kenapa soal artjog masih ada yang questioning Didit salahnya di mana? bukankah dengan knowing dia anak pemimpin rezim jahat dan menindas aja itu udah cukup radicalizing orang waras yak?
Skripsi kan emang tahapan belajar meneliti, bukan proposal pemerintah wkwk. Makanya hasil yg gk sesuai hipotesis pun bisa valid, karena tujuan utamanya BELAJAR. Not contributing directly to society ≠ useless, future researchers might learn from it/build on it👍
I love Indonesia so much, alamnya, warga-warganya, budayanya… but this country is so fucked that I can’t help feeling like I deserve better than living here :’)
Udah berapa kali akun ini bilang, skema BGN pake yayasan itu sengaja agar tidak bayar pajak penghasilan badan.
Insentif harian tidak dicatat sbg penghasilan. Tp dianggap sbg hibah
Mostly SPPG juga bukan PKP jadi ga mungut PPN
Jadi 335 Triliun uang muter tanpa generate pajak
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
Meremehkan ilmu sosial salah satu cara rezim orba biar kita diam, gak kritis dan g melawan. Karena kritik lewat sastra itu ajaib bgt haha.
Sengaja bgt ilmu sosial dibuat g keren, biar g banyak yg masuk atau g bangga.
Kaka kaka yang belum tau, demo emak emak yang asli yang ini ya.. dihalang halangi..
Kalo yang emak emak kemarin demo mendukung MBG itu, yah tebak sendiri aja lah.