HIDUP PEREMPUAN YANG MELAWAN!
hari ini jalanan dipenuhi suara perempuan.
ibu-ibu, mahasiswi, pekerja, dan banyak perempuan lain turun ke jalan bukan buat minta lebih. mereka cuma menuntut hak yang seharusnya memang dimiliki setiap rakyat: hidup yang layak, harga yang masuk akal, kebijakan yang berpihak, dan negara yang mau bertanggung jawab.
bangga melihat perempuan saling menggenggam, saling menjaga, dan berani bersuara. karena perempuan bukan cuma diminta kuat saat menanggung krisis, tapi juga punya hak untuk marah ketika hidup mereka terus dipersulit.
dan sebagai perempuan, rasanya bangga sekali melihat begitu banyak perempuan berdiri bersama hari ini.
sebab diam bukan kodrat, dan bersuara bukan dosa.
untuk semua perempuan yang hari ini memilih turun ke jalan, terima kasih. kalian mengingatkan bahwa memperjuangkan hak bukanlah tindakan yang berlebihan, melainkan bentuk cinta paling sederhana kepada diri sendiri, keluarga, dan masa depan yang lebih baik #demo
Logika Fatimah ini jauh lebih bener. Lagi pula, anak-anak di daerah yg akses sulit kebanyakan jg nggak dapat MBG. Aku share lagi deh gambar anak2 di Pulau Kera, NTT, yg belajar di bawah pohon krn nggak ada ruang kelas, dan mrk sama sekali nggak dapat MBG. Tapi, yg mrk butuhkan justru bangunan sekolah dan guru-guru.
Sebaliknya, MBG itu lebih banyak di kota, utk anak-anak yg sebenarnya nggak butuh makan lg. Dan akhirnya banyak yg nggak dimakan. Bahkan, yg sudah aku lihat sendiri di desa-desa Indramayu, anak-anak buruh tani pun enggan makan MBG. Kebanyakan dibawa pulang dan diberikan ke itik atau ayam.
saking udah gatau lagi gimana caranya agar suara kita didengar oleh presiden, permintaan yang diwakilkan oleh wakil ketua BEM UI ini kerasa bgt hopelessnya. kaya kita tuh cuma mau didenger loh, kita cuma minta hak kita, kita cuma minta pemerintah berpihak kepada rakyat.
Tanggal 15 Juni 2026, saat MBG digugat ke MK, BGN melakukan RDPU dengan Komisi IX secara tertutup. Ternyata Tahun Anggaran 2027 mereka akan tetap menggunakan anggaran pendidikan.
Fix harus dilawan.
*Paparan aslinya menggunakan wajah anak, saya buramkan.
Ini Fatimah lembut banget jawabnya, kalo gue yang ada di situ, mungkin akan jawab:
NAH ITU LO TAU AKSES KESEKOLAH JELEK!!! NAPA GAK LO BENERIN DULU SEBELOM EMBEGE2AN??? HAH???🙂🫵🏻🙏🏻
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
Lumpur Lapindo ini masih one of the biggest disasters ever happened in Indonesia. 16 desa tenggelam, 10.426 rumah terkubur, & 60.000 warga terdampak
Dan 20 taun kemudian warga-warganya masih berjuang, sementara yang menyebabkan tetap sukses dan kaya raya 🥲💔