13 Mei 1998, kerusuhan mulai pecah di Jakarta, dan memuncak esok harinya.
Penjarahan, pembakaran, perusakan, dan penyerangan terjadi di mana-mana.
Presiden Soeharto yang berada di Mesir mempercepat kepulangannya. Ia tiba di Jakarta pada 15 Mei, disambut kota yang terbakar.
Call for International Attention!
This evening, @KontraS along with the Civil Society Coalition, expressed our strong objection to the continued discussion of the problematic and non-transparent revision of the TNI Law.
The TNI Bill contains problematic provisions that threaten democracy and human rights. Its revision risks undermining military professionalism and reviving the TNI’s Dual Function, allowing active military personnel to hold civilian positions—potentially leading to civilian exclusion, increased military dominance, and dual loyalty.
#TolakRUUTNI!
Dipukul mundur -> diberondong gas air mata
Ditangkep -> dipukulin, diinjek2
Ditahan -> diintimidasi, didata, wajib lapor
Tujuannya pengamanan? Bukan, tujuannya supaya orang takut turun aksi
Polisi ini ancaman terbesar demokrasi, musuh semua orang yang masih punya akal sehat
Di Surabaya, ada Persekutuan Hidup Damai & Kudus (PHDK). Dulu, pertama kali berdiri pd 1989, namanya adl "Persekutuan Doa Waria, Gay, & Lesbi."
Selama puluhan tahun, PHDK telah memberikan ruang aman bagi kelompok minoritas tuk beribadah. Pelopornya adl Bunda Handayani Kristanti.