#Repost @pu_sda_ciliwungcisadane
——
BBWS Ciliwung Cisadane melalui Tim Satker OPSDA melaksanakan pemeliharaan rutin saluran irigasi Cisadane di Jalan Raya Kampung Melayu, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang di bulan Juni 2026.
Kegiatan ini dilakukan dengan pembersihan saluran secara manual pada titik-titik yang mengalami pendangkalan, pengangkatan sampah dan sedimen yang menghambat aliran air, pemangkasan rumput serta vegetasi liar di sepanjang saluran.
Pemeliharaan rutin ini merupakan upaya preventif untuk menjaga fungsi saluran tetap optimal, mengurangi potensi gangguan aliran, dan mendukung keberlanjutan layanan irigasi kepada masyarakat.
#KementerianPU
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#MengelolaAirUntukNegeri
#BBWSCiliwungCisadane
#irigasicisadane
Sebagai upaya menjaga kinerja saluran irigasi agar tetap berfungsi secara optimal, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane melalui Tim Satker OPSDA melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin Saluran Induk Cisadane Barat selama bulan Mei 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Raya Cadas–Kukun, Desa Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, dengan fokus pada pemeliharaan saluran irigasi guna menjaga kelancaran aliran air, meningkatkan keandalan sistem irigasi, serta mendukung keberlanjutan layanan irigasi bagi masyarakat.
Melalui pemeliharaan rutin yang dilakukan secara berkala, diharapkan kondisi infrastruktur irigasi tetap terpelihara sehingga mampu mendukung produktivitas pertanian dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
#KementerianPU #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #MengelolaAirUntukNegeri #BBWSCiliwungCisadane
#irigasicisadane
Dalam rangka mewujudkan birokrasi yang bersih dan transparan, BBWS Ciliwung Cisadane berkomitmen penuh dalam Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui pelaksanaan 6 area perubahan.
#KementerianPU #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #MengelolaAirUntukNegeri #ZonaIntegritas #BBWSCiliwungCisadane
Pada Tahun Anggaran 2026, BBWS Ciliwung Cisadane melanjutkan pengerukan sedimen di titik 8 dan titik 9, Perumahan Graha Raya, Serpong Utara. Kegiatan ini merupakan kelanjutan pengerukan yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 di titik 2, titik 3, dan titik 11, serta diawali dengan penanganan kawasan hilir (muara) Kali Angke pada awal tahun 2026.
Pengerukan sedimen dilakukan untuk mengembalikan kapasitas sungai, memperlancar aliran air, dan mengurangi potensi luapan saat hujan berintensitas tinggi sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir yang berkelanjutan.
Menjaga sungai bukan hanya tugas pemerintah. Mari bersama menjaga Kali Angke dengan tidak membuang sampah ke sungai dan merawat lingkungan sekitar. Sungai yang bersih adalah investasi untuk masa depan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Dalam mengoptimalkan keandalan infrastruktur pengairan dan mendukung ketahanan pangan nasional, BBWS Ciliwung Cisadane bersama UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane melaksanakan kegiatan survei lapangan bersama Survei bersama terkait persiapan pelaksanaan kegiatan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 pada Tahun Anggaran 2026.
Survei bersama ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas usulan Dinas SDA Jawa Barat melalui aplikasi SIPURI untuk pelaksanaan Rehab Jaringan Irigasi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di WS Ciliwung Cisadane.
Kegiatan kolaboratif ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, melakukan sinkronisasi data teknis eksisting, serta memperkuat koordinasi antarlembaga demi memastikan intervensi penanganan jaringan irigasi pada tahun anggaran ini dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan terintegrasi.
Rangkaian survei intensif ini menyisir 3 (tiga) lokasi Daerah Irigasi (D.I.) strategis:
1. D.I. Cisadane Empang – Terletak di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
2. D.I. Ciliwung Katulampa – Terletak di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
3. D.I. Cibanon – Terletak di Kecamatan Cibinong dan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Target Teknis Kegiatan TA 2026:
Output: Realisasi fisik penanganan saluran sepanjang 0,76 km.
Outcome: Optimalisasi pemenuhan dan kelancaran distribusi air bagi areal pertanian seluas 396 Ha.
Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah ini menjadi wujud komitmen nyata dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Melalui akselerasi pembangunan infrastruktur irigasi yang optimal, diharapkan program strategis ini mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan para petani serta memperkuat kedaulatan pangan bangsa.
#kemenpu #PU608 #bbwsciliwungcisadane #sigapmembangunnegeriuntukrakyat #mengelolaairuntuknegeri #jaringanirigasi
Dalam mengoptimalkan keandalan infrastruktur pengairan dan mendukung ketahanan pangan nasional, BBWS Ciliwung Cisadane bersama UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane melaksanakan kegiatan survei lapangan bersama
Survei bersama terkait persiapan pelaksanaan kegiatan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 pada Tahun Anggaran 2026.
Survei bersama ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas usulan Dinas SDA Jawa Barat melalui aplikasi SIPURI untuk pelaksanaan Rehab Jaringan Irigasi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di WS Ciliwung Cisadane.
Kegiatan kolaboratif ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, melakukan sinkronisasi data teknis eksisting, serta memperkuat koordinasi antarlembaga demi memastikan intervensi penanganan jaringan irigasi pada tahun anggaran ini dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan terintegrasi.
Rangkaian survei intensif ini menyisir 3 (tiga) lokasi Daerah Irigasi (D.I.) strategis:
1. D.I. Cisadane Empang – Terletak di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
2. D.I. Ciliwung Katulampa – Terletak di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
3. D.I. Cibanon – Terletak di Kecamatan Cibinong dan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Target Teknis Kegiatan TA 2026:
Output: Realisasi fisik penanganan saluran sepanjang 0,76 km.
Outcome: Optimalisasi pemenuhan dan kelancaran distribusi air bagi areal pertanian seluas 396 Ha.
Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah ini menjadi wujud komitmen nyata dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Melalui akselerasi pembangunan infrastruktur irigasi yang optimal, diharapkan program strategis ini mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan para petani serta memperkuat kedaulatan pangan bangsa.
#kementerianpu
#sigapmembangunnegeriuntukrakyat
#bbwsciliwungcisadane
#memgelolaairuntuknegeri
#bbwsciliwungcisadane
#PU608
#jaringanirigasiairtanah
Di balik kemegahan negara-negara peserta Piala Dunia 2026, terdapat sungai-sungai luar biasa yang menjadi sumber kehidupan, saksi sejarah, sekaligus penggerak perekonomian dunia.
Sungai bukan sekadar aliran air, tetapi juga menyimpan cerita-
BBWS Ciliwung Cisadane bersama Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar rapat koordinasi terkait rencana normalisasi Saluran Irigasi Salabenda–Ciseeng–Parung di Kantor Bupati Bogor.
Rapat dipimpin oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dan dihadiri Plt. Kepala BBWS Ciliwung Cisadane, Ahmad Victor Samodra, beserta para pemangku kepentingan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam mendukung peningkatan layanan sumber daya air di Kabupaten Bogor.
Pembahasan diawali dengan rencana normalisasi Saluran Irigasi Salabenda–Ciseeng–Parung guna mengoptimalkan kapasitas saluran, memperlancar distribusi air, mengurangi genangan, serta mendukung sektor pertanian dan masyarakat di wilayah layanan.
Sebagai bentuk komitmen percepatan penanganan, BBWS Ciliwung Cisadane telah menyiapkan dan mengerahkan alat berat ke lokasi untuk mendukung pelaksanaan normalisasi secara bertahap sesuai kebutuhan lapangan.
Rapat juga membahas rencana pembangunan Kolam Retensi Kopassus di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, sebagai upaya pengendalian banjir dan pengelolaan sumber daya air yang terpadu.
Kolam retensi direncanakan berfungsi menampung limpasan air saat hujan tinggi sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan genangan, sekaligus meningkatkan kapasitas sistem pengendalian banjir di kawasan sekitar.
Rapat koordinasi ini menjadi bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan guna mendukung ketahanan air, layanan irigasi, dan pengendalian banjir di Kabupaten Bogor.
#kemenpu #bbwsciliwumgcisadane #sigapmembangunnegeriuntukrakyat #mengelolaairuntuknegeri #pu608
Gerakan Ayo Muliakan Sungai
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri kegiatan Gerakan Ayo Muliakan Sungai bersama Plt. Kepala BBWS Ciliwung Cisadane, Ahmad Victor Samodra, dan Ketua Komunitas Ayo Muliakan Sungai, Irwan, di Yayasan Pesantren Pengrajin Bambu, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (19/06/2026).
Kegiatan ini meliputi aksi bersih-bersih sungai, susur Sungai Ciliwung, pelepasan benih ikan, dan penanaman pohon bambu sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air.
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan generasi muda, mulai dari pelajar hingga anak-anak, sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga dan memuliakan sungai. Melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan lingkungan, diharapkan tumbuh rasa cinta dan tanggung jawab terhadap sungai sehingga generasi penerus dapat memahami secara mendalam peran sungai bagi kehidupan dan pentingnya menjaga kelestariannya.
Gerakan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga sungai sebagai sumber kehidupan. Bersama-sama, kita wujudkan sungai yang bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.
#bbwsciliwungcisadane #sigapmembangunnegeriuntukrakyat #mengelolaairuntuknegeri #kemenpu #sungaiciliwung
Dalam rangka meningkatkan akses informasi publik, BBWS Ciliwung Cisadane menyediakan berbagai informasi dan layanan melalui website resmi.
Yuk, langsung meluncur ke website resmi kami melalui tautan yang ada di bio profil!
#KementerianPU#PU608#BBWSCiliwungCisadane
Kementerian PU melalui BBWS Ciliwung Cisadane melakukan Sosialisasi Pengadaan Tanah Pengendalian Banjir Kali Bekasi sbg awal dlm mendukung normalisasi Kali Bekasi utk meningkatkan dan mempertahankan kapasitas badan sungai dlm mengurangi risiko banjir Kota Bekasi dan Kab Bekasi.
Keberhasilan program ini memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat yang berada dalam lokasi terdampak. Melalui kolaborasi dan sinergi yang baik, diharapkan upaya pengendalian banjir dapat berjalan optimal sehingga memberikan-
Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.
Pada Tahun Anggaran 2026, Program P3-TGAI akan dilaksanakan di 220 lokasi yang tersebar di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.