Makanya pelanggar HAM itu diadili, bukan dikasih kesempatan menjabat. Jadinya, nyawa manusia dan kerusakan alam cuma dianggap sebatas angka dan ga dihargai
ada yang disumpahin mati sama ribuan orang tapi ga mati-mati juga. kalo gitu ganti sumpahnya, sekarang aku mau kamu hidup. hidup selamanya melebihi keturunanmu. biar nanti kamu hidup hanya dengan tengkorakmu. menarik nafas setiap hari dan berharap mati. layaknya kami saat ini.
list orang yang wajib menjadi publik enemy
1. @prabowo
2. dedi mulyadi
3. buzzer 02
4. influencer yang pro 02
5. pemerintah yabg cuek dg keadaan rakyat
6. orang yang ngentengin masalah keracunan mbg
7. homophobic
8. ableist
9. gatau dah kebanyakan isi sendiri
Dan dokter itu cerita satu hal yang ga bisa ku lupain
"Tau anak yang paling susah ku tangani di ruang praktek? Bukan anak yang ribut dan tantrum. Anak yang ribut,dia masih ekspresif, masih terhubung.
Yang paling susah: anak yang DIAM. Yang masuk ruangan duduk manis, gak protes apa-apa, gak tanya apa-apa, gak nangis meski disuntik sekalipun.
Orang tua bangga: 'Anakku penurut banget.'
Iya kan, saking rusaknya negara sampai gak ada masa depan yang bisa kita bayangkan selain bertahan hidup. Itu karena apa? Ya karena politik, gimana rasanya dapet gaji 2jt dengan kebutuhan hidup 10jt enak gak?
Karena kita butuh hidup, makanya kita butuh bersuara lebih keras.
PERINGATAN DARURAT!
Sumpah jabatan itu pernah diucapkan dengan tangan di atas kitab suci. Kalimatnya khidmat, seakan-akan kekuasaan sedang mengikat lehernya sendiri pada nasib rakyat. Tapi begitu kursi diduduki, sumpah sering tinggal jadi bunyi, sakral di podium, ompong di kenyataan.
Negeri ini sedang berantakan, dan rakyat yang disuruh menanggung beraknya.
Harga hidup makin mencekik, ketimpangan makin telanjang, alam digebuki habis-habisan, sementara suara yang mengkritik diperlakukan seperti suara musuh.
Begitulah rupanya kekuasaan kalau sudah terlalu lama mabuk oleh puja-puji: malu ditanggalkan, telinga ditulikan, lalu setiap orang yang berani membantah dianggap bajingan.
Tai dengan demokrasi kalau rakyat cuma boleh bersuara saat suaranya menyenangkan penguasa.
Sejarah punya ingatan yang panjang dan celaka bagi mereka yang mengira rakyat akan terus lupa. Ia akan mencatat siapa yang berdiri ketika negeri ini digerogoti, siapa yang sibuk menjilat kekuasaan, dan siapa yang memilih diam ketika rakyat diinjak-injak.
#PRAYFORINDONESIA
#PRAYFORACEH
#PRAYFORKALIMANTAN
#PRAYFORNTT
emang tolol si.
Anies, Ganjar, Mahfud MD dapet tepuk tangan itu karena statement mereka solutif dan make sense dalam menjawab setiap pertanyaan
Sedangkan paslon 2 dapet tepuk tangan karena jawab sok savage padahal omong kosong, nyindir nyindir, sama jogetnya jangan lupa.
emang orang Indo keknya lebih suka liat orang yang lebih bodoh dari mereka. sedangkan kalo ada orang pinter dan hebat, mereka langsung crab mentality
Habis scroll, liat doa sebelum bayar pajak: “Aku haramkan uang pajakku untuk para pejabat korup sampai ke anak cucunya. Miskinkan harta mereka yang memakan uang pajakku.”
Why are we surprised by this? Prabowo himself clearly stated this on Mata Najwa three years ago.
“banyak ASET SAYA, PABRIK SAYA yang MANDEK karena saya tidak dapat kredit, karena SAYA TIDAK BERKUASA 20 TAHUN, Mbak!”
????
And you, still choose him, as our president?
I'm against doain orang mati but for this mf i hope lu mati mengenaskan, tiap inci nyawa lu dicabut menyakitkan, pas sakaratul maut gak bakal damai. I hope lo gk pernah tidur nyenyak, mimpi buruk seumur hidup, dosa lu gk diampuni, even tanah makam menolak jasad elu.