at the end, it’s not “if he wanted to, he would” it’s “if Allah has written it for you, it will find its way to you, at the right time, in the right way” whats meant for you will never miss you, and what misses you was never meant to stay.
Negara seketat Singapura aja sampe melarang keras bahkan menyamakan dgn narkoboy pasti ada alasan kuat dibelakangnya.
Gua pikir hanya larangan make vape aja, ternyata sekedar bawa atau disimpen aja lu udah langsung kena ciduk.
Ga cm sekedar bayar denda trs kelar, tp ya siap2 aja diinterogasi dan apes2nya bs kena blacklist.
it’s so important to be able to consider other perspectives and be considerate, we all suffer and struggle in our owns ways and instead of invaliding each others struggles perhaps we can support and uplift each other instead, always be the light in a dark world.
Life is so scary that Tuesday is just one night away and some of us who are alive and healthy today might not witness this Ramadan. Death comes unannounced and in the middle of unfinished business.
Allahumma Ballighna Ramadan
Riil. Aku pernah gak jadi apply sesuatu, kepikiran, what if I tried back then and succeed?
Jadi, coba aja dulu. Biar tau jawabannya.
“Apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku." — Umar bin Khattab.
ceremonial matcha sebelum diaduk ada sambutan dari kepala dinas dan kasubbag tata usaha disusul dengan pemotongan tumpeng dan upload foto pakai twibbon.
Pengaruh rokok ke kesehatan anak itu sudah ada sejak sebelum anaknya lahir. Karena sperma perokok itu banyaknya kualitas rendah, amit2. Laki2 kalo memang sayang keluarga, pasti mau berhenti merokok. Kalo gak mau berhenti ya red flag, jangan dipilih jadi suami dari awal.
So far in the last 30 minutes I’ve learned that Israel has:
1. Vaporised - yes vaporised - thousands of Palestinians using chemical weapons
2. Carried out horrific scientific experiments on living Palestinian prisoners including children
Israel is WORSE than Nazi Germany
Gua Mau Coba Tidur dengan Jadwal Teratur Setelah Baca Jurnal Ini
Penelitian dengan skala besar menunjukkan bahwa keteraturan tidur dapat berpengaruh ke risiko kematian. Penelitian ini ngikutin lebih dari 60.000 orang selama bertahun-tahun. Nah pesertanya dilihat jam mulai tidur, jam bangun, dan konsistensinya tiap hari.
Hasilnya bikin gua kaget pas baca karena ternyata orang dengan pola tidur yang teratur punya risiko kematian akibat penyakit jantung dan metabolik sampai 38% lebih rendah dibanding mereka yang jam tidurnya acak-acakan. Bahkan ketika durasi tidurnya mirip. Tapi kalo gak teratur, risiko kematiannya lebih tinggi.
Kenapa bisa begitu?
Lo perlu tahu kalau tubuh kita hidup pakai ritme sirkadian, yaitu jam biologis internal Kalau jam tidur berubah-ubah, maka yang terjadi di badan lo antara lain:
-Hormon stres lebih mudah naik
-Sensitivitas insulin terganggu
-Tekanan darah cenderung lebih tinggi
-Penanda inflamasi pelan-pelan meningkat
Semua ini nggak langsung terasa. Tapi efeknya akumulatif, bertahun-tahun.
Banyak orang yang sering berpikiran “Tidur gue cukup kok, tapi badan tetap capek,” atau “Jam tidur gue random, tapi masih muda, gapapa deh.”
Masalahnya tuh tubuh nggak bisa diajak kompromi soal ritme.
Jadi ini adalah bagaimana kita memberikan tubuh pola yang bisa dia prediksi, termasuk tidur. Kalau ada satu kebiasaan kesehatan yang efeknya panjang tapi sering diremehkan, itu adalah tidur dengan jadwal yang konsisten.
Jalani hidup nothing to lose.
Seperti kata marcus aurelius:
"What are you afraid of losing, when nothing in the world belongs to you?"
Be happy setiap hari.
Usaha aja dulu, kalo gagal coba lagi.
Kalo masih gagal, coba ganti.
Jangan banyak takut gagal, nanti keduluan ajal.