕✨
- Mahasiswa aktif S1 (Min. Sem 7) atau S2 (Min. Sem 3)
- Berusia minimal 18 tahun
Link:https://t.co/pGyAayK4lP
Dm atau reply aja kl mau barter🤗
Hi peeps! Masih dibutuhkan 200+ responden untuk kuesioner penelitianku nii. Mahasiswa akhir (S1 minimal semester 7 & S2 minimal semester 3) yuk merapatt🤗
Link: https://t.co/pGyAayK4lP
Haii manteman, aku lagi butuh responden untuk tugas akhirku nii. Kalau sesuai kriteria boleh banget bantu isi yahh. Tengs a lot 💕✨
- Mahasiswa aktif S1 (Min. Sem 7) atau S2 (Min. Sem 3)
- Berusia minimal 18 tahun
Link:https://t.co/pGyAayK4lP
Dm atau reply aja kl mau barter🤗
Haii manteman, aku lagi butuh responden untuk tugas akhirku nii. Kalau sesuai kriteria boleh banget bantu isi yahh. Tengs a lot 💕✨
- Mahasiswa aktif S1 (Min. Sem 7) atau S2 (Min. Sem 3)
- Berusia minimal 18 tahun
Link:https://t.co/pGyAayK4lP
Dm atau reply aja kl mau barter🤗
Bukan lagi minggu, tapi beberapa jam dalam satu hari selalu ada perubahan kondisi. Apalagi kalau udah di tahap paliative care. Bisanya cuma berdoa sambil terus menguatkan diri, sesama anggota keluarga, dan pasien.
Bismillah mudahkan ya Allah
Setiap hari buat caregiver adalah ujian ketidakpastian. Bisa jadi hari ini kondisi pasien membaik, tapi bisa juga dalam hitungan minggu, bahkan hari, kondisi memburuk. Hitungannya pun lama-lama rasanya semakin pendek.
Seberat apapun cobaan di hidup ini, pilihannya cuma bertahan atau menyerah. Menyerah sekilas terlihat sebagai solusi cepat, tapi mungkin jadi penyesalan nantinya. Bertahan terkadang juga bukan solusi yang diharapkan karena prosesnya membuat kita harus berjuang mati-matian
Jujur jadi caregiver seberat itu. Regulasi emosi pun adakalanya nggak works :"
Salut untuk sesama caregiver. Semoga kita semua selalu diberikan rezeki sehat fisik, mental, dan finansial yang baik
Pembunuh mimpi nomor 1 itu bisa jadi kemiskinan yang struktural.
- bisa jadi, ada anak super genius seperti Einstein di Indonesia Timur yang gabisa lanjut sekolah karena jaraknya yang amat jauh.
- bisa jadi, ada anak yang berbakat musik seperti Bach di Depok tapi karena harus ngehidupin adiknya dan ditinggal ortunya, akhirnya jadi pemulung.
- bisa jadi, ada anak di Sumatera yang sangat suka bola dan jika diterusin bisa kayak Messi, tapi kena gizi buruk dan sakit-sakitan, ga mampu berobat.
Maka dari itu, fasilitas publik seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, dsb tuh penting agar kita ga kehilangan bakat2 terpendam begini.
Anak-anak yang hidup di keluarga yang tidak stabil, seperti sering bertengkar, kasar, abusive, atau diabaikan, ternyata memiliki pola aktivitas otak yang mirip dengan prajurit tempur setelah bertugas di medan perang.
Jadi ada penelitian yang memeriksa otak anak-anak yang mengalami kekerasan atau konflik keluarga menggunakan fMRI (functional Magnetic Resonance Imaging).
Nah hasilnya menunjukkan adanya aktivitas yang jauh lebih tinggi di dua area otak yang penting untuk deteksi ancaman dan respon stress. Nama area otaknya adalah anterior insula dan amigdala.
Perubahan aktivitas ini bersifat adaptif di lingkungan penuh ancaman, seperti jadi “siap siaga” terus-menerus), mirip dengan yang terjadi pada tentara setelah pengalaman tempur.
Nah risikonya adalah dalam jangka panjang, hal ini dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan, regulasi emosi, dan masalah kesehatan mental lainnya, meskipun anak tersebut belum menunjukkan gejala psikiatri saat itu.
Yang perlu diperhatikan adalah temuan pada otak anak ini bukan berarti semua anak dari keluarga bermasalah pasti mengalami kerusakan otak permanen.
Otak anak sangat plastis dan bisa pulih dengan lingkungan yang aman, stabil, serta dukungan yang tepat.
Penelitian ini justru menekankan pentingnya lingkungan keluarga yang aman untuk perkembangan otak anak.
Semoga bermanfaat!
jadi pinter itu bisa dipelajarin, literally semua orang bisa kejar knowledge, intelligence, bahkan experience.
tapi “jadi manusia yang bener” itu beda level. gak semua orang punya awareness buat respect orang lain dan bersikap proper.
makanya adab itu always di atas ilmu. karena akhirnya yang dilihat bukan cuma kamu tau apa, tapi kamu treat orang lain kayak apa.