Makasih juga buat diriku udah berproses sejauh ini, biar dikata sok rajin tapi memang ada hasilnya.. hasil murni kemampuan diri sendiri, lov myself 💟🌷🤍
* mengapresiasi diri sendiri *
keos bgt anjir baru 1.5 tahun WKWKWK gila wo mundur ajalahh nama lu jg udah jelek baik di negara sendiri maupun di global😭😭 gabecus jir pantes dulu 4x kalah, ternyata dulu orang2 emg gapercaya sm lu karena ternyata keliatan ga mampunya
ternyata bener ya, hidup ini jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. not everything needs our attention, not everything deserve our energy. ada hal-hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa perlu didengar, dilihat, ataupun dibahas. cukup bodo amatin aja dan bye
akan lebih mudah untuk mengikhlaskan apapun itu, when you realize every aspect in your life is temporary, when there's a beginning and end is inevitable
setelah itu jadi sadar, kenapa mesti takut with the idea of “getting replaced”? aint that how this life works? sesederhana memahami ya mungkin sampai di situ aja perannya. dan itu ga papa. not everyone means to stay in our life forever.
some people stay, some teach us a lesson.
This was a long time ago btw ive fully moved on now but looking back i just remembered how pathetic i was questioning abt so many things, i even blamed myself for how things ended i cried myself to sleep missing him and asking to myself what went wrong and made him left
“No closure is closure tuh gak ada” SEPAKAT. VALID. SETUJU. Aku tipe orang yang gampang moveon tapi the only time aku bisa hampir setahun gamonin satu orang itu karena selesainya tanpa closure, tbtb hilang with no explanation dan setelah dipikir pikir itu jahat bgt t___t
Jahat, gak sopan dan childish. Menurut gua no closure is closure tuh gak ada, itu mah lack of respect. Sesimple jelasin aja gak bisa? payah. Kalo emang merasa belum dewasa dan belum bisa berkomunikasi dengan baik, gak usah mulai hubungan sama orang. Mungkin sama kambing aja
emang sulit sih. tapi beneran deh, hidup kalau udah bisa, “yaudah lah ya, that happens, that’s just how it is, that’s life” rasanya lebih ringan aja.
meskipun diri ini masih suka ngeluh juga sih wkwk. tapi mau gimana lagi, dinikmatin aja lah hidup genre comedy slice of life ini.