Saya gak pernah ngasih cincin dan bunga kepada mantan, selama 12 tahun pacaran,saya selalu ajak jalan jalan, makan enak, nonton, kami habiskan waktu berdua, saya sangat mencintainya, saya kasih apapun yang bisa saya kasih,kalau cuma iphone udah tamat kami, dari iphone 13,15,16pro. Saat kami persiapan nikah saya kasih mahar 20 gram emas di harga tertinggi, tapi kata orangtuanya "mending emasnya di jual beliin mobil baru, supaya saya di pandang baik oleh tetangga.
Oke akhirnya kami persiapkan berdua untuk ambil brio cash. Namun akhirnya saya tetap di tinggalkan. kalian tau? Dia gak pernah bilang putus .tapi dia secara halus memaksa saya pergi, katanya kita jadi teman aja. Karena orangtuanya gak merestui, padahal dari awal dia janji akan ikut saya. Ternyata dia berbohong, saya mengemis bahkan saya siap untuk ikut agama dia,tapi saya tetap di buang
Di akhir cerita dia bilang kalau dia ragu dengan saya, dia takut nanti kalau nikah akan di tinggalkan, terus selama 12 tahun ini saya berjuang buat apa?. Jadi kalian gak usah membandingkan karena gak di kasih ini ,gak di kasih itu, kalau ternyata yang rusak hati kalian,mau di kasih emas segunung juga gak akan puas
cc : taufikkuy
Jangan underestimate China soal ini
Mereka paling tidak mau diatur soal ketergantungan ini
US sudah pernah coba soal ini dgn Chip-nya
Hasilnya Huawei mengambil alih pangsa pasar NVDIA di China
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
saya sangat benci orang yang meromantisasi kemiskinan dengan menyebutnya sederhana dibalut agama, wdym bro agama tidak menyuruh putus asa untuk tetap miskin, agama nyuruh belajar, agama nyuruh kerja, nabi saudagar kaya, khadijah maharnya setara 1.3 Milyar.
Wakil Ketua DPR, kunjungi Gedung Bursa. Niatnya untuk memantau situasi pasar, dan meyakinkan investor bahwa fundamental bursa Indonesia kuat.
Saya hargai ada perhatian dari DPR, tapi… izin saya jujur. Menurut saya, kunjungan ini terasa lebih seperti pemadam kebakaran daripada solusi jangka panjang. Masalah utama IHSG tidak cuma bisa diatasi oleh kunjungan, tetapi kebijakan dan kepastian hukum yang jelas buat industry.