PIUTANG PLN KE PEMERINTAH NAIK 156%.
ARTINYA PEMERINTAH NUNGGAK BAYAR KE PLN SEHINGGA PLN TIDAK PUNYA DUIT.
TIDAK PUNYA DUIT SEHINGGA TIDAK BISA BEKI BATUBARA
TIDAK BISA BELI BATUBARA, SUPLAI LISTRIK BERKURANG.
SIAP2 MENYALA BERGILIR
BUKAN PEMADAMAN BERGILIR
Dari foto laporan keuangan PLN yang beredar, ada satu angka yang langsung mencolok begitu kamu lihat.
Piutang dari Pemerintah tercatat Rp 110,738 triliun di periode terbaru, naik drastis dari sebelumnya Rp 43,290 triliun. Kenaikannya lebih dari 156% dalam satu periode.
Bukan naik tipis. Ini lonjakan yang sangat besar dan perlu dijelaskan.
PLN adalah perusahaan negara yang menjual listrik ke rakyat dengan tarif yang tidak selalu mencerminkan biaya produksi sebenarnya.
Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi, PLN menjual listrik jauh di bawah harga pokok produksinya.
Selisihnya ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi dan kompensasi.
Tapi pemerintah tidak selalu bayar langsung.
PLN dulu bayar dulu ke produsen energi, ke kontraktor, ke supplier batu bara dan gas, lalu nagih ke pemerintah belakangan. Tagihan yang belum dibayar pemerintah ini yang dicatat sebagai "piutang dari pemerintah" di neraca PLN.
Sederhana:
PLN sudah keluar uang, tapi pemerintah belum bayar.
KENAPA ANGKANYA BISA MELEDAK SEGITU?
Ada beberapa faktor yang menjelaskan lonjakan ini.
pertama adalah program diskon listrik 50% Januari-Februari 2025. Pemerintah mengumumkan diskon tarif listrik untuk seluruh pelanggan di bawah 2.200 VA selama dua bulan. Biayanya ditanggung negara tapi dibayar PLN dulu. Total tagihannya saja sudah Rp 13,61 triliun hanya dari program dua bulan itu.
kedua adalah mekanisme pembayaran yang lambat. Selama ini pemerintah membayar kompensasi ke PLN per tiga bulan atau bahkan per enam bulan sekali. Artinya PLN harus talang dulu berbulan-bulan sebelum uangnya balik. Semakin lama jeda bayar, semakin besar piutang yang menumpuk.
ketiga adalah subsidi dan kompensasi yang terus membengkak. Pada 2025, realisasi subsidi dan kompensasi listrik sudah menyentuh lebih dari Rp 210 triliun. Sementara tarif dasar listrik tidak naik karena alasan politik. Selisih antara biaya produksi dan tarif yang dibayar rakyat inilah yang jadi beban yang terus menumpuk.
DARI MANA PEMERINTAH BAYARNYA?
Sumber pembayarannya ada di APBN, tepatnya dari pos Belanja Subsidi dan Kompensasi Energi. Pada 2024 saja, total subsidi dan kompensasi energi (BBM, gas, listrik, pupuk) mencapai Rp 434,3 triliun. Khusus listrik yang dikompensasi, salah satu contohnya adalah pelanggan 900 VA non-subsidi yang mendapat kompensasi Rp 400 per kWh, artinya dari harga seharusnya Rp 1.800 per kWh, mereka hanya bayar Rp 1.400 per kWh. Selisih Rp 400 itu ditanggung APBN, dan ada 50,6 juta pelanggan yang masuk kategori ini.
Masalahnya bukan soal ada atau tidak anggarannya.
Masalahnya adalah timing pencairannya.
Komisi XI DPR sempat melaporkan bahwa kompensasi kuartal I-2025 untuk PLN senilai Rp 27,6 triliun belum dibayarkan.
Bahkan ada tagihan 2024 yang dibebankan ke APBN 2025. Jadi tagihan lama belum lunas, tagihan baru sudah datang.
PLN yang punya piutang besar tapi belum cair ini berdampak ke kemampuan perusahaan membayar supplier dan produsen listrik swasta tepat waktu.
Kalau pembayaran ke IPP terlambat, ada risiko gangguan pasokan.
Dalam jangka panjang, ini juga mempengaruhi rating kredit PLN dan kemampuan pinjam untuk investasi infrastruktur.
Untuk kita sebagai pelanggan, selama tarif listrik tidak disesuaikan dengan harga pokok produksi, maka subsidi dan kompensasi akan terus menggelembung, piutang PLN ke pemerintah akan terus naik, dan beban APBN akan semakin berat.
Ada wacana perbaikan skema pembayaran menjadi bulanan agar piutang tidak menumpuk terlalu lama.
Tapi selama tidak ada reformasi tarif dan pembenahan kontrak IPP, akar masalahnya tetap ada.
Rakyat bayar murah.
PLN tombok dulu.
APBN yang bayar belakangan
Dan siklusnya terus berulang setiap tahun
APAKAH KEDEPANNYA BENERAN GELAP?
@yappingfess Jgn ngandelin mahasiswa doang. Kalian rakyat biasa jg turun jir. Yg kerja, ibu rumahtangga, semuanya. Numbalin mahasiswa doang mah gaakan bisa. Buat kepentingan bersama yaaa lakuin nya bersama sama jg
omg pls bantu aku juga, aku blm cetak ktp krn ada suatu problem yg bikin aku blm cetak ktp, jadi aku cuma bawa kartu pelajar dan di perbolehkan, krn aku ngeliat dari info tmn tmn juga kalo bawa kartu pelajar tuh boleh, tapi skor aku gak keluar..., anyway aku juga di UI guys
@kucingjempol UTBK tgl 30 Apr sesi 1 polmed Ged A lab 2.
bedanya aku KTP asli, cuma bawa FC KTP. in return, aku disuruh ke PMB UI buat pemberkasan ulang setelah pelaksanaan UTBK and aku laksanain semua Arahan panitianya. disuruh ngirim email ke pmb ui and udah terkirim jg
utbk tgl 26 april sesi 1 di FIB UI gedung 8 lab komp 8108, gw semigap dan bawa semua berkas lengkap tpi ak bawanya ijazah legalisir. Waktu di awal penjaga ruangan bilangnya harus nunjukin ijazah asli trus pas di akhir beliau bilang klo gapapa pake ijazah legalisir
@HakanAliMaulan1@bloomielily RIGHT... setidaknya kasih kita kesempatan buat liat skornya anjir, kita jg ngerjain dgn durasi yang sama, kita bayar dgn nominal yang sama. belum lg ongkos kesana, belajarnya jg pake duit dan waktu. please lah snpmb.. jelek bgt sih sistemnya
@salteeedbread KAK SUMPAH KEJADIAN KAYA GINI UDH DIALAMIN 10 ORG LEBIH. aku ngalamin jg, karna ijazah print out. tapi ada yg bawa leges dan ttp kena pelanggaran jg. SINTING SUMPAH RATA RATA GAPYEAR YG KENA 😭😭😭 aku izin dm ya kak, karna aku pusat utbknya di ui jg. km di ui kan btw?
@YyraEenay65918 harusnya kl udah dikatakan "tidak ada masalah dan sudah terselesaikan", endingnya gaakan kaya gini dong? kenapa staff pmb ui dan staff pusat snpmb ini ga sejalan? infonya ganyampe pusat apa gmn sih. gajelas
@YyraEenay65918 aku ngalamin hal serupa, dan sejauh ini udah nemu lebih dr 10 org yg kek gini. aku pas hari h bawa print out yg blm leges, jadi besokannya aku hrs serahin ijazah asli ke gedung PMB UI (pusat utbk ku). trs karna feelingnya gaenak, pas tgl 4 mei aku email PMB ui lagi buat make sure
UTBK FIB UI GEDUNG V
TANGGAL 24 APRIL 2026 HARI JUMAT SESI KEDUA
KRONOLOGI
BAWA DOKUMEN LENGKAP SEMUA, FC IJAZAH GA LEGALISIR, DITANYA" AMA PANITIANYA, SETELAH VERIFIKASI KALAU AKU ORANG YANG SESUAI DENGAN DATA MEREKA
@JamesJinkz@hilmyathar354 ini nyerahin ijazah aslinya pas keesokan harinya, jadi gua ujian tgl 24 dan ijazah aslinya gue bawa pas tgl 25. Kan staff PMB di pusat utbk harusnya udah menilai jg kalo identitas ini valid, legal, resmi, dan sesuai dgn data kita. TRS KENAPAAA. ga make sense. tetep bejat sih
@JamesJinkz@hilmyathar354 tapi kan setelahnya kita diarahin sama pengawasnya buat serahin ijazah aslinya ke gedung PMB. buat apa anjg gue udah nyerahin ijazah aslinya tapi ternyata tetep ga keluar gini hasilnya?