cara membentuk pola pikir STOICKISME
(stoikisme → memilih tidak bereaksi karena sadar hal itu berada di luar kendalinya)
- berhenti mencoba mengendalikan semua hal. fokuslah pada apa yang benar-benar ada di kendalimu.
- berhenti beberapa detik sebelum bereaksi saat emosi muncul.
- terima bahwa penolakan, kegagalan, dan kehilangan adalah bagian dari hidup.
- jangan mengambil semua hal secara personal. tidak semua yang terjadi adalah tentang dirimu.
- kurangi mencari validasi dari likes, pujian, atau pengakuan orang lain.
- tanyakan pada diri sendiri, "apakah ini masih penting seminggu, sebulan, atau setahun lagi?"
- berhenti mengeluh pada hal-hal kecil yang memang tidak bisa diubah.
- latih rasa syukur setiap hari, sekecil apa pun yang kamu miliki.
- jadikan masalah sebagai latihan untuk menguatkan karakter, bukan alasan untuk menyerah.
- fokus pada tindakan, bukan hasil yang belum tentu bisa kamu kendalikan.
- belajar menerima kritik tanpa langsung merasa diserang.
- jangan biarkan emosi sesaat menentukan keputusan besar.
- biasakan melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang sebelum menyimpulkan.
- berhenti membandingkan perjalananmu dengan orang lain.
- disiplin melakukan hal yang benar meski sedang tidak termotivasi.
- berdamai dengan kenyataan bahwa kamu tidak bisa menyenangkan semua orang.
- pilih respon yang bijak daripada reaksi yang impulsif.
- luangkan waktu untuk merenung atau menulis jurnal agar lebih mengenal diri sendiri.
- habiskan energi untuk memperbaiki diri, bukan mengontrol orang lain.
- ingat bahwa ketenangan bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan kemampuan tetap tenang saat masalah datang.
ini kemarin aku tes excel interview soalnya aku daftar kerja di perusahaan finance basisnya di eropa. aku dapet lokernya lewat linkedIn. tesnya antara lain ms. excel, attention to detail, analytical thinking dll.
untuk tes excelnya tuh rumusnya gak vlookup, hlookup dan pivot tapiiiiii SUMIF, SUMIFS sama index match. bener bener beda sama tes di indonesiaaa 🤏
sebagai muslim, aku menyarankan teman teman muslim lainnya utk PLEASEEEEE TONTON channel full podcast dgn ust Nuzul Dzikri hafidzahullah ini dehhh!!!!
semuanya bahas tentang apa apa yang kita galau-in dlm kehidupan sehari hari🤧
Kalau ada yang nanya freelance paling gacor, aku bakal selalu jawab Outlier.
Buat aku yang skill-nya biasa aja dan masih beginner, platform ini beneran ngubah keadaan finansial aku pas masih kuliah, dulu duit masuk hampir tiap minggu dari ini platform kalo lagi banyak proyek. Nggak lebay, tapi emang se-ngebantu itu.
Ngl, kadang aku nyesel telat ngasih tahu banyak orang soal Outlier soalnya sekarang lagi sensitif banget, banyak akun kena suspend, termasuk aku. Tapi di sisi lain, sampai sekarang aku masih sering dapet DM dan baca komen dari orang-orang yang berhasil payout dan ngerasain manfaatnya juga.
Di kondisi ekonomi sekarang, aku cuma pengen lebih banyak orang tahu kalau ternyata ada banyak platform yang bisa ngasih penghasilan dalam USD. Sering banget ada ibu rumah tangga atau mahasiswa yang curhat soal keuangan dan pengen belajar freelance dari nol. Jujur, tiap baca cerita mereka aku ikut sedih.
Aku sendiri juga belum expert. Masih banyak hal yang belum aku pelajari dan banyak platform yang belum sempat aku coba. Tapi kalau pengalaman yang udah aku punya bisa bantu orang lain mulai dapet kesempatan, kenapa nggak?
Sekarang juga lagi banyak banget kursus atau bimbingan buat kerja remote. Tapi kalau kalian masih bingung mau mulai dari mana, feel free aja DM aku ya. 🤍 Aku bakal bantu sebisa yang aku tahu. Nggak janji tahu semuanya, tapi I'll do my best, cuz I genuinely love helping people.
#freelance #remotework
Akhir-akhir ini baru sadar kalau aku ternyata termasuk lazy ambitious.
Mimpinya banyak. Targetnya juga banyak. Tapi kelas, loker, webinar, sama info-info pengembangan diri kebanyakan cuma numpuk di bookmark. Pas kesempatan lewat, baru nyesel karena nggak mulai dari awal.
Ada yang pernah ngerasain fase kayak gini juga? Kalian keluarnya gimana????