when dia yang udah tau kenatularan gue tanpa make up yang muka kusam, muka pucat. liat nguap gue yg lebar, muka kucel bangun tidur rambut kayak mak lampir.
nyerocos ga jelas, marah-marah ga jelas, yg mood an. -
Di dalam sebuah hubungan itu penting banget kalo mau kemana-mana bilang. Sama siapanya juga bilang. Bukan ke arah posesif, tapi lebih ke arah misalkan terjadi sesuatu gampang buat ngehubungi temannya, gampang buat nyusulin ke lokasinya, sama ga bikin khawatir juga.
Aku setuju bahwa hubungan yang baik itu bukan cuma tentang komitmen, bukan cuma sekadar percaya bahwa kita ga main-main. Tapi aku percaya bahwa hubungan yang sehat itu harus give and take. Saling ngetreat like a queen/king satu sama lain. Saling berkorban, saling berjuang, -
sebisa mungkin, pilihlah pasangan yang peduli sama kesehatan mentalmu, terutama yang bisa memahami kamu saat sedang emosi, karena sebagian waktumu nanti akan lebih banyak dihabiskan dengan emosian, ketika kamu lagi emosi, dia ga akan emosi balik, tapi akan menenangkanmu.—
hukum bertemu itu wajib. sesering apapun chat, call, video call, dan mention-mentionan di sosmed, gak akan mampu gantiin komunikasi tatap mata dan juga sentuhan fisik.
kita remaja yang sering terhalang dengan perkara pantas atau tidak pantas. padahal jika kita buat baik, tidak berlawanan dengan norma, kenapa harus pusing dengan tanggapan pantas atau tidak untuk dicintai, berjuang dan tunjukkan kalau emang tulus.
emang ada hubungan yg bahagia terus? gua rasa ga ada, pasti ada berantem, beda pendapat, keras kepala, ego & pasti ada byk perbedaan, tapi itu semua bkn alasan utk meninggalkan, dari perbedaan itulah menyatu menjadi sebuah kesempurnaan, yg saling mengisi satu sama lain.
Tentang dewasa yg melelahkan, pikiran yg terus bersautan, ekspektasi yg bersenjangan, dan impian yg mulai diragukan. Aku menghela nafas panjang, sejenak menyusun pikiran. Ahh benar, dewasa bukan hanya tentang apa yg berhasil aku capai, tapi juga tentang apa yg berhasil aku lalui.
diumur yg sekarang ini, love language yg diperlukan bukan hanya sekedar physical touch, tapi juga perlu yg namanya kedewasaan dan pembuktian. setelah itu, mempertahankan serta bertanggung jawab atas apa yg telah dipilih. udah cukup main²nya & udah ga pantes gonta-ganti pasangan.
untuk sekarang ini kalo ditanya soal hubungan bukan lagi tentang yg seumuran, lebih muda, ataupun yg lebih tua, tapi yg selalu ada dan bikin nyaman satu sama lain. saat cape dgn semua hal, dia bisa jadi tempat pulang untuk beristirahat, tempat bercerita dan pendengar yg baik.