Padahal warga minat bacanya sekarang lagi naik itu salah satu alasannya karna meromantisir kegiatan membaca, gapapa kok guys kita meromantisir kegiatan membaca ga peduli mau kelas apaan :D
'pink', 'liang sempit', 'bulu jagung' even after being victims women still aren't free from derogatory remarks in a post that supposed to be siding with them. can you at least use more appropriate wording?
setiap ada yang komentar "sepakat", semakin jelas bahwa tiap perempuan yang bicara, selalu dianggap gak penting dan "di-iya-in" saja. Gini kok mau klaim patriarki sudah gak ada.
Gerbong khusus perempuan itu emang nggak seharusnya ada, karena perempuan harusnya memiliki hak rasa aman di fasilitas umum. Sekarang ribut karena laki² akan dijadikan 'tumbal', seakan lupa bahwa tidak ada gerbong untuk laki-laki, adanya gerbong campur yang banyak diisi anak².
Kenapa ya semua orang pada lupa fakta bahwa terciptanya gerbong khusus perempuan ya karena laki-laki ga bisa kontrol napsunya. Secara ga langsung, lu pada yang taruh perempuan itu di gerbong ujung, btw.
Kenyataan bahwa abis orang pada bilang "tidak" dan dia masih bisa bilang, "MBG itu penting," adalah bukti beliau nih tuli terhadap suara masyarakat bahkan secara langsung.
bacaanku bulan ini seru bgt, mulai dari yang serius kek contemporary feminist theories, konsep manusia marx, sociopragmatics, sampe yang aneh kek kitab fathul izar
Lagi rame di Korea, seorang perempuan yang habis pake tisu toilet umum merasa kesakitan sampe harus ke RS.
Ternyata tisunya kena sisa lem atau zat asing, karena ada laki-laki yang diam-diam pakai lem buat pasang kamera tersembunyi di toilet perempuan.
Bener bener cuma mau ke kamar mandi aja harus waspada banget 😭😭
Udah keterima paper Q2 harusnya publish artikelnya this month, tapi ke detect AI checker 41%. Gue yang nulis manual tanpa AI, nambahin dari jurnal dan buku aja rasanya mau menangis. Sebenernya gimana sih sistem AI Checker???
makanya duit anggaran tuh pake buat memaksimalkan transum, kita pembayar pajak itu sehari hari banyak yg pakai transum baik transjakarta maupun krl.
jangan mbg doang dipikirin