Ya Allah kasihanya 💔🥀😭😭😭😭
Bantu Viralkan 🙏🙏, ibu ini korban diduga ditipu Oknum pengacara, sertifikat tanah raib Berawal dari tragedi meninggalnya sang anak yang diduga akibat peng"niayaan dan telah melalui proses otopsi oleh pihak kepolisian.
Demi mencari keadilan, ibu ini kemudian menggunakan jasa seorang pengacara. Namun dalam perjalanannya, ibu tersebut mengaku berulang kali diminta sejumlah uang. Hingga akhirnya, pengacara tersebut meminta “jasa” dalam bentuk surat tanah.
Karena keterbatasan pemahaman hukum, ibu ini tidak mengerti maksud permintaan tersebut dan akhirnya menyerahkan surat tanah miliknya. Ironisnya, hingga kini pengacara yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.
sementara sertifikat tanah tersebut belum diketahui keberadaannya. Kasus ini menuai keprihatinan publik dan diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum serta lembaga terkait agar keadilan benar-benar hadir bagi korban.
Viral: Pria Amerika Tunjukkan Paspor Neneknya dengan Stempel "Yerusalem P4lestina Tahun 1932" YERUSALEM , Sebuah unggahan dari akun media sosial Al Ghad TV (@alghadtv) mendadak viral setelah menampilkan seorang pria asal Amerika Serikat yang membagikan potongan sejarah berharga milik keluarganya.
Pria tersebut menunjukkan paspor lama milik neneknya yang memuat stempel resmi dari masa lampau. Bukti Sejarah di Lembar Paspor Dalam video yang beredar, pria tersebut memperlihatkan halaman paspor yang diterbitkan pada awal abad ke-20.
Yang menarik perhatian publik adalah adanya stempel masuk tertanggal tahun 1932 yang dibubuhkan di Yerusalem (Al-Quds). Pada tahun tersebut, wilayah tersebut berada di bawah mandat Britania Raya (British Mandate for Palestine), jauh sebelum berdirinya negara Israel modern pada tahun 1948.
Unggahan ini memicu beragam reaksi dari warganet, yang sebagian besar melihatnya sebagai bukti dokumenter mengenai status sejarah wilayah tersebut pada masa itu. Narasi Identitas dan Memori Bagi banyak orang, dokumen seperti paspor lama bukan sekadar kertas perjalanan, melainkan bukti fisik dari realitas geopolitik di masa lalu.
Stempel bertuliskan "Jerusalem" tahun 1932 ini menjadi pengingat akan era di mana kota suci tersebut menjadi titik pertemuan berbagai bangsa dengan administrasi yang berbeda dari hari ini. Al Ghad TV, saluran berita yang berbasis di Kairo dan London, sering kali mengangkat konten-konten yang berkaitan dengan sejarah dan isu-isu terkini di Timur Tengah, termasuk dokumen-dokumen langka yang berkaitan dengan Palestina. Detail Informasi * Sumber Utama: Al Ghad TV (@alghadtv) * Subjek: Paspor warga Amerika Serikat (milik nenek pengunggah) * Tahun Stempel: 1932 * Lokasi Stempel: Yerusalem (Al-Quds)