Sudah jatuh, tertimpa tangga. Dari ketidakpastian iklim, kerusakan laut sampai ancaman bisnis oligarki tambang, kini nelayan dicekik naiknya harga BBM.
Setelah SILAT TANI, Ekspedisi Indonesia Baru mempersembahkan film kedua tentang nasib nelayan Indonesia: ANGIN TIMUR.
Jokowi berkuasa dengan strategi "quick wins" lewat proyek infrastruktur dan aneka "cash transfer", karena paling mudah terlihat.
Tak ada terobosan di sektor lain seperti hukum, kesehatan, agraria, lingkungan.
APBN pun kedodoran. BBM dinaikkan. Solusinya: "cash transfer" lagi.
Pandemi disuruh cari makan dan cari selamat sendiri-sendiri. Baru mulai bangkit, dihantam kenaikan harga barang, upah yang tak bergerak, dan sekarang digenapi kenaikan harga BBM.
Kalau tak ada satu pun yang kita rasakan, berarti jarak dengan orang kebanyakan memang sejauh itu.