Stop lah cewe-cewe homophobic transphobic and toxic masculinity jadi fetishizer suka manggilin cowo ntik giliran ada cowo yang beneran makeup dan feminine banget kalian hujat
@deebl0ouissante pria (straight) dilecehkan gay : yg disalahkan gay nya.
wanita dilecehkan pria (straight) : yg disalahkan wanitanya.
Oknum pria2 (straight) itu jahat2 bgt sama wanita. Makanya gak salah banyak wanita benci bgt sama sebagian pria.
boty hunter tuh kebanyakan cowo straight hipokrit, mereka nganggep boti hama dan meresahkan kaum mereka karena mereka merasa ga aman, pdhl itu yg dirasain perempuan berpuluh puluh tahun lamanya sama kaum mereka sendiri, yang suka catcalling, komen melecehkan di sosmed.
nyium kepala suami terus gue bilang dia bau matahari tapi kayaknya doi ga ngerti maksudnya apa, dia senyum ke gue terus malah bales “baby bau bulan” 😭 coy. maksudnya palalu bau ASEM 😭
tiap kali denger wacana "kurikulum pencegahan LGBT" buat anak SD, gua selalu kepikiran film Monster (2023) karya Koreeda
banyak org selesai nonton film itu terus nanya "emang monster-nya siapa?"
and that's the point, monster-nya bukan Minato, bukan juga Yori. mereka cuma dua anak kecil yang bahkan belum sepenuhnya ngerti apa yang mereka rasain
buat gua, monster-nya adalah masyarakat yang bikin anak-anak ini percaya kalo ada sesuatu yang salah dalam diri mereka, sampe mereka harus tumbuh dengan rasa takut, rasa malu, bahkan nganggep diri mereka "berotak babi" cuma karena ngerasa beda
anak queer itu exist, and will always be.
mereka bukan jadi queer karena diajarin di sekolah, nonton film, atau ketemu orang LGBT. tapi kalo dari kecil mereka terus diajarin LGBT adalah sesuatu yang harus "dicegah", then once they fully understand themselves, hal pertama yang ikut tumbuh bukan penerimaan diri, melainkan rasa takut, rasa malu, dan keyakinan bahwa mereka adalah barang rusak
kalau dari kecil negara mulai menanamkan bahwa keberadaan mereka adalah sesuatu yang harus "dicegah", yang lahir bukan generasi yang "straight", yang lahir justru anak anak yang ngabisin masa kecilnya dengan "kenapa gua salah?"
that's the real tragedy, dan menurut gua, itulah monster yang sebenarnya, I hope no other Minato or Yori ever has to grow up believing they're the monster
Marah banget sama ajakan persekusi lesbi dengan nelanjangin dan perkosa 'biar sembuh'. Bangsat.
Dasar agama mana yang ngajarin kekerasan apalagi tanpa tabayyun? Ga usah bawa agama buat muasin ego bangsat lu pada.
Ada queer lu katain, ada org nikah telat lu katain, ada org nikah muda lu katain, ada org childfree lu katain, ada wanita karir lu katain, ada ibu rumah tangga lu katain. Kalo perempuan yang memilih hidupnya dikomen mulu, tapi laki bebas milih. ANEH