kalo nginget betapa emosional nya jisung waktu itu, gw jadi sadar, kalo kita sebagai fans sebenernya juga sama kek dia. ngerasain dikasi cintanya, disayangโ nya, selalu didukungnya, dikasi tempat untuk singgah, dikasi rumah untuk pulang, dikasi ruang untuk bernapas lebih lega. bedanya jisung lebih ++ emosionalnya karena beneran hidup bareng dan seluruh afeksi yg didapet itu secara langsungโฆ.
Youโre so selfish, you know? Bagaimana bisa kamu memilih untuk berjualan atas nama seseorang yang kamu sebut โidolaโ tanpa tidak ada sedikit pun kesadaran untuk bergerak mendukung dia dalam bentuk voting? Pengikutmu yang setara harga pertamax itu bisa dimanfaatkan kalau mau.
kakak kakak ini namanya NCT 2020 ya, pernah punya limited photocard yang harganya sampai belasan juta, ada Sungchan dan Shotaro RIIZE, ada Lucas Soloist, ada Mark (CEO UPPER ROOM), ada Winwin aktor, dan ada yang kena kasus juga
siapa tau kenalnya pas NCT 2026๐
and i blame you dumb bยกtches telling each other exactly cause how is this song an hymn for god or christian music instead of a homage to seoul and his lowkeypseudohomoeroticfriendship with haechan?
haechan di puji fans thai karna fan service nya yg oke banget, dia beneran nge respon pose semua orang di sesi hi bye๐ญ ngebiasin hc sangat worth it krn kita ga ngerasa cinta sendirian tapi dicintai balik juga๐ฅน
Knetz ngeluh kalau jadi fans idol sekarang jauh lebih mahal dibanding dulu, dan menurut mereka itu juga alasan kenapa fans sekarang lebih galak. ๐ญ
Dulu tiket konser masih murah dan fansign benar-benar random (gak perlu beli album segunung). Jadi saat idol bikin kesalahan, banyak fans yang masih bisa memakluminya.
Tapi sekarang album, fansign, konser, membership, sampai merchandise harganya makin tinggi. Jadi kalo idol bikin masalah dikit, fans berasa punya hak untuk maki-maki.
Ada yang nambahin juga, dulu memang sudah ada fansite master (ํ๋ง) yang memotret idol, tapi fans yang di barisan depan cuma sibuk merekam pakai HP sepanjang konser atau orang yang mengangkat hand banner besar-besar itu nggak sebanyak sekarang.
Sekarang kalau idol bilang,
"Tolong turunkan HP dan nikmati konser kami bersama!"
Fans bakal langsung membalas, "Memangnya kalau nggak rekam terus aku harus ngapain? Harga tiket konser mahal banget."
Knetz lain juga komentar, mengibaratkannya seperti membeli buah. Kalau beli satu keranjang buah murah lalu ada beberapa yang busuk, orang mungkin masih memakluminya. Tapi kalau membeli buah yang dikemas premium seharga 100.000 won di department store mewah dan ternyata ada yang busuk, pasti langsung komplain ke customer service.
Intinya, menurut mereka, bukan karena fans generasi sekarang lebih kejam. Semakin mahal biaya menjadi fans, semakin tinggi pula ekspektasi dan semakin kecil toleransi terhadap kesalahan idol.