Salah satu hal penting yang harus diketahui oleh SEMUA ibu hamil dan wanita yang akan hamil adalah ASAM FOLAT.
Asam folat adalah suplemen yang bisa mencegah cacat lahir serius yang mengubah hidup bayi selamanya. Asam folat berperan krusial dalam pembentukan dan penutupan tabung saraf.
Tabung saraf adalah struktur yang akan menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Tabung ini menutup pada minggu ke-3 hingga ke-4 kehamilan, sering kali sebelum seorang wanita sadar bahwa dirinya hamil.
Jika tabung saraf gagal menutup sempurna, maka bisa terjadi komplikasi berikut:
-Spina bifida (sumsum tulang belakang terbuka)
-Anencephaly (otak tidak terbentuk sempurna)
-Encephalocele (otak menonjol keluar)
Kondisi ini bisa menyebabkan cacat permanen, kelumpuhan, masalah belajar, atau bahkan kematian bayi.
Suplementasi asam folat yang tepat waktu bisa mencegah hingga 50–70% kasus cacat tabung saraf. Oleh karena itu pemberian asam folat sudah bisa mulai diberikan saat seorang wanita sedang merencanakan kehamilannya.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
-Prevention of neural tube defects: Results of the Medical Research Council Vitamin Study
Ini sangat relate diaku, kalo lagi burnout, sedih, atau hal apapun yang mengganggu pikiranku suka telp ibu cuma mau denger suaranya aja, kalo sebelum rantau lebih memilih tidur disebelahnya dan memeluk bliau. sehat sehat untuk ibuku syg🥹🤍
stop worrying about how it will happen. just know that it will. the right doors will open, the right people will enter, and the right opportunities will find you. stay patient, and let the magic unfold in divine timing.
Jangan pernah mendem ya. Sekarang banyak orang kena autoimun atau atrofi otak karena mendem masalah.
Kalau dirasa gak percaya sama orang sekitar, langsung ke profesional. Dateng ke poli itu gak harus nunggu sakit dulu, sekedar medical check up juga boleh.
Jangan sampe telat.
terlepas dari segala konteks tweet dibawah. tapi jujur when you find someone who truly becomes your final harbor the difference is palpable. like apaya everything just flows smoothly, and nothing feels forced.
interaksinya, cara ketemunya, semuanya itu spontan
i lost my little spark.
udah nyoba buat main ke tempat terbuka, doing things i love the most, olahraga, ngopi, ngejurnal, baca buku, dan lainnya. tapi tetap aja kayak "lelah" dan berujung beberapa hari ini kayak cuma doomscrolling ga kelar-kelar